Laman

Minggu, 22 Oktober 2023

Ternyata Kucing Juga Bisa Cemburu

Trio kucing di rumah, Ando, Toyen dan Luna

Apakah kucing bisa cemburu? Kita mungkin tak pernah mengira bahwa selain manusia, ternyata hewan juga bisa cemburu loh. Dan itu terjadi pada beberapa kucingku di rumah.

Bagi kamu yang mengikuti tulisanku mengenai kucing, ada 1 artikel mengenai kucing-kucing yang ada di rumahku. Nah, dari semuanya, ada 2 kucing favorit yang sering aku uyel-uyel hingga gendong-gendong manja.

Mereka adalah Cubit dan Toyen. Cubit ini kucing berwarna abu yang sekarang suka bertualang, alias gak pernah di rumah. Cubit sesekali hanya pulang untuk menengok rumah, kemudian pergi lagi.

Bila di rumah ada ikan dan jumlahnya banyak. Ia bakal sering pulang lalu pergi lagi. Berbeda dengan Cubit, Toyen merupakan kucing kesayanganku yang suka ngendon di rumah, jarang banget keluar melebihi pagar. 

Jika pun pergi, hanya berada di sekitaran rumah saja atau ke rumah tetangga sebelah. Selebihnya, ia bakal stay di depan kamarku atau di atas genteng untuk mencari burung maupun tikus.

Baca jugaYuk Kenalan sama Kucing-Kucing yang Ada di Rumah Naramutiara

Nah, jadi karena si Cubit jarang pulang, otomatis kucing yang sering aku ajak main dan gendong-gendong ya si Toyen. Apalagi perutnya itu gemoy sehingga gemas rasanya untuk selalu memegangnya.

Suatu hari, si Cubit pulang dan ia tidur-tidur manja di halaman rumah. Biasanya aku sering nyamperi dia untuk mengelus perutnya, tapi karena ada si Toyen, aku malah milih nyamperi si Toyen dan babar blas gak menuju ke Cubit (salahku juga sih, jangan ditiru ya gaes!). 

You know? Aku lihat si Cubit matanya ngelihatin aku dan Toyen mulu. Dia yang semula happy karena aku keluar dari pintu, setelah tau aku cuma mendekati Si Toyen jadi kayaknya bad mood dan akhirnya pergi gitu aja. 

Imbasnya? Sejak saat itu, si Toyen selalu jadi incaran Cubit. Tiap Cubit pulang dan ketemu pasti langsung diajak gelut. Alhasil, si Toyen kalah karena badannya emang kecil. Tak berapa lama, si Toyen main tapi gak pulang-pulang. 

Aku selalu melihat Cubit inspeksi di sekitar rumah. Padahal sebelumnya dia jarang berada di area rumah. Mainnya cukup jauh. Sejak saat itu sampai hari ini, Toyen belum pulang ke rumah. Tak tahu ia kemana. 

Aku dan adik sudah muter-muter nyari, tetap saja gak ketemu. Aku menduga kalau si Toyen kalah bertarung dengan Cubit dan akhirnya terusir. Sedih sih memang, tapi dari situ aku jadi tahu kalau kucing juga bisa cemburu.

Malvin, salah satu kucing oren selain Toyen di rumah
Setelah Toyen tak pulang ke rumah. Kucing yang jadi bahan gemas-gemas ya tinggal Si Cubit. Dia selalu mencari perhatian dengan memperlihatkan perutnya, meminta dielus-elus. 

Oh iya, kalau aku mulai menggendong kucing lain, Cubit juga bakal mengajak gelut kucing tersebut, terlebih sesama kucing jantan. Kalau kucing betina, so far engga terlalu membuat ia risau. 

Okay, itu saja cerita ringanku mengenai Cubit yang cemburu ketika aku menggendong Toyen. Ya, namanya makhluk hidup, pasti punya rasa ingin disayangi termasuk kucing. Sejak saat itu, aku berusaha bertindak adil pada kucing-kucing kesayanganku.

Baca juga : Sepenggal Cerita Tentang Kucing-kucing

Aku berusaha untuk berinteraksi dengan mereka senetral dan seadil mungkin termasuk untuk urusan makanan dan menguyel-uyel perut. Btw, apakah kamu juga punya cerita tentang kucing atau hewan peliharaan yang merasa cemburu? Yuk share di komentar! Hehe

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Mohon tidak memberikan komentar dengan link hidup karena akan langsung dihapus dan ditandai spam