Minggu, 14 Juli 2019

Review Film Crimson Peak : Perpaduan Sempurna Cerita Horor dan Fantasi

Sumber gambar : universalpictures.com
Bagi kamu yang menyukai film horor, sudah pernahkan mendengar film berjudul "Crimson peak"? Jika belum, maka sangat disarankan menonton film apik yang satu ini. Dalam beberapa ulasan di blog, Crimson Peak menjadi salah satu film rekomendasi bagi mereka yang menyukai horor. Diproduksi pada tahun 2015--film ini tetap memiliki sisi unik yang membuat orang penasaran, termasuk aku.

Crimson Peak adalah film karya sutradara Guillermo Del Torro--merupakan masterpiece pembuat film horor yang berbalut kisah fantasi. Sekedar bercerita mengenainya, Del Torro merupakan seorang sutradara yang berasal dari negara Meksiko. Dia telah menghasilkan beberapa film yang cukup kita kenal seperti Hellboy, Pasific Rim, The Shape of Water, Pan's Labyrinth dan sebagainya.
Karier Del Torro di dunia perfilman juga cukup cemerlang. Dia pernah memenangkan penghargaan seperti nominasi Academy Award untuk film terbaik dan sutradara terbaik pada tahun 2018 lalu. Dan tentu saja, penghargaan lainnya telah dia dapatkan atas film-film yang dia sutradarai. Melihat hal ini, penikmat film tentu tak bisa menyepelekan karya yang telah ia produksi, salah satunya film Crimson Peak.

Crimson Peak bercerita tentang seorang gadis bernama Edith Cusning (Mia Wasikowska) yang menjalani teka-teki perjalanan hidup sebagai gadis indigo. Dia merupakan seorang putri dari seorang bangsawan kaya bernama Carter Cusning (Jim Beaver). 

Pada masa kecil, Edith pernah bertemu dengan arwah ibunya yang telah meninggal karena sakit. Sang ibu memperingatkan untuk berhati-hati pada sesuatu bernama Crimson Peak. Awalnya Edith tidak memahami apa yang ibunya peringatkan, hingga suatu hari ia bertemu dengan lelaki pujaannya, Sir Thomas Sharpe, yang menghubungan ia dengan tempat bernama Crimson Peak.

Edith sangat menyukai dunia tulis menulis terutama yang bercerita tentang misteri. Hanya saja, pada masa itu, tulisan miliknya dianggap sebelah mata oleh penerbit karena ia seorang perempuan. Selain itu, genre romantis adalah sesuatu yang lebih dicari dibanding tulisan bergenre misteri sehingga membuat naskah milik Edith diabaikan.

Suatu hari ketika Edith tengah melakukan pembaharuan teknik menulis di kantor ayahnya, ia bertemu dengan pria bernama Sir Thomas Sharpe (Tom Hiddleston). Thomas bermaksud bertemu dengan ayah Edith untuk meminta pendanaan alat tambang hasil penelitiannya. Hanya saja, ayah Edith mencurigai sesuatu tentang latar belakang Thomas Sharpe dan saudaranya, Lucille Sharpe (Jessica Chastain), sehingga ia tak menyetujui kerjasamanya. 

Ayah Edith kemudian menyadari bahwa putrinya telah jatuh cinta pada Thomas yang membuat dirinya harus mengutus orang untuk menyelidiki lebih banyak tentangnya. Dan memang benar, ada beberapa dokumen mencegangkan terkait latar belakang Thomas, namun sebelum Sang Ayah menceritakan itu pada Edith, beliau ditemukan tewas secara mengenaskan.

Cinta yang terjalin antara Edith dan Thomas berlanjut hingga ke jenjang pernikahan. Tak ada lagi yang mampu menghalangi kisah cinta yang mereka ciptakan bahkan setelah kejadian naas menimpa ayah Edith. Seperti yang pernah di informasikan sebelumnya melalui arwah Sang Ibu, alih-alih mencari tahu mengenai "Crimson Peak" dan menghindarinya, naas, Edith justru masuk dan terjebak di dalamnya.
Namun melalui takdirnya itu, Edith justru mampu menguak berbagai misteri yang tersimpan beku dalam sebuah rumah bernama Allerdale Hall. Dengan kemampuan supranatural yang ia miliki, satu persatu cerita-cerita yang terpendam mulai muncul ke permukaan. Semuanya terhubung pada masa lalu sang pemilik rumah, Thomas dan Lucille.

Well, karena aku gak mau spoiler, jika ingin tahu kelanjutan kisahnya, bisa cari dan nonton sendiri ya. Menurut aku pribadi sih, ceritanya bagus, ia punya akhir yang tak terduga. Balutan rasa penasaran tersimpan sempurna dalam  rumah tua berderit itu.

Tiap adegan, selalu membuatku ketagihan untuk menonton, berharap menemukan hal-hal tak terduga di dalam rumah itu. So, bagi kamu pecinta horor, aku sarankan siapkan mental lebih deh. Soalnya kamu gak hanya berhadapan dengan kengerian karena hantu tapi juga karakterisasi para tokoh.

Karakter tokoh terlihat begitu apik karena memiliki ekspresi yang mewakili sifat masing-masing. Terutama untuk pemeran Lucille. Aku sangat menyukai akting dari Jessica Chastain--dimana ia mengambil posisi sebagai tokoh antagonis.

Dalam beberapa adegan, ekspresinya terlihat menyeramkan, penuh misteri dan dendam. Bagaimana soal akting dari pemeran utama? Tak perlu ragu jika berbicara kecakapan Mia Wasikowska dalam berakting. Tentu saja bagus. Dia sudah dikenal lihai memerankan beberapa film bergenre fantasi.
Sumber gambar : Dailydot.com
Nah, bicara soal kekurangan dari film ini, menurutku Del Torro kurang bisa memberikan ekplorasi lebih soal Allerdale Hall. Yang aku inginkan, film ini tak hanya kuat pada cerita dan penokohan, namun juga pada pengembangan latar tempat. Sayang sekali jika rumah yang sudah terlihat menyeramkan itu, hanya sebatas pajangan untuk menjadikan fim itu terkesan horor.

Baiklah itu dia review singkat mengenai film "Crimson Peak".  Bagi kamu yang belum nonton dan butuh asupan film horor, aku rasa kamu perlu nonton film ini. Soal rating, aku kasih 9 dari 10 deh.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar