Rabu, 31 Oktober 2018

Sehat itu Berharga, Sehat Itu Merdeka


“Kesehatan yang baik bukanlah sesuatu yang dapat kita beli. Namun, sesuatu yang dapat menjadi tabungan yang sangat berharga.” – Anne Wilson Schaef

Benar. Bagiku juga demikian. Kesehatan merupakan asset yang mahal dan berharga. Sama halnya seperti uang atau harta yang lain, kesehatan adalah tabungan yang harus dipersiapkan untuk masa depan. Mengapa aku bisa berkata demikian? Yap, karena aku pernah memiliki pengalaman sakit akibat cuek terhadap kesehatan. Dan aku tak mau mengulangi semua itu lagi.
Beberapa tahun silam, tepatnya empat hari menjelang ujian Nasional SMA, aku pernah melakukan opname di rumah sakit. Saat itu, aku merasakan sakit yang teramat sangat dibagian perut. Awalnya, aku mengira itu hanya penyakit maag biasa yang bisa disembuhkan dengan obat dari warung. Namun, dugaanku meleset. Rasa sakit yang ku derita tak kunjung usai. Selama sehari semalam aku tak bisa tidur dan meringis-ringis sambil memegang perut. Orangtua begitu khawatir dengan keadaanku, kemudian aku langsung dibawa kerumah sakit malam itu juga. 

Aku dirawat dirumah sakit selama empat hari. Menurut dokter, aku menderita gejala asam lambung parah. Mendengar itu, sebenarnya aku tak kaget, sebab aku memang jarang meluangkan waktu untuk sarapan pagi dan sering telat makan siang. Apalagi ketika menjelang ujian, semua pikiran dan energiku aku kerahkan hanya untuk belajar, belajar dan belajar. Belum lagi jam tambahan yang diberlakukan sekolah menjelang ujian. Mengurangi kesempatanku untuk mengingat jam makan dan istirahat. 

Aku masih ingat tumpukan buku dan contoh soal-soal ujian nasional berserakan di tempat tidurku kala itu. Ujian nasional tinggal beberapa hari lagi, namun posisiku masih belum stabil. Rasa lemas akibat meminum obat dari rumah sakit masih menjadi efek lanjutan didalam tubuhku. Aku sempat ragu akan mengikuti ujian di sekolah atau dirumah sakit, namun setelah dokter memperbolehkanku pulang, akhirnya aku bisa ujian di sekolahku tercinta.

Sakit itu gak enak gaes! Saat tubuhmu sudah merasakannya, pikiran-pikiran di otak seolah berdebat dan melahirkan banyak pertanyaan. Mengapa gak njaga kesehatan dari awal sih? Kok cuek ama tubuh sih? Dan sebagainya. Yah, itu yang kurasakan selama 4 hari ketika opname.  Aku hanya bisa tertidur lemas di rumah sakit, makan tidak selera sama sekali, serta menghirup aroma obat yang menyengat setiap hari. Percayalah itu benar-benar tidak enak.

Pengalaman sakitku saat itu telah melahirkan pemikiran baru dalam hidupku. Aku gak boleh menyia-nyiakan apa yang sudah Tuhan berikan padaku. Semenjak itu pula, aku selalu berusaha menjaga kesehatan melalui hal-hal sederhana yang mudah dilakukan, misalnya membiasakan makan tepat waktu, memilih berjalan kaki untuk mengolah tubuh, tidur dalam waktu yang cukup dan makan asupan yang baik serta alami.
Berbicara mengenai kesehatan sebagai asset yang berharga, aku jadi teringat salah satu maestro bisnis teknologi dunia, Steve Jobs. Beliau merupakan salah satu orang terkaya dan hebat atas karyanya dalam dunia teknologi. Namun kenyataannya, pada tahun 2011 lalu, beliau juga harus menyerah dengan sakit yang diderita, kanker pangkreas. Betapa mahalnya harga kesehatan, bahkan orang sekaya Steve Job pun tak dapat membelinya. 

Kesehatan itu tak ternilai harganya. Sebesar apapun kita memiliki uang, tak akan bisa mengembalikan kesehatan seperti sediakala jika sudah terlanjur sakit. Kita mungkin hanya bisa menundanya menggunakan uang, namun tak bisa mengobati sepenuhnya. Yap, ini seperti ketika aku pernah sakit beberapa tahun lalu. Aku merasa bahwa tubuhku menjadi berharga karenanya.

Baiklah, karena hal tersebutlah menabung kesehatan dengan menjaga tubuh agar tetap sehat merupakan sebuah prioritas. Aku telah melakukan beberapa kegiatan yang sederhana namun tetap efektif menjaga kesehatan tubuh dan pikiranku. Yap, kegiatan tersebut telah aku biasakan sedikit demi sedikit bahkan saat aku merantau di kota lain untuk kuliah pun aku tetap melakukannya.
Penyakit asam lambung yang pernah kuderita, disebabkan oleh kebiasaanku yang acuh terhadap pola makan sehingga lambung mengalami luka. Aku masih ingat rasa sakitnya dan aku tak mau itu terjadi lagi. Maka dari itu, aku telah mengubah kebiasaan makan menjadi lebih teratur. Pagi pukul 7.30, siang pukul 13.00 dan malam pukul 19.00. Meskipun tak setiap jam tersebut aku makan yang berat, cukup makan ringan asal terisi. 
Sebenarnya kebiasaan begadang bagiku masih sulit kuhilangkan hingga saat ini. Why? Itu karena aku suka mengerjakan sesuatu di malam hari. Rasanya tenang sekali. Waktu malam membuat otakku rileks sehingga ide sering muncul. Untuk mengimbangi dan mencari solusi, aku selalu tidur dulu sebelum terbangun di malam hari, meski akhirnya aku akan begadang sampai pagi. Tidur sebelum begadang menjadi solusi yang kupilih tiap harinya ketika aku sedang ingin mengerjakan sesuatu.
Makanan yang sehat alami itu yang kayak apa? Tentunya bukan makanan instan atau junk food. Kadangkala boleh lah kita makan makanan yang berbau instan. Misalnya seperti mie instan (Favorit mahasiswa banget tuh heheh) Tapi jangan lupa, harus dibarengi juga dengan makanan sehat yang alami seperti sayuran, daging, ayam, ikan dan buah-buahan. 

Aku di kos lebih suka membeli sayuran seperti bayam, kangkung dan wortel yang mudah sekali pengolahannya. Biasanya aku membuat tumis atau sayur bening. Kalau buah, aku membeli beberapa sisir pisang untuk camilan pagiku. Enak, sehat dan mudah. 

Nah, untuk suplemen aku biasanya membeli produk-produk herbal seperti madu, serbuk jintan hitam dan produk lainnya yang cocok denganku. Aku juga memilih Herbadrink sebagai minuman herbal favorit karena mudah disajikan tanpa ribet. Yap, untuk menjaga kesehatan, aku suka dengan sesuatu yang berbau herbal karena kealamiannya. Yah, meski kadang aku juga minum obat jika merasakan sakit yang tak tertahankan. Meminum ramuan herbal semacam caraku untuk melakukan pencegahan dan menjaga kebugaran tubuh setiap harinya. Itung-itung nabung sehatlah untuk masa depan.

Herbadrink minuman alami yang selalu ada setiap saat. Ada beberapa varian yang Herbadrink miliki. Salah tiganya yaitu Herbadrink sari jahe, sari Temulawak dan Lidah Buaya. Namun di kosan aku hanya memiliki 2 varian yaitu sari jahe dan temulawak.
Varian rasa jahe kuminum ketika aku merasa kembung atau masuk angin. Ia juga bisa terkolaborasi apik ketika aku melakukan aktivitas luar ruangan seperti acara makrab organisasi kampus misalnya. Saat suhu udara begitu dingin, aku akan membuat secangkir herbadrink sari jahe. Tinggal sruput dan hangatnya tahan lama. 
Berbeda dengan sari jahe, herbadrink temulawak juga menjadi andalan saat aku susah tidur. Tahu gak? Katanya, temulawak itu mampu meninggikan nafsu makan lho. Nah, bagi mereka yang gak suka makan atau punya masalah dengan nafsu makan, mungkin bisa mencoba ramuan herbal temulawak. 
Well, kalau bagiku, selain menambah nafsu makan, temulawak juga mampu membuatku tertidur pulas. Saat badanku lelah, aku selalu membuat secangir herbadrink sari temulawak supaya bisa tertidur pulas dan terbangun dengan tubuh yang bugar.
Ada beberapa varian minuman herbadrink yang pernah kucoba. Namun aku belum pernah merasakan varian rasa lidah buaya. Aku tertarik untuk mencoba minuman herbal dari herbadrink yang lidah buaya karena ia sugar free. Ya, inshaallah baik untuk kesehatan terutama bagi mereka yang memiliki masalah dengan gula darah.

Well, itu dia caraku untuk menjaga tubuh tetap sehat. Memang masih terbilang sederhana, namun bagiku saat bisa melakukan yang paling sederhana, mengapa tidak? Aku berharap dari tindakan sederhana yang kulakukan berdampak pada tubuhku di masa depan. 

Aku bersyukur pernah merasakan sakit saat itu. Dengan adanya pengalaman terhadap rasa sakit, aku jadi bisa menghargai serta membuat merdeka tubuhku sendiri. Aktivitas yang padat? Bukan lagi menjadi masalah. Aku telah menemukan solusi untuk mencegah badanku agar tidak mudah drop. Yah, inilah asset yang harus kujaga. Asset masa depan bukan hanya uang, deposito, citra, merk atau yang lainnya. Tapi yang lebih mendasar dari semuanya adalah kesehatan itu sendiri. Titik.

Sumber Informasi : 

https://www.liputan6.com/health/read/3541750/20-manfaat-jahe-untuk-mendukung-kesehatan-tubuh-program-diet-dan-kecantikan

https://kumparan.com/airul/6-manfaat-temulawak-untuk-mengatasi-masalah-kesehatan

https://www.theverge.com/2012/10/5/3459318/apple-steve-jobs-tribute-tim-cook

33 komentar:

  1. Keren story tellingnya tiara, btw klo aku suka yang temulawak hehe

    BalasHapus
    Balasan
    1. Makasih mas Jovie. Yang jahe pake es lebih enak lho hehehe

      Hapus
  2. Setuju banget kesehatan itu memang sangat penting ya Tiara, jadi kita harus menjaganya dengan sebaik-baiknya BTW aku belum pernah nyoba herbadrink karena masih jarang di daerah tempat tinggalku..

    BalasHapus
    Balasan
    1. Oh gitu ya mas, kalau di sekitaran tempatku ada banyak mas, tapi ya gak semua varian ada. Aku seringnya beli yang kunyit asam sama sari jahe biasanya.hehe

      Hapus
  3. Tipsnya mantap banget mbak... tidur cukup juga menjadi salah satu kunci kita sehat. Dari situ saya nggak pernah begadang... btw minumannya sama, saya kalo greges selalu minum sari jahe juga...

    BalasHapus
    Balasan
    1. Berarti kita samaan ya mbak. Emang yang jahe itu enak banget. Anget :)

      Hapus
  4. Minuman ini memang cocok untuk orang Indoensia. Saat musim hujan bisa kita seduh dengan air panas. Kalau musim panas, bisa kita sedih dengan air es. Mantap pokoknya ya...

    BalasHapus
  5. Pengalaman beneran guru yg berharga ya..jd hati2 kita utk langkah ke depannya...asyiknya ada minuman enak menyehatkan.

    BalasHapus
    Balasan
    1. Iya mak, pengalaman menjadi guru berharga supaya tidak mengulang kesalahan yang sama :)

      Hapus
  6. Minuman herbal yg menyehatkan ya Mna...ga usah ribet ngeracik sendiri pula...��

    BalasHapus
    Balasan
    1. Bener mbak, tinggal seduh aja pakai air hangat atau air es. Sehat dan mudah :)

      Hapus
  7. Daku banget itu kadang makan suka telat, akhirnya lambung pun nyeri. Sekarang sudah membiasakan untuk lebih teratur

    BalasHapus
    Balasan
    1. Alhamdulillah mbak. Beneran jangan kayak aku mbak. Sakit asam lambung itu gak enak.

      Hapus
  8. Kalau herbadrink saya suka yg lidah buaya mba, manisnya ga lebay dan enak diminum panas / dingin ^^

    BalasHapus
    Balasan
    1. Aku malah belum pernah nyoba mbak yang lidah buaya. Tak cari dimana-mana gak ada jeh :D

      Hapus
  9. Bener banget sehat itu mahal, saat sakit, tidak bisa melakukan pekerjaan bahkan harus mengeluarkan biaya untuk berobat, menjaga kesehatan dengan minum herbadrink jadi salah satu solusi ya

    BalasHapus
    Balasan
    1. Sip, bener. Soalnya Herbadrink ini y termasuk herbal juga bagiku mbak

      Hapus
  10. Sepakat sehat itu berharga sehat itu merdeka. Karena sehat bisa ngapa ngapain deh. Termasuk santai dengan minuman ini ya

    BalasHapus
  11. Waduh, begadang nih yang masih susah dihindari. Kalo gak ngerjain PR, pasti nonton drakor maraton. Wkwkwk... tapinya, kalo masuk angin gara2 begadang, minum Sari Jahe Herbadrink bisa segera pulih lagi. :D

    BalasHapus
    Balasan
    1. Lah kalau drakor malah kadang berhari2 aku mbak ngendon di depan laptop. Ketagihan udah kayak narkoba aja :D

      Hapus
  12. Jahe dan temulawak emang obat herbal dan alami secara turun temurun yang dianjurkan sejak zaman org tua dulu2 ya mbak.
    Enaknya kalau minum Herbadrink enak gak perlu parut2 dan jemur lg, tinggal seduh aja :D

    BalasHapus
    Balasan
    1. Yap. praktis, mudah, murah dan tinggal seduh langsung enak :D

      Hapus
  13. favorite aku nih Herbadrink, apalagi pas hujan terus butuh yang hangat - hangat

    BalasHapus
  14. Benar banget, sehat itu mahal. Apalagi kalau sudah masuk rumah sakit, ya. Berarti kalau jarang saraapn bisa kena gejala asam lambung ya kak?

    BalasHapus
    Balasan
    1. ya tergantung ketahanan badan juga sih bang. Pas itu aku lagi capek karena full aktivitas makanya riskan terkena asam lambung.

      Hapus
  15. Kok aku ngebayangin rasanya kaya susu jahe di angkringan ya mba? Hehehe. Kayanya rasanya enak banget, bikin badan anget.

    BalasHapus
    Balasan
    1. Iya, kalau dikasih kental manis ya sama mbak. Tapi lebih praktis aja kalau udah punya stok hehe

      Hapus
  16. Aku pernah coba yg Sari temulawak kak, iya pola makan harus bner2 di jaga ya jgn smpai kesehatan kita yg jdi taruhannya .

    BalasHapus
  17. Setuju dengan kalimat pembuka tulisan ini..kesehatan itu mahal sekali hatganya. Saking mahalnya tak terbeli dengan uang

    BalasHapus
  18. Yup, sehat itu paling mahal. Aku juga pernah sakit Mbak pas SMA, pas naik kelas 3. Gg masuk 3 bulan, obat jalan 2 tahun. Duh, gg enak banget

    BalasHapus