Jumat, 25 Mei 2018

Belajar dan menyatu bersama Alam di Botani Sukorambi

Suatu hari, Nara dan kakaknya sedang berdiskusi mengenai rencana liburan mereka ke suatu tempat. Nara Ingin merefreshing pikiran sejenak setelah berkutat dengan kegiatan kampus yang demikian padat. Sang kakak, Dion, berusaha membantu adiknya untuk mencari tempat liburan yang indah namun mengedukasi.
Dion mencari informasi via media sosial mengenai tempat-tempat yang sedang hipe untuk dikunjungi. Namun, beberapa referensi tempat telah ia eliminasi dari daftar. Why? sebab Dion mempertimbangkan tempat yang tidak hanya indah pada pemandangannya tetapi juga mampu mengedukasi. Kemanakah mereka akan pergi berlibur?

Menemukan Surga di kabupaten Jember

Siang itu hawa begitu panas. Terlihat banyak orang berjejal memadati stasiun kereta api Lempuyangan. Mataku tajam bagai elang, melihat kesegala penjuru, berharap menemukan sosok yang sejak setengah jam yang lalu kutunggu. Dialah Vera, sahabatku yang berasal dari Jember. Kebetulan hari itu dia libur dari pekerjaannya, sehingga menyempatkan diri untuk mampir ke kota Yogyakarta. 

Vera adalah sahabat dekatku semenjak aku kuliah semester pertama. Selama enam bulan ini kami berpisah lantaran dia telah menyelesaikan studinya pada bulan november 2017 lalu. Sedangkan aku, aku masih berkutat dengan aktivitasku sebagai pejuang skripsi.

Sabtu, 05 Mei 2018

Bolu Susu Merapi: Gak Sekadar Cake Kekinian Tapi juga Bikin Bahagia

Kamis, 3 Mei 2018, Sinergi Cowork and Network Space Yogyakarta telah dipenuhi beberapa rekan media dan para blogger. Saat itu, kukira aku datang terlambat karena jam telah menunjukkan pukul 09.46 wib, namun setelah kucek kembali undangan via whatsapp, ternyata acara dimulai pukul 10.00 wib. Aku lega. Yes, bisa datang tepat waktu. Bahagia rasanya.

Senin, 30 April 2018

Shell Eco-marathon untuk Melangitkan Masa Depan Energi Dunia


Siang itu, sebuah notifikasi masuk ke hape saya. Satu pesan broadcast via whatsapp dari grup organisasi kampus yang saya ikuti muncul pada bagian teratas chat. Dalam pesan tersebut, diinformasikan mengenai kompetisi yang akan diikuti oleh tim mobil Garuda UNY dalam Shell Eco-marathon 2018 di Singapura. Tim mobil Garuda UNY juga meminta doa restu kepada kami semua agar bisa tampil terbaik dan memenangkan kejuaraan.

Sabtu, 14 April 2018

Memaknai Harkonas dengan menjadi Konsumen Cerdas di Era Digital

"Konsumen itu bagian yang paling penting dalam sebuah lini bisnis, tanpa mereka, bisnis perdagangan tak akan pernah berjalan" 
Kalimat itu masih terngiang jelas di dalam ingatan takkala dosen saya mengatakannya di depan kelas ekonomi bisnis beberapa waktu silam. Kalau dipikir secara mendalam kalimat tersebut memang benar. Sebab, konsumen merupakan subyek yang paling utama dalam menentukan pembelian sebuah produk. 
"Konsumen adalah Raja"
Apakah kamu pernah mendengar pepatah diatas. Bagaimana menurutmu? 
Melalui pepatah tersebut, kita bisa mengambil kesimpulan bahwa konsumen memang diakui sebagai pemain utama dalam sebuah transaksi perdagangan. 

Saya mencoba berpikir sederhana. Kebetulan saya juga masih menjadi pramusaji parttime di sebuah kedai sate di kota Jogja. Setiap kali saya melayani konsumen, saya harus belajar untuk memberikan pelayanan terbaik dengan senyum ramah serta cara bicara yang lembut sehingga membuat para konsumen nyaman.

Jumat, 06 April 2018

Mendukung Bermedia Sosial Positif untuk Indonesia lebih maju dan kreatif

Pagi itu saya bersama rekan saya bersiap-siap untuk datang dalam sebuah acara yang diselenggarakan oleh kementrian Kominfo. Acara tersebut diselenggarakan di hotel New Saphir Yogyakarta. Dengan niat positif untuk mendapatkan ilmu dan pengetahuan baru, kami segera berangkat menuju ke lokasi menggunakan Go Car.

Jumat, 30 Maret 2018

Hijratunna : Sharing ilmu dan Belajar menjadi Muslimahpreneur


”Barang siapa yang keluar untuk mencari ilmu maka ia berada di jalan Allah hingga ia pulang”
Mempelajari ilmu yang bermanfaat tentunya menjadi sebuah kebutuhan untuk setiap manusia. Melalui ilmu yang kita pelajari, kita jadi memahami sesuatu yang belum pernah kita tahu sama sekali. Bahkan untuk hal yang paling sederhana. Jika ilmu yang kita serap mampu bermanfaat dan mengembangkan kemampuan kita, kenapa tidak?

Beberapa waktu yang lalu, saya di ajak oleh salah satu kakak yang sekaligus teman blogger yang saya kenal untuk menghadiri majelis ilmu bertajuk " Merajut Kisah Bisnis di Kampus Biru". Hmm, dari judulnya saja udah bikin kamu penasaran kan? Sebenarnya acara tersebut lebih seperti assemble class yang simpel. 
Apa aja sih yang dibahas dalam assemble class tersebut dan siapa sih pembicara yang bakalan mengisi acara? Baiklah, sebelumnya saya akan menyebut acara tersebut sebagai kategori kajian bisnis muslimah. Why? Soalnya, materi dan cara penyajiannya hampir sama kayak ketika saya ikut kajian kemuslimahan namun kali ini berbicara mengenai bisnis. Lebih detailnya sih mengenai cerita para pembicara tentang pengalaman membangun bisnis yang dilakoni.