Jumat, 31 Agustus 2018

Bersama Natsbee, Merdekakan Pikiran dan Tubuh dari Toxic itu Harus!

Merdeka!! Yap, itu merupakan kata yang muncul dari pikiran ini karena aku telah terbebas dari satu hal penyebab stress. Skripsi. Beberapa waktu lalu, tepatnya tanggal 18 agustus 2018, aku telah melaksanakan wisuda. Yeayyy!! Bahagia rasanya bisa melepaskan semua tanggungjawabku sebagai seorang mahasiswi. Berbicara mengenai skripsi nih ya, banyak sekali cerita menarik dalam proses pengerjaannya.

Masa-masa mengerjakan skripsi merupakan waktu paling membutuhkan kekuatan dari dalam diri, membutuhkan sebuah dorongan untuk selalu semangat dan tidak malas. Setuju gak sih kalau pengerjaan skripsi merupakan masa-masa tersensitif bagi mahasiswa tingkat akhir? Sebagian besar mahasiswa akhir pasti cukup merasa horor jika ditanya mengenainya. Misalnya ditanya kalimat seperti ini.
Ya, aku pun demikian. Rasanya sebel bukan main kalau ada orang yang menanyakan hal tersebut. Dan parahnya, kalimat tersebut selalu terngiang di pikiran sampai aku gak bisa tidur. Setiap malam, aku jadi terbayang-bayang skripsi sampai ia serasa berputar di atas ubun-ubun.

Ibarat kayak di film Tom and Jerry pas pusing, yang keluar bukan lagi burung lucu yang berputar-putar, tapi malah keluarnya bayangan skripsi dimana-mana. Belum lagi bayangan dosen pembimbing yang nanya progres skripsi yang kukerjakan. Ya ampunn, segitu banget sih Ra? Iya, skripsi udah kayak lem aja yah. Nempel terus dalam pikiran gak ilang-ilang hahaha 
Bercerita sedikit, aku termasuk mahasiswi yang terlambat lulus karena menunda mengerjakan skripsi. Harusnya sih 4 tahun udah kelar, eh aku jadi 5 tahun. Nambah 2 semester hehe. Alasannya sih memang karena susah nyari tempat penelitian yang pas. Sudah 3 kali aku ditolak perusahaan tempat aku akan meneliti. Huhu sedih sekali memang. Tapi tak apa, aku merasa bahagia karena akhirnya aku menemukan tempat penelitian yang cocok meskipun jaraknya agak jauh dari kos tempat aku tinggal. 

Oh iya, mengenai prosesku mengerjakan skripsi sebenarnya memang cukup menantang sih. Seperti yang aku katakan sebelumnya, jarak tempat penelitianku agak jauh dari kosan. Terkadang aku harus minjem motor temen karena gak punya motor dan gak bisa download aplikasi ojek online gegara memori di hape penuh.

Aku harus bolak-balik seminggu 5 kali ke tempat penelitian untuk menyebar kuesioner dan mengumpulkannya kembali satu persatu agar bisa kuolah. Cukup membutuhkan energi yang besar mengingat cuaca kota Jogja kala itu terik sekali dan polusi akibat asap kendaraan tersebar dimana-mana. 

Saat mengerjakan skripsi, aku terkadang terjaga sampai malam demi mendapatkan analisis kalimat yang pas dan cocok dengan data. Soalnya untuk bab 3, 4 dan 5 isinya analisis dari diri sendiri. So, begadang tiap malam sudah menjadi makanan sehari-hari. Pernah sih, ditegur oleh teman kosku karena aku sering begadang. 
Begadang itu gak baik lho Ra? Hmm, emang bener sih. Tapi mau bagaimana lagi, aku bisa mengerjakan skripsi justru saat malam hari. Saat suasana begitu tenang otak ini rasanya aktif buat berpikir. Terkait dengan tidak sehatnya begadang, aku juga tahu. Ada sebuah penelitian kesehatan tentangnya. 

Dalam sebuah penelitian yang dilakukan oleh University of Rochester mengatakan bahwa berbagai senyawa yang bersifat racun (toxic) di otak dikeluarkan saat seseorang sedang tidur. Nah, artinya apa? Saat kita tidur senyawa beracun tersebut bisa dikeluarkan oleh tubuh kita, entah nantinya melalui urine atau keringat. Sebaliknya, kondisi begadang menghambat proses tersebut yang membuat senyawa racun akan mengendap didalam tubuh. 
Waduh trus gimana donk, aku gak bisa kalau mengerjakan skripsi tanpa begadang? Kadang pertanyaan semacam itu muncul ketika aku banyak mendapat teguran dari teman-teman kos karena gaya hidup tidak sehat ini. 

Yeah, untuk mengantisipasi efek yang bisa ditimbulkan dari begadang, emang harus cari solusi jitunya. Nah, solusi yang tepat sebenarnya sih memang harus tidur dulu sebelum memutuskan terbangun di malam hari atau banyak makanan sehat untuk menggantikan energi yang terforsir saat begadang. 

Dan kalau aku, biasanya aku menyuplai tubuh dan semangatku dengan minuman bervitamin C atau ngemil makanan sehat. Oh iya, aku selalu menyediakan minuman Natsbee Honey lemon di sisiku. Selain rasanya enak karena ada rasa madu-madunya gitu, juga mengandung vitamin C sebagai aktioksidan dan anti toxic. Natsbee juga membuat perasaanku menjadi sweet dan lebih rileks. Pikiran aktifku pun muncul kembali, tentunya semangat 45 ku berkobar-kobar, bersiap menyelesaikan skripsi.
Pernah gak kamu ditanya dosen pembimbingmu karena kamu gak pernah muncul ke kampus? 

Jika pernah, berarti kita samaan. BTW dosbingku adalah tipikal dosen yang akan memasukkan nama mahasiswa bimbingannya ke grup Whatsapp, so kalau ada apa-apa pasti langsung dibicarakan ke grup. Termasuk mengoprak-oprak mahasiswa beliau yang gak muncul-muncul karena lama tidak bimbingan. Termasuk aku. Setiap kali ada chat muncul di grup tersebut, rasanya agak horor buat membukanya. Pikirku “Jangan-jangan namaku disebut” Dan ternyata benar hehe
Ya, itu merupakan hal terhoror selama aku hidup sebagai mahasiswi. Tapi sebenarnya dengan beliau mengoprak-oprak kayak gitu, aku jadi terdorong untuk mengerjakan skripsiku kembali. Kata-kata beliau selalu terngiang-ngiang dibenak yang membuatku lumayan stress dan tak bisa tidur. Yaudah daripada gak bisa tidur, aku akhirnya memilih begadang ngerjain skripsi untuk kupertanggungjawabkan di bimbingan periode selanjutnya. 

By The Way tentang bimbingan nih ya, bagiku, itu merupakan aktivitas paling menantang kedua setelah begadang nyekripsi. Betapa engga, ada dosen yang kadang killer banget sehingga mahasiswa harus tahu cara bernegosiasi. Kebetulan, dosen pembimbingku adalah sosok yang baik dan mudah untuk dicari di ruang dosen. Hanya saja, beliau cukup sibuk, mengingat merangkap jabatan sebagai kepala prodi di jurusanku. 

Well, aku kudu pandai-pandai nyari waktu yang tepat untuk ketemu dengan beliau. Soalnya kalau salah waktu, bukannya acc bab skripsi yang didapat tapi kena marah karena beliau masih sensitif akibat kelelahan.

Nah untuk bimbingan skripsi, biasanya selagi nunggu dosen, aku memutuskan untuk pulang ke kosan, sehingga kalau beliau membalas chatku untuk segera datang, aku akan langsung meluncur ke kampus. Tantangan juga sih sebenarnya soal ini, mengingat aku jalan kaki dari kos ke kampus.  Kadang, pas udah nyampe kampus, dosbingku udah pergi menghadiri acara lain. Duh, padahal aku jalan kaki udah kayak lomba lari dan keringat udah kayak bisa diperas, namun di ruang dosen malah zonk. Ya, salahku juga sih karena telat datang.

Semenjak saat itu, untuk menghindari zonk gak ketemu dosen di kampus, aku memutuskan menunggu di depan ruangan beliau. Cukup membutuhkan kesabaran memang, mengingat jadwal beliau yang cukup padat. Tapi namanya aja usaha biar skripsi cepat selesai, apapun tetap harus dilakukan hehe. 

Kegiatan selama waktu kosong nunggu dosen pembimbing, biasanya aku isi dengan browsing internet, nyari referensi jurnal atau sekadar main medsos sebagai selingan. Tentunya, aku juga selalu ditemani Natsbee Honey Lemon yang enak banget. Rasa haus, stress, capek dan bosan bisa hilang karenanya. Natsbee selalu menemani hari-hari aktifku dimanapun dan kapanpun. Bahkan saat aku berada di kampus. Capek? Pasti! Tapi ada Natsbee Honey Lemon mah bisa buat aku kembali aktif dan bersemangat.
Alhamdulillah, pada bulan april 2018 lalu, aku telah melaksanakan ujian skripsi. Next step adalah aku harus melakukan revisi atau perbaikan pada beberapa bagian yang salah dalam skripsiku. Its okay, revisi memang hal tak terpisahkan dari skripsi. Mengerjakan revisi berarti aku kembali harus begadang, meski begitu aku tak khawatir. Aku memiliki cara untuk menetralisir rasa lelah. Yap, aku ditemani selalu oleh Natsbee Honey Lemon

Juni 2018, aku pun mengikuti yudisium sebagai syarat sah pelaksanaan wisuda. Rasanya lega karena perjuanganku selama beberapa bulan akhirnya terbayar sudah. Rasa kecewa dan sedihku karena ditolak tempat penelitian hilang seketika. Pikiran-pikiran horor mengenai pertanyaan seputar skripsi telah melebur tanpa sisa.
Setelah yudisium selesai, bukan berarti semuanya berakhir. Masih banyak tanggungjawab yang harus aku laksanakan untuk melancarkan proses wisudaku pada tanggal 18 agustus 2018 nanti. Aku masih harus melakukan beberapa step kegiatan seperti pendaftaran kartu alumni, pengambilan toga dan persiapan lainnya seperti mencari jasa fotografer untuk foto bersama keluarga. 

Menjelang hari H pun, yakni pada tanggal 17 agustus 2018 aku harus melakukan serangkaian gladi resik untuk memperlancar wisuda esok hari. Semua aktivitas harus disiapkan dengan benar. Tubuh dan pikiranku harus fokus mengingat ini merupakan momen yang paling berharga dalam hidupku. Momen bersejarah karena aku bisa lulus dengan baik. 
Pokoknya beberapa hari menjelang wisuda, keaktifan dan semangatku harus benar-benar full untuk menghindari kelelahan. Ya kali mau wisuda tapi badan letoy? Jangan donk.
Baiklah. Sekarang aku mau cerita mengenai wisudaku. Saat itu, kami para wisudawan dan wisudawati diharuskan berkumpul pukul 6 pagi di gedung Olahraga milik kampusku. Soalnya emang pelaksanaannya disana. 

You know? Sejak pukul 3 pagi aku menyiapkan semuanya, termasuk sarapan pagi mengingat didalam gedung tidak diperkenankan membawa makanan demi menjaga ruangan agar tidak kotor. Para wisudawan hanya akan diberi air mineral dari panitia, tidak diperkenankan membawa sendiri dari rumah.

Pagi sekitar pukul 6.30, para wisudawan dan wisudawati telah berkumpul di halaman depan untuk mengantri masuk. Bisa dilihat ramainya seperti apa melalui gambar dibawah ini.
Upacara wisuda berlangsung begitu hikmat. Setiap mahasiswa telah bersiap merayakan rasa bahagia yang mereka dapatkan karena perjuangan berminggu-minggu. Pada awal acara aku merasa begitu bersemangat karena masih fresh di pagi hari. Namun berbeda ketika hari menjelang siang. Tepatnya saat menunggu pembagian ijasah. Kebetulan fakultasku mendapat giliran terakhir untuk maju. Well, aku dan wisudawan lainnya harus menunggu sampai kami dipanggil untuk maju. 

Sekitar pukul 11 siang, badan rasanya sudah begitu lelah. Ditambah lagi suasana yang cukup panas karena banyaknya orang di dalam gedung. Bayangkan, kami para wisudawan dan wisudawati harus duduk selama 5 jam dari pukul 7 hingga pukul 12 siang, berkumpul dengan 1000 lebih orang dalam satu ruang. Moodku sudah mulai down. Rasanya setelah keluar gedung ingin langsung tidur saja. 
Aku dan para wisudawan lainnya selesai acara sekitar pukul 12.15 wib. Terlihat sekali kondisi teman-teman yang sudah mulai kelelahan. Kondisiku juga demikian. Untuk keluar ruangan pun membutuhkan perjuangan mengingat banyak orang yang mengantri untuk keluar gedung maupun masuk untuk menyambut para wisudawan dan wisudawati.

Setelah keluar dari gedung, rasanya lega sekali. Namun moodku sudah terlanjur down. Aku hanya duduk-duduk di sekitaran gedung sambil menunggu orangtuaku yang belum juga keluar dari ruangan. Meskipun lelah, mata ini tak bisa diam, bagaikan elang, melihat kesana kemari mencari orang yang menjual minuman. Aku sudah merasa haus akut. Namun, tetap saja tak kutemukan ada penjual disekitarku. 

Tak berapa lama kemudian kawan dekatku datang menghampiri. Dia ternyata membawa Natsbee Honey Lemon ditangannya. Dia sengaja datang membawa Nastbee karena sebelum keluar ruangan aku memintanya untuk membeli di minimarket terdekat. Alhamdulillah aku tertolong dari rasa haus. 

Ilustrasi perasaanku saat kawanku datang membawa Natsbee itu seperti aku bertemu dengan sosok ibu peri yang membawa keajaiban. Waduh, lebay amat yak hehe
Melalui kawanku, aku telah mendapatkan satu botol Natsbee Honey Lemon. Ahhh, rasanya tuh segar minta ampun. Natsbee telah memunculkan kembali moodku untuk bergerak aktif. Panas dan gerah? Ah aku gak khawatir lagi. Sudah ada minuman madu lemon ini ditanganku.  

Setelah moodku membaik, aku berniat mencari tempat untuk berfoto. Tempat yang akan kutuju setelah keluar dari arena wisuda adalah Rektorat kampusku. Aku pernah memiliki keinginan untuk berfoto di sana saat wisuda, tepatnya ketika aku menjadi mahasiswa baru. Well, tak membutuhkan waktu lama, aku telah sampai ke tempat tersebut.
Yeahh, akhirnya aku bisa merealisasikan keinginanku lima tahun yang lalu. Berfoto di depan rektorat dengan memakai toga kelulusan. Mengingat kembali proses perjalananku hingga pada titik ini, begitu membuatku haru. Terlalu banyak cerita yang kutorehkan mulai dari ditolak tempat penelitian, nyari motor sana sini untuk ngambil hasil penelitian, begadang tiap malam untuk mengerjakan skripsi, bolak-balik kampus untuk bimbingan, momen horor ketika dimarahin dosbing, hingga cerita lainnya menjelang wisuda. 

Semua cerita telah bercampur menjadi satu, menjadi memori yang tak akan pernah kulupakan. Aku begitu berterima kasih pada semuanya yang telah membuatku semangat dan tetap aktif bahkan hingga selesai wisuda. Aku juga berterima kasih pada Natsbee yang telah membuatku merasa #AsiktanpaToxic. Bersamanya, rasanya pikiran dan tubuhku merasa merdeka. Merdeka dari pengaruh radikal bebas dan toxic yang menghantui.
Selama menjalani hari-hari aktif mngerjakan skripsi, aku memang melakukan aktivitas yang kurang sehat seperti begadang. Namun, untuk mengurangi efek yang ditimbulkan aku juga menyuplai energi dalam tubuh dengan makanan sehat, minum air putih hangat setiap pagi juga meminum minuman bervitamin C untuk menjaga daya tahan tubuh.
Aku memilih Natsbee Honey Lemon sebagai penyuplai vitamin C dan anti radikal bebas dalam tubuhku. Natsbee memiliki rasa yang segar dan enak. Selain itu, perpaduan lemon juga madu mampu menjadikan pikiranku relaks dan fresh. Tak lupa, Natsbee merupakan produk minuman yang sudah tersertifikasi halal dan aman oleh Majelis Ulama Indonesia.
Melalui sertifikasi di atas, aku jadi paham bahwa produk-produk dari Pokka ini telah diakui kehalalannya oleh MUI. So, aku gak ragu untuk meminumnya.

Kandungan gizi yang dimiliki sebotol minuman Natsbee juga cukup bermanfaat dan aman untuk dikonsumsi lho, asal sesuai dengan ketentuan. Nah, penasaran gak sih dengan manfaat apa saja yang terkandung dalam sebotol Natsbee Honey Lemon ini? Aku juga penasaran.
Dalam satu botol Natsbee Honey Lemon, kamu akan menemukan kandungan madu asli yang bakal menyemarakkan rasa di lidahmu. Beneran enak banget. Selain itu kandungan jus lemonnya akan membuatmu merasa segar kembali. Tak lupa, Natsbee Honey Lemon juga mengandung 100% vitamin C. Tentu ini akan melengkapi kebutuhan vitamin C kamu dengan cara yang enak. Tinggal minum langsung segerrrrr. Nih aku kasih tahu sekalian mengenai manfaat apa saja yang bisa kita dapatkan dengan meminum Natsbee. 
Madu merupakan zat alami yang diproduksi oleh lebah menggunakan sari bunga. Sari bunga tersebut kemudian disimpan dalam sarang lebah sebagai cadangan makanan. Madu sangat dibutuhkan oleh kita karena memiliki nutrisi yang baik. Madu mengandung asam amino, vitamin, antioksidan dan mineral yang berguna bagi kesehatan tubuh. 

Beberapa orang juga menggunakan madu sebagai pemanis alami dan bahan untuk perawatan kulit karena mengandung antioksidan. Well, aku pernah tuh nganterin temanku untuk perawatan Spa. Dan di tempat Spa tersebut menggunakan madu sebagai lulur alami tubuh. Keren ya, besar banget manfaat madu bagi tubuh. 
Kesegaran sari lemon ternyata memiliki banyak manfaat lho. Selain harganya yang relatif terjangkau dan mudah ditemukan di sekitar kita, lemon juga mengandung sekitar 5 persen asam sitrat dan merupakan buah yang kaya vitamin C, vitamin B, riboflavin dan mineral seperti kalsium, magnesium, fosfor serta protein dan karbohidrat. Well, manfaat lemon gak kalah pamor sama madu. Mereka sama-sama mengandung antioksidan untuk mencegah efek buruk radikal bebas seperti polusi dan gaya hidup tidak sehat.

Lemon juga dapat membantu meringankan masalah pencernaan bila dicampur dengan air panas, termasuk di antaranya mual, dan mulas. Dengan minum jus lemon secara teratur, perut kita dibantu untuk menghilangkan kotoran secara lebih efisien. Lemon bertindak sebagai pembersih tubuh kita.

Mengkonsumsi Lemon, biasanya aku membuat infus water dengan campuran buah lain seperti pisang dan strawberi. Namun, ketika tak memiliki banyak waktu untuk membuat infus water, aku biasanya memeras lemon dan mencampurnya dengan air hangat plus gula. Rasanya yang asam manis mampu merangsang pikiran untuk tetap segar, aktif dan fokus. 
Vitamin C bisa disebut juga sebagai asam askorbat. Vitamin ini termasuk jenis zat yang larut dalam air. Ia juga tidak diproduksi oleh tubuh. Kalau gak diproduksi oleh tubuh itu berarti kita harus mencarinya sendiri melalui asupan yang kita makan. 

Mencari sumber vitamin C itu mudah kok, kita bisa mendapatkannya melalui buah-buahan dan sayuran segar. Namun, untuk orang yang kurang menyukai sayur atau buah, bisa mendapatkan vitamin dari suplemen. Di SMA dulu, aku pernah memiliki teman yang tidak suka dengan buah dan sayuran. Padahal, segala jenis vitamin termasuk vitamin C ada pada buah dan sayur. Nah, temanku biasanya membeli suplemen yang mengandung vitamin C di apotik.

Kita tahu bahwa vitamin C sangat dibutuhkan oleh tubuh. Manfaat vitamin C adalah sebagai antioksidan, antitoxic, membantu tubuh memproduksi kolagen untuk kulit, menjaga stamina, dan membantu menjaga imun dalam tubuh. Wow, banyak banget sih. 

Oke. Bisa kita lihat kan manfaat Madu, lemon dan vitamin C begitu luar biasa. Natsbee Honey Lemon memiliki itu semua. Mungkin, untuk teman SMAku yang tidak suka dengan sayur dan buah, Natsbee Honey Lemon bisa dijadikan alternatif pilihan untuk mengisi vitamin C dalam tubuh. Soalnya, vitamin C dalam Natsbee begitu sempurna, 100%. Kalau gak percaya, coba deh kamu cek di informasi nilai gizinya. Disana akan tertera berbagai kandungan zat yang kita perlukan. Termasuk mengenai vitamin C yang terkandung pada tiap botol Natsbee.

Bagiku seorang begadanger, Natsbee Honey lemon ini sangat cocok untuk memenuhi kebutuhan vitamin C dalam tubuh. Dengan kebiasaan begadangku, tentu banyak sekali toxic dalam tubuh yang mengendap. Nah, vitamin C adalah cara untuk melawan radikal bebas dan meluruhkan toxic-toxic dalam tubuh. 

Baiklah. Itu merupakan serangkaian cerita Indahku bersama Natsbee Honey Lemon. Yuk bersihkan hari aktifmu dengan kebiasaan dan makanan yang sehat. Yuk merdekakan tubuhmu sehingga kamu bisa selalu aktif tanpa takut serangan racun-racun dalam tubuh. Bersama Natsbee, setiap hari aku merasa aktif dan merdeka. Natsbee merupakan caraku merdekakan tubuh dan pikiran dengan cara yang enak. Kalau kamu, bagaimana cara kamu merdekakan tubuh dan pikiranmu dari Toxic?

Artikel ini diikutsertakan dalam lomba blog Natsbee Honey Lemon #AsikTanpaToxic

Sumber referensi : 

https://health.detik.com/berita-detikhealth/2390047/alasan-untuk-tak-begadang-malam-ini-detoks-otak-terjadi-saat-tidur

http://ciputrauceo.net/blog/2015/2/12/15-bahaya-begadang-dan-5-tips-mengurangi-resikonya

https://hellosehat.com

www.halodoc.com

Facebook Natsbee Honey Lemon

24 komentar:

  1. wah mantebbb banget ulasannya kak, btw selamat yah udah wisuda hehe

    BalasHapus
    Balasan
    1. Double makasih atas ucapannya kak 😁

      Hapus
  2. Selamaatt ya uda diwisudaa... Ilustrasi lebah dan ibu perinya lucu.. Hehhr

    BalasHapus
    Balasan
    1. Hahah hanya mengilustrasikan apa yang ada di dalam hati mba 😁

      Hapus
  3. Masa-masa skripsi adalah masa dimana kita membutuhkan kesabaran ekstra. Untungnya ada Honey Lemon Natsbee ya kak, sangat membantu dalam menjaga mood agar tetap fresh dan juga segar.

    BalasHapus
  4. Selamat ya mbak atas wisudanya. Selamat datang di dunia nyata hehe.
    Itu org2 yg nanyain kapan skripsi kelar, anggap aja kasi semangat, soalnya ada kemungkinan kecil kasi motivasi jg hehe.

    BalasHapus
  5. Selamat ya sudah lulus, seneng banget pasti. Soal skripsi tuh emang gak ada tandingan stressnya. Aku dulu pas mau sidang skripsi sampe gak selera makan sama sekali. Bahkan setelah sidang berakhir dan dinyatakan lulus tetep ga bisa makan huhuhu. Seandainya dari dulu udah kenal Natsbee Honey Lemon akunya.

    BalasHapus
  6. Selamat ya kakak. Satu step lewat. Siap siap buat aplikasikan ilmunya ya.

    BalasHapus
  7. Kemarin sempet liat minuman itu di supermarket. Mau ambil kok ya lupa.. Btw, congrate Mbak.. Semoga ilmunya manfaat dan berkah untuk kehidupan di masa yang akan datang..

    BalasHapus
  8. Momen skripsi memang nggak bisa dilupakan mbak.. Daku aja bolak-balik ngerjainnya di bab 1. Dimana temanku udah pada sampai bab 2 bahkan ada yang ke bab 3.. Maka bingunglah diri ini "ini salahnya apa lagi yakk" 😂😂

    BalasHapus
  9. Bener banget. Kita harus selalu merdeka tubuh dan pikiran dari hal yang toksik-toksik. Biar gak gampang sakit dan gak stres. Minum Natsbee bisa jadi solusi, ya.

    BalasHapus
  10. Yeeaayyy selamat atas kelulusannya ya kak... Btw aku juga suka nastbee loh... Rasanya nyegerin banget...

    BalasHapus
  11. Saya juga stock natsbee di rumah. Enak rasanya apalagi kalo dingin. Btw, selamat ya sudah wisuda.

    BalasHapus
  12. wah sius udah halal, mau juga minumnya supaya cepat kelar urusan beberes rumah, hahaha, btw selamat wisuda ya, moga semakin lancar jaya urusannya

    BalasHapus
  13. Katanya sih ini enak dan segerr tapi saya belum coba,,btw selamat ya atas kelulusannya.

    BalasHapus
  14. Selamat yaa sudah wisuda, perjuangan menulis skripsi memang moment tidak terlupa bagi saya juga, padahal sudah belasan tahun lalu hehehe

    BalasHapus
  15. Inspiratif banget ka.. memang ya kalo kita sudah menemukan asupan makanan atau minuman yang cocok itu seperti menemukan pacar atau pasangam hidup, jadi sebagai penyemangat dalam segala hal.. sukses terus ya mba

    BalasHapus
  16. Benar bangat dulu saya juga suka sebal sama orang yang tanya "Skripsinya sampai mana?" hiiiks tapi untung sudah wisuda ya Mba, selamaaat...

    Natsbee honey lemon emang banyak bangat manfaatnya bagi tubuh, saya juga mengkonsumsinya :)

    BalasHapus
  17. Natsbee ini manis banget sih mbak? Secara saya lagi diet nih..pengen tahu aja apakah Natsbee manisnya cukup bersahabat..

    BalasHapus
  18. Wah selamat ya Mba, sudah wisuda
    Kini saatnya mengarungi hidup yang sesungguhnya. Hehe

    BalasHapus
  19. Semangat kakak. Semoga sukses dan berkah ya

    BalasHapus
  20. Benar mba sehat itu harus diniatkan dan menjaga pola makan sehat juga ya.

    BalasHapus
  21. wah keren ya natsbee bisa relaksasi dan detoksifikasi dengan santai kayak dipantai.. ^^

    BalasHapus
  22. Alhamdulillah udah kelar wisuda dan skripsinya, Tinggal memilih cari kerja, nikah atau lanjut kuliah lagi ke jenjang yang lebih tinggi. Hehehe. Apapun pilihanmu, Natsbee akan selalu menemanimu... :p

    BalasHapus