Minggu, 19 Juli 2020

Tunjukkan Passion dan Jiwa Kreatifmu dengan ASUS VivoBook S14 (S433). Dare To be You?

“Kreativitas di zaman kiwari bukanlah sesuatu yang bisa dipandang sebelah mata. Banyak cuan yang bisa dihasilkan bermodalkan kreativitas yang dimiliki tiap orang. Itu merupakan skill dan sangat mahal, apalagi ketika sudah masuk dunia industri”

Bicara kreativitas, aku jadi ingat masa-masa sekolah dulu. Pernah ditunjuk sebagai perwakilan sekolah untuk mengikuti lomba menggambar tingkat kabupaten. Cerita dimulai dari kejenuhanku ketika berada di kelas, iseng-iseng aku mencorat-coret bagian belakang halaman buku dengan pensil dan pulpen warna-warni. Tak disangka, guru—yang dikenal killer—berada disampingku dan menatapku tajam.

Wajah beliau terlihat marah, mungkin karena aku tak mendengarkan pelajaran yang beliau sampaikan di depan kelas. Memang, bagiku itu seperti sentilan untuk mendengarkan guru yang tengah menerangkan pelajaran. Meski begitu, gara-gara melihatku corat-coret, beliau jadi tahu kalau aku memiliki bakat menggambar. Setiap kali parade perlombaan gambar tingkat SD dimulai, pasti aku ditunjuk untuk mewakili sekolah.

Aku suka menggambar sejak TK sebenarnya. Namun baru mulai sering menggoreskan pada kertas-kertas semenjak kelas 3 SD. Alasannya, waktu itu aku baru menemukan inspirasi dan feeling yang pas saat permainan Paper Doll mulai populer di kalangan anak-anak SD. Biasanya, tiap ada waktu luang, aku selalu menggambar tokoh-tokoh kartun yang aku suka dan baju-baju princess ala Paper Doll.

Kegiatan gambar menggambar itu berlanjut hingga aku kelas 6 SD. Kawan-kawanku di kelas ada saja yang selalu menghampiri mejaku, meminta digambarkan kartun-kartu favorit mereka. Bahagianya, mereka selalu suka dan mengatakan bahwa gambarku bagus. Ya, namanya bocah, adanya apresiasi semacam itu menjadi lentikan semangat untuk terus berkarya, dan tak terbesit sekalipun mengkomersialkan gambar yang aku buat.

Kemudian, semua itu berubah. Ketika masuk ke SMP, beberapa orang terdekatku mulai mengatakan bahwa aku harus fokus belajar dan berhenti menggambar. Sebab, menurut mereka menggambar merupakan kegiatan yang kurang bermanfaat dan dipandang sebelah mata di dunia industri. So, Aku harus memaksimalkan belajar akademik agar nilaiku tinggi dan bisa masuk ke SMA favorit. Waktu itu aku menurut saja. Imbasnya, kegiatan gambar menggambarku mulai terhenti dan sejak saat itu aku mulai fokus belajar bahkan hingga menyelesaikan wisuda universitas.

Aku akui tak pernah lagi menggambar semenjak itu, namun aku bersyukur karena skill tersebut ternyata menurun pada adikku. Di SD, adikku bahkan pernah mendapatkan piala pertamanya karena menjuarai lomba menggambar tingkat kabupaten. Dan itu membuatku bangga. Sekarang adikku sudah SMA dan dia tak pernah berhenti menggambar apapun yang disukainya. Ya, aku pernah memiliki pengalaman tidak diperbolehkan menggambar oleh orang-orang terdekatku dan aku tak mau melakukan itu pada adik-adikku.

Menggambar merupakan bagian dari kreativitas serta passion yang menunjukkan kekuatan seseorang. Pernah mendengar nama Leonardo Da Vinci? Dia merupakan pelukis tersohor di abad ke-16 yang berasal dari Italia. Karya lukisannya yang bernama Monalisa menjadi seni paling mahal dan terkenal hingga saat ini. Dari tokoh tersebut kita bisa belajar bahwa kreativitas tak lekang oleh waktu. Karya yang dibuat Davinci menunjukkan siapa dirinya. Dia adalah seniman lukis jenius.
Sumber gambar : Intisari.grid.id
Melihat sosok Davinci yang menginspirasi, aku selalu mengatakan pada adikku bahwa kreativitas itu tak boleh dihentikan justru harus diperkuat. Ia hanya harus terus mengasah itu tanpa melupakan tugas sebagai seorang pelajar.

Kreativitas dan passion selalu hidup dalam diri setiap individu. Percaya atau tidak, keduanya bukan lagi hal yang bisa dianggap enteng di era digital seperti saat ini. Bahkan, di masa pandemi Korona yang mengharuskan masyarakat melakukan WFH, pekerja kreatif mampu menghasilkan cuan melalui karya yang mereka buat. Skill dan passion adalah sumber kekuatan yang menunjukan siapa dirimu sebenarnya. Dare to be you?
Beberapa waktu lalu, aku sempat dibuat terkesima oleh hadirnya laptop yang begitu erat dengan jiwa kreatif dan bernuansa “bebas berekspresi”. Asus VivoBook S14 S433. Selain memiliki 4 pilihan warna yang memukau yakni Indie Black, Gaia Green, Dreamy Silver dan Resolute Red, laptop ini juga memiliki space kosong yang bisa diisi stiker bawaan berupa Doodle Art dan animasi-animasi lucu.
Pernah mendengar atau bahkan membuat karya seni Doodle? Doodle merupakan gambar yang bersifat acak. Biasanya dibuat seseorang ketika merasa bosan dengan mencorat-coret tanpa alasan namun menghasilkan seni abstrak yang indah. Doodle merupakan salah satu karya seni yang dibuat oleh visual artis bernama Muchlis Fahri (Muklay). Bila kita berkunjung ke instagramnya, kita akan menemukan banyak sekali hasil karya miliknya yang unik dan abstrak.

Muchlis Fahri adalah potret anak muda zaman kiwari yang ekspresif dan mampu menujukkan jati dirinya sebagai visual artis yang kreatif. Berita baiknya, Asus telah menggandeng Muchlis sebagai kreator stiker-stiker eksklusif untuk produk Asus VivoBook S14 S433. Keputusan Asus menggandeng Muchlis Fachri, menurutku bukan sembarangan. Ini merupakan sinyal yang menunjukkan bahwa seni, passion dan kreativitas bukan lagi hal yang bisa dianggap sebelah mata.
Anak muda masa kini tak boleh lagi kehilangan passion dan kreativitasnya hanya karena kedua hal tersebut dipandang sepele oleh oranglain. Jangan sampai sepertiku dulu, yang berhenti menggambar karena perkataan orang disekitarku bahwa menggambar itu kegiatan kurang bermanfaat.
Saat Asus VivoBook S14 S433 ini launching, seolah jiwa seni yang pernah tertidur dalam diriku kembali bersemi. Asus menunjukkan perhatian lebih pada anak-anak muda yang memiliki jiwa bebas berekspresi serta kreatif. Gambar-gambar yang tercetak melalui stiker buatan Muklay dan T-shirt yang dirancang oleh Billionaires Project seolah menunjukkan ajakan

“Hai anak-anak muda, jangan pernah berhenti berekspresi, jangan takut berkreasi karena itulah kekuatanmu”

Jadi sudah tahu kan bahwa kerjasama tersebut bukan sesuatu yang sepele. Bagiku, hadirnya Asus VivoBook S14 S433 seperti membangunkan semangat anak muda untuk berani tampil menjadi diri mereka sendiri. Entah mereka yang memiliki skill menggambar, desain, fotografi, menulis, bermusik, dan lainnya, semua itu harus dieksplorasi dan dikuatkan.
Tak heran, Asus menyematkan tagline Dare to be you pada produk laptop terbarunya, yakni VivoBook S14 S433. Sebab ada jiwa-jiwa kreatif dan semangat yang ingin dibangkitkan dan didukung melalui teknologi terkini berupa laptop canggih untuk kawula muda.
Masa muda identik dengan semangat yang membara dan penuh dengan ide-ide cemerlang. Pantas saja Asus VivoBook S14 S433 diciptakan. Ia menjadi perwakilan dari gelora masa muda yang penuh imajinasi dan kreativitas. Demi memberikan gebrakan baru bagi anak muda terutama generasi Z, Asus VivoBook S14 S433 menawarkan beberapa kelebihan berikut ini, yukk mengenal spesifikasinya lebih lekat.

Memiliki Fitur Premium

Asus VivoBook S14 S433 dilengkapi standar keamanan berupa fingerprint sensor yang terintegrasi langsung dengan Windows Hello di Windows 10. Selain login tanpa harus mengetikkan password, Windows Hello juga membuat laptop menjadi lebih aman karena tidak sembarang orang dapat mengaksesnya.
Selain Windows Hello yang memanfaatkan fingerprint sensor, teknologi backlit keyboard juga tersemat dalam Asus VivoBook S14 S433. Lho apa istimewanya backlit keyboard? VivoBook rasa laptop gaming. Itulah salah satu atmosfer yang bisa dirasakan pengguna laptop yang memiliki keyboard bisa menyala. Tentu, fitur ini menambah nilai lebih serta mampu memberi penerangan saat mengerjakan tugas di kondisi ruangan minim cahaya. Saat mati lampu contohnya.
Nah, jika dilihat khusus tombol enter memiliki warna yang berbeda dari lainnya, yakni dibubuhi aksen warna kuning yang elegan. Untuk apa? Menurutku pribadi, tombol enter merupakan bagian paling krusial ketika mengerjakan sesuatu. Jika warnanya sama, kemungkinan salah tekan menjadi besar, maka untuk membedakan dari yang lain diberi bold warna yang berbeda supaya mata mudah mengidentifikasi tombol enter dengan yang lainnya.

Desain trendi dan Eyecatching
Ada yang berbeda ketika pertama kali aku melihat penampang dari Asus VivoBook S14 S433. Ia terlihat lebih memukau. Yang kutahu, biasanya tulisan Asus berada di tengah-tengah cover laptop, namun kali ini terdapat tulisan “ASUS VivoBook” di bagian pinggir dengan ukuran font yang lebih kecil. Alasan dibuat seperti itu ternyata demi memberikan space lebih banyak sehingga pengguna bisa berkreasi lebih leluasa. Untuk seri ini, Asus menyediakan stiker-stiker bawaan yang bisa ditempel dibagian space kosong tadi.

Asus VivoBook S14 S433 didesain ringan dan tipis. Bayangkan, termasuk dengan baterai, bobot laptop ini hanya 1,4 kilogram saja dan ketebalan 15,9 mm. Adanya bobot seringan itu, membawanya bertualang kemanapun rasanya bukan hal mustahil. Asus VivoBook S14 S433 tak akan membuat penggunanya khawatir terhadap beban yang ditopang oleh punggung. Well, tak perlu khawatir dengan pegal-pegal akibat overload beban.
By the way, layar ASUS VivoBook S14 S433 ini didesain untuk menunjang kreativitas penggunanya lho. Soalnya, layarnya mampu menghasilkan warna color space sRGB sampai 100%. Well, bagi kamu yang bercimpung di industri kreatif, ia akan cocok berpasangan denganmu. Lalu, berapa luas layarnya nih? Tenang. Kabar bahagia bagi kawula muda yang suka ukuran minimalis.
Asus VivoBook S14 S433 memiliki layar 14 inch (1920 x 1080 pixel) dengan layar bezel ekslusif yang begitu tipis, yakni 85% screen ke body laptop sehingga lebih terlihat immersive. Meski VivoBook S14 S433 dikatakan tipis dan ringan, namun laptop ini memiliki body yang sangat kokoh. Jadi gak usah khawatir menyoal kerentanan ia terhadap goncangan apabila dibawa bertualang di dalam ranselmu.

Performa Mantap untuk Kreativitas Maksimal

Anak-anak yang berkecimpung dalam industri kreatif membutuhkan performa laptop yang mantap untuk produktivitas mereka. Tenang! Demi mendapatkan kinerja optimal dan cepat, Asus VivoBook S14 S433 dibekali oleh Intel Core 10th Generation, prosesor terbaru dengan fabrikasi 10 nm yang hemat daya tapi memiliki kinerja yang kencang. GPU nya menggunakan NVIDIA GeForce MX250 with 2GB GDDR5 VRAM.
Bukan hanya itu saja, RAM yang besar yakni 8GB DDR4 dengan kapasitas penyimpanan 512 plus 32GB M.2 PCIe NVME Intel Optane SSD menjadikan segalanya lebih leluasa. Well, ASUS telah menghadirkan tipe VivoBook yang paling trendy dengan performa terbaik karena CPU, GPU dan Kapasitas penyimpanan mumpuni.
Pengalaman di rumah, aku memakai laptop Asus yang memiliki RAM 8 GB dengan storage HDD 1 Tera dan itu sudah mampu melesat dengan cepat. Apalagi VivoBook S14 S433 telah menggunakan optane SSD, dukungan kecepatannya sudah mampu membuat para pengguna berkreasi tanpa takut ngelag. Hasilnya, kinerja menjadi optimal dan kita menjadi kreatif tanpa batas.

Audio Pro dengan Teknologi Terkini

Setelah beberapa kali melihat review Asus VivoBook S14 S433 via youtube, para tech reviewer sangat mengedepankan suara yang dihasilkan oleh laptop ini. ASUS VivoBook S14 S433 memiliki suara stereo yang jernih. Kontan, vendor ini menyematkan speaker premium yang sudah bersertifikat Harman Kardon. Tahu kan Harman Kardon? Ia merupakan perusahaan audio yang dikenal baik karena mampu menghasilkan produk audio yang bagus. 
Anak-anak muda yang menyukai multimedia seperti bermusik atau nonton film bakal menyukainya. Apalagi seri vivobook memang diciptakan dengan pengalaman multimedia yang berkelas namun tetap elegan ala anak muda zaman kiwari.

Kapasitas Baterai Besar didukung Fast Charging

Pengalaman ketika masa kuliah, aku dan kwan-kawan suka mengerjakan tugas di luar kosan. Kalau enggak di gazebo kampus, di area rektorat yang luas hingga cafe. Hal paling menyebalkan bagi kami menyoal laptop adalah karena baterainya yang tak bertahan lama. Lagi enak-enak ngetik tugas sambil bermultimedia, eh tiba-tiba ada notifikasi bahwa daya baterai habis. Tentu pada akhirnya aktivitas menjadi terusik karena kita harus mengambil charger dan mencari stop kontak. Iya kalau cafe atau gazebo memiliki stop kontak, aman. Tapi kalau tidak?

Berangkat dari masalah tersebut, ASUS VivoBook S14 S433 diciptakan dengan baterai berkapasitas 50 Wh dengan kemampuan fast charging yang bisa mengisi daya sebesar 60 persen dalam waktu 49 menit. Dengan kecepatan charging semacam ini, kita tak perlu risau saat mengerjakan tugas-tugas di luar kosan. Apalagi daya tahan baterai begitu tinggi.

Konektivitas Mumpuni

Diakui atau tidak, internet merupakan sesuatu yang dibutuhkan masyarakat saat ini. Begitu pun dengan anak muda yang memiliki segudang aktivitas dan tugas-tugas. Dengan kondisi pandemi yang mengharuskan kegiatan dilakukan secara online, kita membutuhkan laptop, akses internet yang cepat dan konektivitas yang mumpuni. Karena kondisi tersebut,  ASUS menciptakan konektivitas untuk menunjang internet lebih cepat, yakni dengan kehadiran WiFi 6.

WiFi 6 mampu melakukan transfer data dengan sangat cepat. Bahkan, WiFi 6 diklaim bisa melakukan transfer data yang lebih tinggi yaitu hingga tiga kali lipat, kapasitas jaringan hingga empat kali lipat lebih banyak, dan latency hingga 75% lebih rendah. Jadi, nggak perlu takut terhambat karena koneksi internet yang tidak memadai, ya!
Selain soal WiFi, ASUS VivoBook S14 S433 ini juga dibekali dengan berbagai port USB yang cukup memadai, seperti USB 3.2 (Gen 1) Type-C. Untuk USB 3.2 (Gen 1) Type-C ini diklaim bisa melakukan transfer data lebih cepat dan lebih baik.
Era digital telah mengubah perilaku dan melahirkan profesi-profesi baru yang tak pernah terpikirkan sebelumnya. Bisa dilihat dari perubahan cita-cita anak-anak yang memiliki keinginan menjadi youtuber, konten kreator, vlogger atau gamer profesional. Saat ini, aktualisasi diri melalui karya-karya kreatif menjadi sesuatu hal yang disukai.
Ah, aku jadi teringat kembali cerita masa lalu ketika orang-orang terdekatku melarang ku untuk menggambar dan lebih mengarahkanku ke pembelajaran akademik. Sejak saat itu aku tak pernah lagi memegang pensil atau kertas untuk sekadar corat-coret. Namun demikian, aku pernah mengarahkan sisi kreatifku dalam bentuk tulisan di blog atau desain-desain sederhana menggunakan laptop.

Aku bukanlah orang yang mengambil jurusan seni semasa kuliah. Namun, percaya atau tidak, nilai rasaku terhadap seni masihlah melekat. Hal tersebut terbukti pada kesukaanku dengan dunia tulis menulis di blog dan desain di laptop. Aku pernah membuat hadiah untuk sahabat-sahabat terdekatku ketika mereka wisuda dalam bentuk editan foto yang kemudian kuberi pigura agar terlihat cantik.
Meski aku sudah cukup lama tidak mengasah kreativitasku di kegiatan gambar-menggambar, namun kenyataannya insting seniku masih melekat meski dalam bentuk yang lain. Jika beberapa dekade lalu aku lebih banyak menggunakan media kertas dan pensil untuk menuangkan ide di pikiran, sekarang aku lebih banyak menggunakan laptop untuk kegiatanku sehari-hari.
Berani menunjukkan skill yang aku miliki saat ini, tanpa takut dilarang inilah yang menunjukkan arti "Dare To be you" bagiku. Aku tak perlu risau dengan kata-kata bahwa menulis itu tak menghasilkan atau mendesain itu tak bermanfaat. Aku ingin menunjukkan siapa diriku melalui karya-karya yang kubuat. Tulisan-tulisan di blog  dan desain foto wisuda  menjadi salah satu dua contohnya.

Aku berharap, selanjutnya Asus mampu menelurkan teknologi-teknologi terbaru yang bisa mendukung passion dan kreativitas anak-anak muda Indonesia, termasuk para generasi Z yang memiliki jiwa bebas, atraktif, dan ceria.

Aku tak mau ada lagi yang berkata bahwa seni itu kurang bermanfaat. Kini, aku sudah berani menjadi diriku sendiri, menjadi blogger yang kreatif dan pantang menyerah. Aku bangga menjadi diriku saat ini. Yes, its me, my selfBagaimana cerita "Dare to be you" ala kamu?

"Artikel ini diikutsertakan dalam lomba Blog Asus Bersama keluargabiru.com yang bertema Dare to be You"

Daftar Referensi :
  • https://www.asus.com/id/Laptops/ASUS-VivoBook-S14-S433FL/
  • Foto-foto berasal dari web Asus 
  • Editan  berasal dari penulis
  • https://www.instagram.com/p/CCVTdSwhAGi/
  • http://www.jagatreview.com/2020/05/review-lengkap-asus-vivobook-s14-s433-tipis-berperforma-tinggi/
  • https://carisinyal.com/keunggulan-laptop-asus-vivobook-s14-s433/
  • https://selular.id/2020/05/asus-keluarkan-laptop-trendy-baru-vivobook-s14-s433/
  • https://www.jd.id/news/insight/gadget-dan-teknologi/review-singkat-dan-lengkap-asus-vivobook-s14-s433/
  • https://www.asus.com/id/Laptops/ASUS-VivoBook-S14-S433FL/

27 komentar:

  1. Wow mantabbbb, pokoknya nanti klo km punya laptop ini, km akan semakin kreatif dalam menggambar digital yess, soale performane keceeeeee bangetttt hehhehe

    BalasHapus
    Balasan
    1. Iyaaaaa, berharap banget bisa dapat laptop kece ini 😍😍

      Hapus
  2. Wuih keren nih Asus vivobook S14, kalo aku suka yang warna hijau tosca kak, kan jadinya pengen punya

    BalasHapus
    Balasan
    1. Hehehe iya nih, hampir tiap orang yang nanya tentang laptop ini pasti suka sama yg Ijo dan merah, mungkin karena lbh ceria gitu ya dek :D
      Aamiin, semoga lekas memiliki ya :)

      Hapus
  3. Pas masuk tahun ajaran baru ini, semua serba harus online. Mau gak mau aku butuh hape atau laptop yang bagus. Kayaknya Asus ini bagus mbak,apalagi yang warna merah, keren banget sih mbak Nurul. Aku pengen banget beneran 😍

    BalasHapus
    Balasan
    1. Iya dek, kalau dilihat, emang laptop ini cucok untuk angkatanmu. Kan sekarang kamu SMA ya, masuk generasi pembelajar online. Kalau utk mendukung pembelajaran, kamu butuh ponsel ama laptop Asus ini sih. Moga bisa beli pakai uang tabungan hehe

      Hapus
  4. Tagline Dare to be you ini bikin makin semangat, seusia saya jadi bersemangat, pengen juga laptop Asus VivoBook padahal mungkin anak bujang saya juga mupeng hehe.

    BalasHapus
    Balasan
    1. Hahaha iya mbak bener banget. Justru semangat Dare to be you ini yang membuat banyak orang terpanggil jiwa mudanya hehehe

      Hapus
  5. Hihi..aku tuh suka corat-coret kertas..hampir semua kertas nganggur hingga bloknot ku ada coretan di pinggir2nya.. jorok..tapi Kusuka..
    BTW, semoga sukses ya Say..

    BalasHapus
    Balasan
    1. Sama mbak, pasti deh bagian belakang buku penuh corat-coret hihi
      Tapi itu tanda kreatif sih mbak setahuku.
      Makasih doanya Mba Mecta :)

      Hapus
  6. Warnanya eyecatching banget, ya. Aku naksir yang dreamy silver, tuh. Senada dengan hpku.

    BalasHapus
    Balasan
    1. Iya Mbak, emang dibuat eyecathing biar cucok ama kesukaan anak muda. Sipp mba, Dreamy silver keren, aku sukanya yg ijo 😁

      Hapus
  7. sekarang ini mobilitas tinggi penting banget punya laptop yang ringan jadi bisa dibawa kemana mana. apalagi warnanya eyecacthing, jadi pengguna bisa memilih warna favoritnya

    BalasHapus
    Balasan
    1. Setuju Mba Hanni, laptop emang penting banget utk kita2 😁

      Hapus
  8. wuisshh, diriku merasa ditantang dan tertantang lho sama asus, jadi pingin melahirkan konten dan karya lagi melalui asus.. baiklah, tunggu tangfal mainnya yah asus, masolo akan segera berkarya.

    BalasHapus
    Balasan
    1. Semangat berkarya dengan Asus yang udah Masolo miliki

      Hapus
  9. i agree full with you. let manage our life with ASUS VivoBook S14 (S433). the Asus can make Dare To be You?

    BalasHapus
  10. Reviewnya lengkap, aku kebetulan lg cari laptop buat anak PJJ nih, boleh juga kalo diliat fitur-fiturnya

    BalasHapus
    Balasan
    1. Nah cucokkkk nih mbak, sikatttt Asus Vivobook S14 nya πŸ‘πŸ˜

      Hapus
  11. Jadi ingat kata kata kak Seto pas hari anak berkaitan dengan kreatifitas. Tinggal asah aja dan kasih perangkat yang mendukung gini aman nyaman ya

    BalasHapus
    Balasan
    1. Bener mba Gita, kalau perangkatnya Asus Vivobook S14 aku percaya cucok utk kinerja ap saja

      Hapus
  12. Asli naksir banget sih sama laptopnya. Pasti mantap banget dipakai untuk gaming dan ngeblog..

    BalasHapus
    Balasan
    1. Iya mba, apalagi ngeblog. Soalnya speknya udah lengkap banget sih, termasuk soal storage, RAM dan performanya

      Hapus
  13. keren banget mbk, aku dimanjakan dengan infografisnya yang cakep, semoga menang ya. Pengen banget punya laptop Asus penunjang kerjaan.

    BalasHapus
  14. Zaman sekarang, semua lini kehidupan pasti tersambung dengan dunia maya dan industri kreatif membuka lowongan kerja sebesar-besarnya. Sangat terbuka kesempatan menunjukkan siapa diri kita dan didukung oleh ASUS Vivobook S14.
    So, Dare to be you?

    BalasHapus
  15. Boleh juga nih masuk liat soalnya lagi cari laptop karena laptopku lagi rusak kak

    BalasHapus