Beberapa waktu yang lalu saya sempat membaca sebuah artikel karya Bapak Yusran Darmawan. Dalam artikel tersebut, bercerita tentang kondisi para pemuda dan orangtua saat ini yang memiliki mindset tentang pekerjaan sebagai seorang petani bagi lulusan perguruan tinggi.
"Dilematika antara lulusan perguruan tinggi yang semakin jauh dari nilai-nilai budaya pertanian" Begitu kesimpulan dari artikel beliau.
"Dilematika antara lulusan perguruan tinggi yang semakin jauh dari nilai-nilai budaya pertanian" Begitu kesimpulan dari artikel beliau.
Bahkan, para orangtua kadang rela menjual sawahnya supaya anak mereka bisa berpendidikan tinggi. Tak salah memang, justru bagus. Hanya saja ada mindset yang menurut saya sedikit keliru. Mindset bahwa pekerjaan sebagai petani itu rendahan, dekat dengan kemiskinan. Mindset itulah yang membuat para sarjana tidak pernah mau tahu dengan urusan sawah, ladang atau kebun.