Rabu, 02 September 2015

Cerita dan sebuah pagi




Sendu ini kian memuncak,
Sepaket sinar matahari tak membuatku beranjak,
Aku terdiam, aku terlelap
Tak ada gerak, tak ada riak
Semuanya hambar tak terelak,
Kucoba menatap sang mentari melalui desiran angin,
Namun sinarnya terlalu terang,
Menyilaukan mata, membuatku hanya terpana
Aku mencoba bertanya pada diri
Akankah selalu berarti?
Seperti mentari yang mengamatiku sedari tadi
Akankah selalu begini?
Merasa tak memiliki jati diri
Tapi,
Hidup telah membuatku memiliki arti,
Arti tentang diri, arti tentang sebuah langkah pasti
Bahkan saat mentari kian jauh bersembunyi
Langkahku masih tetap rapi
Tak ada alasan pasti
Aku hanya melangkah mengikuti kata hati
Dan inilah rangkaian ceritaku dalam sebuah pagi



Post and made by : Nurul Mutiara R.A (Manajemen 2013 UNY)
in Yogyakarta

Tidak ada komentar:

Posting Komentar