Sabtu, 09 Maret 2019

Episode 1 : Bersua Kembali dengan Kemeriahan BI Netizen Festival di 2019

Siapa yang tak kenal dengan acara tahunan yang satu ini? Yes. BI Netifest 2019 atau Bank Indonesia Netizen Festival 2019. FYI ia merupakan acara puncak dari serangkaian kegiatan yang dilakukan Bank Indonesia untuk mendekatkan diri dengan milenials. Kalau tahun lalu sih namanya "Pesta Netizen 2018". Gak jauh beda sih namanya.

Jika melihat serangkaian kegiatan sebelumnya, kamu kenal donk dengan Bank Indonesia Goes to Campus (BIGTC). Sebagai bank sentral di negara ini, BI tak mau ketinggalan untuk menjadi sahabat kaum milenial. Ya iyalah, sekarang kan udah jaman digital, jaman internet, jamannya anak muda milenial berkiprah. So, gak mungkin kalau BI cuma stuck pada zaman lalu.

Anak milenial lebih suka bergerak bebas, lebih suka online, memiliki saluran kreativitas tersendiri untuk unjuk kemampuan. Nah, melihat hal tersebut, BI ingin memberikan perhatian lebih terhadap anak muda dengan memberi ruang untuk berkarya sekaligus memperkenalkan fungsinya melalui serangkaian acara tersebut. Tahukan dengan beberapa lomba yang diselenggarakan beberapa waktu lalu? Yaps. Mulai dari lomba Vlog, menulis Blog, animasi hingga film pendek.

Sama seperti tahun sebelumnya, acara puncak diadakan di awal maret. Alhamdulillah. aku diberi kesempatan untuk hadir kembali ke Jakarta untuk memeriahkannya. Yap, jika tahun lalu aku bertindak sebagai finalis, tahun ini aku ikut sebagai pemenang tahun lalu. Btw, aku juga sebenarnya ikutan lomba blog sih. Tapi belum lolos karena belum rezekiku.

Aku berangkat ke Jakarta pada tanggal 28 februari 2019 menggunakan kereta api kelas eksekutif. Perjalananku dimulai sekitar pukul 08.30 dari stasiun Tugu, Yogyakarta. Mengapa aku memilih kereta api bukan pesawat? Well, aku ingin menikmati step by step perjalananku. Selain itu, saat aku naik kereta, aku hanya perlu waktu sebentar menuju Hotel tempatku menginap. Kalau naik pesawat, perjalanan daratku bakalan lebih lama karena letak bandara yang agak jauh.
Kereta api yang kunaiki adalah Argo lawu. Aku menunggu di stasiun sekira pukul 08.00. Saat itu keadaan stasiun masih cukup sepi, mungkin kereta orang-orang tak datang pada jam yang sama denganku.
Perjalanan dari Jogja ke Jakarta kurang lebih sekitar 8 jam. Aku sampai ke stasiun Gambir pada pukul 16.30 an. Waktu itu capek sekali rasanya karena perjalanan yang ada cukup panjang dengan posisi duduk seharian. Beneran, ternyata duduk-duduk doank malah badan jadi pegal. 

Setelah keluar dari stasiun, perjalanan selanjutnya adalah menuju ke Hotel. Jarak hotel dari stasiun sekitar 5,5 km. Menggunakan ojek online, aku hanya menempuh waktu sekitar 12 menit. Tak lama bukan? Tibalah aku di hotel Grand Mercure harmoni tempatku menginap.
Yap, demikianlah penampang hotel tempatku menginap. Cukup bagus dan megah bukan? Hehe. Di tahun sebelumnya aku juga menginap disini. Hanya saja tahun lalu waktuku di Jakarta hanya 2 hari. Sedangkan tahun ini aku berada di Jakarta selama 3 hari. Well, ada waktu 1 hari untuk berjalan ke spot-spot wisata di Jakarta.
Baik sobat, jika dihari sebelumnya adalah waktu aku dan teman-teman lainnya untuk bersantai selepas berlelah-lelah perjalanan. Pada tanggal 1 maret 2019 atau hari kedua, aku dan semua undangan akan mengikuti acara puncak BIGTC, yakni BI Netifest 2019.

Acara tersebut akan dimulai dengan jelajah museum Bank Indonesia, Jelajah Kopi Nusantara, dan awarding ceremony atas lomba-lomba yang diselenggarakan. Nah, awalnya setelah melakukan registrasi, aku dan yang lainnya diarahkan untuk berbaris. Kami akan menjelajah, mengenal lebih jauh sejarah berdirinya Bank Indonesia. Yap berikut beberapa dokumentasi ketika aku melakukan jelajah museum BI.
Mengenal replika emas batangan yang ada di Bank Indonesia. Kamu tergiur??
Perjalanan ke tempat yang menyimpan uang dari berbagai zaman
Permainan virtual saat kamu akan bertransaksi secara internasional
Yap, itu beberapa dokumentasi yang telah kukantongi ketika menjelajah ke museum BI. Sebenarnya masih banyak lagi foto-foto yang kumiliki. Namun, tak bisa semua kuupload. Kalau kamu penasaran ada apa aja, kamu bisa lho berkunjung kesana. Rekomended banget untuk nambah pengetahuan kamu tentang sejarah Bank Indonesia.

Nah, setelah puas diajak jalan-jalan untuk belajar sejarah. Kegiatan selanjutnya adalah bersantai sambil "Ngopi". Ada sebuah tempat yang cukup luas dengan stan-stan kopi dari berbagai daerah. Ada yang dari Medan, Aceh, Bandung, NTB dan masih banyak lagi. Kopi yang dijual begitu variatif. Para pengunjung juga diperkenankan mencicipi kopi yang telah disediakan.
Stan-stan kopi tersebut merupakan bagian dari wujud kepedulian Bank Indonesia dalam memajukan para petani kopi di seluruh Indonesia melalui program pembinaan wirausahanya. 
Nah selain dipamerkan ke undangan yang hadir, nantinya juga ada penghargaan khusus kepada petani yang memamerkan produk kopi dan skill meracik kopi. Gak tanggung-tanggung, saat apresiasi, Ayudia Bing Slamet dan suami juga turut hadir untuk memeriahkannya. 

Baiklah itu dia ceritaku mengenai jalan-jalan ke Museum Indonesia dan acara pameran kopi di halaman belakang Museum Bank Indonesia. Sebagai oleh-oleh di hotel, aku membawa 3 kopi yang rasanya sangat enak. masing-masing kopi kuambil dari stan yang berbeda. Dan semua produknya luar biasa. Enak dan nagih. Jempol untuk petani kopi Indonesia.
Itu dia ketiga kopi yang menjadi sahabatku selama berada di Jakarta. Dari ketiganya memiliki kekhasan tersendiri. dan jika aku harus memilih, aku cukup suka dengan yang tengah. You know thw reason why? Karena kopi hitam tersebut menggunakan air kelapa muda. So, manis yang kurasakan murni dari air kelapa bukan air gula. Sangat unik.

Yap, demikianlah ceritaku ketika berada di Jakarta pada hari pertama. Masih ada lagi cerita yang ingin kuulas selanjutnya. Tentang acara puncak BI Netifest 2019, jalan-jalanku ke kota tua dan acara seminar Bank Indonesia yang dikemas dengan nama "Ngopi" atau Ngobrol penuh inspirasi bareng BI. But, supaya gak terlalu panjang ulasan kali ini, maka aku cut menjadi beberapa episode ya. See you next story reader.

7 komentar:

  1. Acaranya asik banget ya mbak. Terkait perjalanan dengan kereta, sama persis kayak suamiku. Dia enggan naik pesawat Krn lebih suka menikmati perjalanan dengan kereta. Katanya tingkat deg2an lebih rendah .hahaha... Apalagi difasilitasi selimut, tidur bakal nyenyak bgt. Hihihi... Btw, keren reportasenya mbak nurul 😍

    BalasHapus
    Balasan
    1. Iyo mba, selain itu jarak antara bandara sama lokasi acara agak jauh jadi milih naik kereta haha

      Hapus
  2. Ooh ini rangkaian acara blogger BI yang kapan itu kamu share di Instagram ya rul. Seru ya acaranya. Ada ngopinya juga. Hihi

    BalasHapus
  3. Seru ya Mba acaranya, bela-belain jauh padahal ya demi sebuah pengalaman, salut Mba. Ini acara tahunan gitu ya Mba?

    BalasHapus
    Balasan
    1. Iya mba, tahunan. Tapi semua fasilitas di biayai sama BI. Makanya aku bisa datang kesana mba hehe

      Hapus
  4. Seruuu banget ya acaranya. Saluutt sama Nurul, anak muda berbakat dan berprestasi. Sukses selalu ya dek.

    BalasHapus