Sabtu, 04 April 2020

Strategi Belajar Bahasa Jerman Otodidak dalam sebulan

Sumber gambar : IDN Times
Belajar Bahasa Jerman Otodidak - Belajar persiapan Bahasa Jerman secara otodidak sama halnya seperti belajar bahasa Inggris secara otodidak, yaitu memerlukan strategi khusus agar pencampaian belajar anda bisa menyamai mereka yang mengikuti kursus secara full time dan bahkan kontinyu secara terus menerus.

Jika dibandingkan secara rata-rata memang yang belajar bahasa jerman dengan metode kursus akan lebih berhasil ketimbang mereka yang belajar bahasa jerman otodidak. Eits tapi ini rata rata yang mengukur kebanyakan, karena kasus per kasus setiap orang berbeda ya. 

Sama halnya dengan rata-rata bahwa kursus bahasa inggris dapat menolong meningkatkan skor toefl secara cepat dibandingkan dengan belajar bahasa inggris secara otodidak. Akan tetapi pada akhirnya semua yang mengikuti kursus tidak bisa mengikuit teori rata rata ini.

Bahkan malahan mereka yang belajar bahasa inggris otodidak secara konsisten bahkan bisa menembus skor toefl 600 dalam hanya waktu tiga bulan saja, testimoni soal ini dapat ditemukan dengan mudah di internet.

Bagaimana Belajar Bahasa Jerman Otodidak Bisa Berhasil?

Nah, lalu bagaimana belajar bahasa jerman otodidak bisa berhasil seperti belajar bahasa inggris otodidak? Kuncinya ada pada strategi pembelajaran, strategi ini meliputi mengetahui kelemahan belajar bahasa jerman metode kursus dengan menambalnya ketika kita belajar bahasa jerman otodidak. Serta memperhatikan kelemahan-kelamahan belajar bahasa jerman otodidak yang perlu diperbaiki.

Misalnya begini, kursus bahasa jerman biasanya terikat dengan waktu, diktat pelajaran dan bahkan sesi bertemu tutor yang sangat singkat seperti seminggu tiga kali dan bahkan dua kali seminggu. Belajar bahasa jerman otodidak bisa mengisi kelemahan ini dengan mengunduh diktat atau contoh soal-soal bahasa jerman dari internet, kemudian menambah jam belajar otodidak secara massif.

Kemudian kelemahan belajar bahasa jerman otodidak kebanyakan yang gagal adalah mereka yang tidak disiplin dalam jam belajar, sesi perencanaan yang asal-asalan serta ketiadaan teman pendampig (tutor) yang bisa menjadi partner belajar. Anda bisa mengisi kekurangan ini dengan menyusun jam belajar yang konsisten, mencari tutor privat atau teman yang akan sama-sama belajar serta disiplin dalam menyusun rencana pembelajaran.

Strategi Belajar Bahasa Jerman Otodidak dalam sebulan

Biasanya rentang belajar bahasa jerman otodidak diperkirakan dari mulai satu bulan hingga enam bulan disesuaikan dengan target yang anda kejar, untuk memulai belajar bahasa jerman otodidak dalam versi adaptasi kepada sistem belajar anda.

Maka disarankan untuk memulai prosesnya dari waktu sebulan saja. Agar belajar anda lebih efektif bisa ikuti strategi belajar bahasa jerman otodidak dalam sebulan di bawah ini:

1. Disiplin

Pertama, kelemahan utama belajar bahasa jerman otodidak adalah perencanaan dan disiplin yang rendah. Maka perhatikan poin ini secara mendalam. Alokasikan waktu belajar anda secara konsisten, misalnya satu jam setelah bangun tidur atau satu jam sebelum tidur setiap hari. Alokasi ini harus konsisten dan jangan diubah-ubah.

2. Perencanaan

Kedua, perencanaan yang lemah juga bisa menjadi penghambat paling besar belajar bahasa jerman otodidak anda. Jadi rencanakan dalam waktu empat pekan anda bisa menguasai dasar-dasar bahasa jerman. Disusun dengan satu hari menghafal 5 kosakata bahasa jerman, satu pekan lima tata bahasa dan seterusnya-seterusnya sesuai dengan priortas anda.

3. Diktat Perlu Memadai 

Ketiga, tidak ada diktat yang memadai? Tidak perlu khawatir, carilah diktat belajar bahasa jerman otodidak yang berlimpah di internet, jadikan pedoman cara belajar bahasa jerman otodidak anda.

4. Mendownload Aplikasi 

Keempat, generasi milenial bisa mengikuti cara belajar modern dengan mendownload duolingo, atau aplikasi belajar bahasa jerman di app store dan juga kamus bahasa jerman offline untuk menambah wawasan anda dan menambah jam belajar anda di sela-sela waktu menganggur. Selamat belajar.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar