Minggu, 17 Desember 2017

Asian Para Games 2018 : Dukung Para Juara

Tahun 2018 nanti, para atlet Indonesia akan disibukan dengan pesta olahraga kelas asia yang bertempat di Indonesia. Even olahraga itu meliputi Asian Games 2018  yang akan dilaksanakan pada bulan agustus dan Asian Para Games 2018 pada bulan oktober. But wait, apa perbedaan kedua even olahraga tersebut?
Baiklah. Jika kamu amati, kamu akan menemukan kata "Para" pada Asian Para Games 2018. For your information, kata para merujuk pada penyebutan atlit yang memiliki disabilitas. 

Ya,tentunya pesta olahraga ini akan menjadi spesial dan tak biasa karena para atlitnya yang tak memiliki kesempurnaan fisik namun mampu menjadi luar biasa.

Berbicara mengenai APG, beberapa hari lalu saya bersama teman-teman blogger Jogja mengunjungi salah satu stand APG 2018 yang berada di Jogja City Mall tepatnya di Upper Ground. Pada stand tersebut terdapat salah satu bagian Public Relation yang menjelaskan mengenai Asian Para games. yukk kita ulas lebih lanjut tentang APG.
Dalam sebuah forum yang diadakan di Jakarta, Inapgoc selaku penyelenggara acara Asian Para Games  2018 memperkenalkan sebuah maskot yang berbentuk burung elang bondol bernama Momo. Btw, nama Momo sendiri diadaptasi dari singkatan Motivation and Mobility. 
Di beberapa kesempatan, Raja Sapta Oktohari selaku ketua Inapgoc juga menjelaskan alasan dipilihnya burung elang. yakni untuk menonjolkan Jakarta sebagai tempat terselenggaranya acara. Diharapkan dengan adanya maskot tersebut, kota Jakarta mejadi lebih dikenal oleh dunia internasional. 


Asian Para Games. Yap, even olahraga tersebut merupakan even yang dilaksanakan setiap 4 tahun sekali. Berbeda seperti para atlit pada even lain, pada APG, atlitnya biasa disebut sebagai Paralimpian. Mereka adalah atlit difabel yang memiliki kemampuan luar biasa dibidang olahraga yang dipilih berdasarkan jenis disabilitas yang dimiliki. 
Even tersebut melombakan 18 cabang olahraga yang akan diikuti  40 negara di asia. Cukup menarik bukan?
Kunjungan kami, para blogger ke stan APG cukup membuat saya memperoleh informasi baru mengenai dunia olahraga. Khususnya even kompetisi olahraga untuk mereka yang tidak sempurna.  Yap, dari situ juga saya setidaknya menjadi paham, bahwa menjadi hebat itu bisa berasal dari siapa saja bahkan saat memiliki ketidaksempurnaan.
Pada awalnya, nama burung elang ini bukanlah Momo, melainkan Ulung. Namun ketua Inapgoc akhirnya mengumumkan nama baru yang akan membakar semangat para peserta. Momo memiliki makna  motivasi diharapkan mampu menggerakkan para atlet Asian Para Games 2018 mendatang untuk mencapai tujuan menjadi juara. Sedangkan mobilitas berarti para atlet itu melakukan pergerakan guna mencapai tujuan
Lepas dari tujuan tersebut, even Asian Para Games sendiri diharapkan mampu mengajak kita untuk mendukung penuh kemampuan para atlit disabilitas ini melalui apapun. Jika belum mampu untuk menyaksikan langsung oktober nanti, setidaknya mendukung melalui doa atau penyebarluasan informasi dukungan melalui media sosial sudah cukup. Sudah cuckup untuk mendorong semangat mereka untuk menjadi juara. 

#DukungParaJuara
#AsianParaGames2018

Tidak ada komentar:

Posting Komentar