Minggu, 17 Juni 2018

Asus VivoBook A 407: Upgrade Level Konten Menjadi Outstanding? Siapa takut!!!

Waktu telah berlalu begitu cepat. Tak terasa sudah 4 tahun lamanya gue menjadi penulis sekaligus admin dalam blog yang gue miliki. Awalnya blog ini memang lahir tanpa gue duga, tepatnya pada tahun 2011 silam karena tugas TIK dari guru gue. Setelah tugas selesai, gue tak pernah menjamahnya sekalipun hingga akhirnya gue menemukan kembali cara untuk membukanya.

Gue memulai karir gue sebagai blogger tepat ketika tahun 2015 silam saat gue kuliah. Ahhh, gue masih ingat, kala itu, blog hanya berisi beberapa ulasan seputar mata pelajaran semasa gue SMA, itupun copas dari ulasan di blog lain. Sungguh sangat absurd blog gue lengkap dengan template ala kadarnya. Namun sekarang semuanya telah berubah.

Ciattttttt, dengan kekuatan bulan, berubahlah engkau wahai blog tercinta. Dan blog gue pun akhirnya naik level dari absurd ke level newbie. Hah level newbie?
Yap, bagi gue kala itu perpindahan dari absurd ke newbie ditandai dengan perubahan template yang udah lebih ramah dengan pembaca. Enak dipandang, gak bikin mata sakit. Well,  namanya aja masih newbie, jelas kontennya cuma tulisan dengan panjang paling banyak 400 kata. Postingannya pun cuma berisi curhatan gue mengenai berbagai hal dan puisi-puisi ciptaan gue. Tepatnya, itu tahun 2015 hingga 2016. Tentunya, blog gue masih menggunakan gratisan belum TLD.

Saat ini, blogging merupakan aktivitas yang begitu dekat dengan gue. Dalam beberapa kesempatan di tengah sibuknya aktivitas gue saat mengerjakan skripsi, gue selalu menyisipkan kegiatan ngisi konten di blog. Yah, blogging membuat gue terhindar dari kejenuhan. Beneran. kadang kalau gue udah keenakan ngeblog juga skripsi jadi nomor sekian. Eh, jangan ditiru ya hehe

You know? Gue benar-benar jatuh cinta pada dunia blogging dan desain grafis (meskipun basik gue anak manajemen). Well, namanya aja jatuh cinta, rasanya ingin selalu membuat blog gue bersinar melalui konten-konten didalamnya. Tak hanya itu, konten yang gue buat pun selalu gue usahakan upgrade dari waktu ke waktu.


Gue selalu mengupayakan ulasan di blog gak cuma berisi tulisan, namun juga menyisipkan berbagai grafis lucu yang membuat orang lain betah membacanya. Kalau gue kalkulasi sih konten gue udah termasuk medium. Belum ekspert tapi juga gak buruk untuk dibaca. Gue cuma butuh belajar untuk upgrade ke next level. Menjadi outstanding.
Kebayang gak sih kalau lu baca blog yang isinya tulisan penuh dari awal sampai akhir? Bakalan ngerasa bosan gak rasanya? Kalau pengalaman gue ya, gue ngerasa bosan sama blog yang kontennya seperti itu. Gak tahu gimana, tapi ngerasa datar aja, kurang eyecatching gitu.

Nah, beda rasanya kalau konten blog lu ditambah sisipan grafis, foto editan yang lucu, atau video-video unik didalamnya. Pastinya bikin seger di mata dan gak jenuh ketika membacanya. Apalagi kalau bahasa yang digunakan gaul, kocak, dan kekinian. Itu menjadi nilai plus yang mungkin buat orang lain gak sabar nunggu postingan lu selanjutnya. 

Well, itulah sebabnya upgrade level konten dari menengah menjadi outstanding itu penting banget. Namun, berkaitan dengan upgrade tersebut, lu juga kudu dibekali fasilitas yang sebanding dengan kebutuhan lu dalam membuat konten kreatif. Nah, dalam membuat konten kreatif di blog, gue sering memiliki kendala yang cukup merepotkan.
Ini nih beberapa kendala yang sering gue alami ketika membuat konten kreatif untuk blog. Terutama saat membuat desain menggunakan aplikasi yang cukup berat. 

Sering ngelag saat buka program berat

Gue membuat berbagai konten di blog menggunakan laptop pribadi gue. Sebenarnya, laptop gue ini udah terbilang tua lho Gaes. Nah karena udah berusia cukup lama, tak heran kalau sering bermasalah termasuk sering ngelag kalau panas. Bukan hanya itu, pada waktu tertentu ketika gue buka sofware desain yang agak berat, laptop gue bakalan berhenti dan terkadang berlayar biru.
Yang lebih mengerikan lagi, ternyata desain yang gue buat belum gue save sama sekali. Tetapi udah close program secara paksa. OMG. Berat rasanya oh berat. Beneran kamu gak akan kuat. Rasanya nyeseg banget Gaes. Hiksss
Nah, maka dari itulah gue sering mampir ke kamar temen satu kosan gue untuk meminjam laptop yang bisa buka software desain. 

Gaes, beneran. kalau lu ngalamin kejadian kayak gue gini, bakalan repot minta ampun. Apalagi kalau lu emang seorang konten kreator yang banyak job dan dikejar deadline. Lu bakalan butuh laptop yang spesifikasinya mumpuni dan gak gampang ngelag. Itu wajib. 

Lemot Yang Bikin Frustasi

Ini juga kendala gue ketika membuat konten berupa desain grafis untuk blog. Laptop gue kalau terlalu panas bakalan lemotnya minta ampun. Gak usah berbicara mengenai software berat kayak corel draw deh. Dipakai untuk internet saja rasanya sebel karena loadingnya lama. Apalagi kalau pas gue buka banyak tab karena harus nyari referensi untuk bahan tulisan. Uhhhh, gemez jadinya.
Awalnya sih gue kira karena sinyal kuota gue, eh ternyata emang karena laptopnya udah tua dan memiliki spesifikasi yang terbilang masih rendah, gak bisa diajak buka banyak tab dan buka program berat. Karena spesifikasi yang rendah itulah gue cuma bisa buat konten yang ringan melalui laptop gue. Baru kalau gue butuh aplikasi desain semacam Corel, gue minjem temen satu kos.

Laptop Terlalu Berat 

Kalau permasalahan laptop yang ini emang terlihat sepele sih gaes, tapi bagi gue, ini cukup merepotkan. Soalnya, gue kalau lagi nyari inspirasi buat desain kreatif pasti selalu keluar rumah. Nyari tempat kayak taman atau gazebo tempat nongkrong. 
Well, karena laptop gue laptop lawas, jadi bobotnya agak gede dan beratnya minta ampun. Nah, pas gue bawa di tas, beban di punggung pun jadi luar biasa besar. Gue butuh laptop yang ukurannya lebih slim dan ringan, sehingga portabel dan bisa dibawa kesana kemari dan tertawa, eh malah nyanyi lagu Payung teduh hehe
Perjalanan menjadi seorang konten kreator yang kreatif itu memang butuh perjuangan. Gue yang memang berkecimpung di dunia blogging yang menyukai desain grafis, membutuhkan  jenis laptop yang mampu memenuhi kebutuhan. Gak hanya kebutuhan dari segi kekuatan dan spesifikasi tapi juga kebutuhan dari segi tampilan. 

Ya, gue butuh laptop yang lebih ringan (untuk mengurangi beban dipunggung gue), lebih slim biar pas di tas juga memiliki fitur keamanan yang baik sehingga gue gak khawatir dengan data-data menulis maupun data berharga di laptop gue. Biasanya sih gue main password pada laptop. Tapi agak ribet juga sih ketika harus membukanya.
Asus VivoBook A 407, apakah tuh laptop cocok buat gue? Yay or Nay? Hmm. sebelum gue menjawab semuanya, gue mau deh share dulu apa kelebihan dari laptop yang diluncurkan oleh Asus pada april lalu ini. Konon katanya, VivoBook A 407 ini merupakan laptop pertama Asus yang sudah memiliki fasilitas Fingerprint di touchpadnya lho. Tujuannya apa? Tentunya untuk keamanan kita sebagai pengguna. 

Hmm, menarik bukan? Mari kita ulik lebih lanjut, apa aja sih yang membuat Asus VivoBook A 407 ini layak direkomendasikan untuk menunjang peningkatan level blog lu menjadi lebih kreatif dan outstanding.
Asus Vivobook A 407 mengusung layar 14 inci Nano Edge yang akan memberikan kepuasaan kepada penggunanya ketika berada di depannya. Bukan hanya itu, ia juga akan memberikan pengalaman menonton dengan kejernihan yang optimal karena memiliki fitur full HD display. 

Wahhh, dengan layar seluas itu, apa gak berat tuh?
Tenang saja gaes, meskipun 14 inch, namun Asus Vivobook ini memiliki ukuran super tipis dengan bobot 1,5 kg saja, dijamin gak akan buat lu keberatan ketika membawanya. 
Berbeda dengan laptop gue yang berukuran 14 inch namun memiliki bobot 2,4 kilogram. Agak butuh tenaga ekstra ketika harus gue bawa kesana kemari. 
Dengan rasio layar ke tubuh sebesar 73,8%, akan memanjakan mata lu. Apalagi bagi lu yang suka sekali nonton film hollywood atau termehek-mehek dengan drama korea. Wahhh, ini bisa jadi laptop andalan yang cocok dan portable buat lu bawa kemana aja. Soalnya, dengan layar yang lebar dan begitu jernih, sesuai sekali buat nonton bareng-bareng kawan sekos. Tinggal siapin popcorn dan duduk dengan tenang hehe
Asus Vivobook A 407 ini memiliki dua varian warna yakni Biru dan juga gold. Buat lu yang memiliki jiwa komunikatif dan sporti, warna biru atau star blue ini bisa menjadi pilihan yang paling oke.
Sedangkan jika gue harus memilih, gue lebih tertarik dengan warna emas atau Icicle gold. Bukan karena melambangkan kemakmuran, prestasi atau kekayaan. Tapi lebih pada kesukaan gue terhadap warna emas kalau enggak coklat. Terasa cocok aja ketika gue membawa barang memiliki warna seperti itu.
Kebayang gak sih, kalau lu punya laptop yang bisa langsung open dengan deteksi jemari lentik lu itu. Sebagai laptop yang berkeinginan untuk meningkatkan keamanan penggunanya, Asus Vivobook A 407 dilengkapi dengan sensor fingerprint yang tertanam di dekat keypad lu. Ia terintegrasi langsung dengan program bernama Windows Hello. Nah, pemindaian yang dilakukan juga akan akurat gaes, bahkan saat tangan lu basah, sensornya akan tetap mengenali kalau itu sidik jari milik lu. Keren kan?
Well, lu gak usah susah payah untuk membuat password rumit di layar laptop. Iya kalau lu ingat tuh password. Kalau kagak? Waduh, bakalan repot ntar jadinya. Gue udah pernah pengalaman lupa password laptop gue karena terlalu panjang. Yah, karena udah utak-atik gak juga bisa kebuka, akhirnya gue harus datangi tukang servis laptop supaya bisa buka tuh password. Hadeh, melayang deh uang jajan gue gara-gara itu. 
Udah pernah dengar mengenai Asus Splendid? Well, bagi sebagian orang termasuk gue mungkin asing dengan istilah tersebut. Namun, ternyata istilah tersebut merupakan satu kelebihan visual yang dimiliki oleh Asus Vivobook A 407 ini. Mungkin gue mengenalnya sebagai filter kali ya, lu bisa cek di instagram lu ketika mau upload foto. Disana lu bakal disajikan pilihan filter untuk foto-foto lu biar memiliki tampilan visual yang bagus.
Nah, tampilan yang terdapat dalam Asus Splendid ini, memungkinkan penggunanya memilih mode visual yang dibutuhkan. Ada empat pilihan mode visual yakni normal, eye care, vivid dan manual. Masing-masing mode ini bisa lu pilih sesuai yang lu inginkan gaes. Dan sangat cocok jika lu suka desain foto-foto lu. Misalnya aja gue gaes.
Hmmm, berbicara dengan kelebihan lain. Oke mari kita beranjak ke performanya yang layak diacungi jempol.

Asus Vivabook A 407 didukung oleh prosesor Intel Core i3, dengan RAM yang dapat diupgrade hingga 8GB DDR4 dan NVIDIA GeForce MX110 graphics.
Laptop serba guna ini dapat melakukan tugas sehari-hari hingga untuk hiburan, seperti bermain game, mendengarkan musik, browsing tanpa lemot, mengerjakan tugas kuliah (termasuk skripsi ups), menonton film dan masih banyak lagi.

Well, kalau saat lu buat konten kreatif di blog merasa jenuh, lu bisa banget install berbagai game yang bisa menghibur. Gue suka sekali dengan beberapa game dari mulai teringan seperti Plant vs Zombie atau game berat kayak Resident Evil 4 dan 5. Jangan kira karena gue cewek, gue gak pernah nyentuh yang namanya game berat. Bagi gue, game itu penting banget untuk mengatasi kejenuhan. 
Waktu dulu di rumah, gue sering main beberapa game lewat laptop milik bapak gue. Salah satunya seri dari Resident evil tersebut. Dengan grafis Nvidia GeForce MX 110, gue yakin tampilan grafisnya bakalan oke banget kayak real.

Baiklah, berikut merupakan spesifikasi lengkap dari Asus Vivobook A 407 ini. Yukk lihat secara detail.
Oke, kalau gue ditanya udah siap belum memiliki level konten-konten yang outstanding di blog gue?

Wokayyyyy, dengan lantang gue jawab sangat siap. Bagi gue, nulis, edit foto dan desain merupakan sesuatu yang tak terpisahkan. Selain itu, mereka merupakan jalan hidup gue untuk menikmati hidup dan menghindari kejenuhan. So, karena alasan itulah meningkatkan kualitas konten dari waktu ke waktu merupakan hal yang utama. Tentu, gak mau kan kalau konten lu masih stagnan di level absurd atau newbie. Minimal lu udah stay di level medium. 

Yahh, meskipun sampai detik ini untuk mendesain grafis gue masih ngandalin laptop teman yang mudik. Tapi next time, gue bakalan siap bertempur habis-habisan jika memiliki laptop sekelas Asus Vivobook A 407.

Gue gak pengen setiap kali desain harus mampir ke kamar kawan kos gue buat minjem laptop, gue gak pengen laptop nge-lag kalau buka aplikasi desain semacam Corel, gue gak pengen khawatir dengan performa laptop gue yang lemot kayak siput lagi jalan dan gue pengen bisa buat konten kreatif dimana aja, kapan aja sesuka gue. 

Ya, gue udah pengen dan siap upgrade kemampuan desain serta edit foto untuk konten di blog gue, dan memastikan bahwa level blog gue maju dari 


Absurd--->Newbie--->Medium--->Outstanding

Baiklah, gue ingin merealisasikan itu bersama Asus Vivobook A 407. Upgrade Level Konten Menjadi Outstanding? Siapa takut!!!

"Tulisan ini diikutsertakan dalam ASUS Blog Competition Bareng BloggerCrony"

Sumber data : 
Asus Indonesia 
Youtube
Google image

15 komentar:

  1. Keren ya spesifikasinya. Udah tipis, ringan, gahar pula dalam kecepatan nya

    Rekomended asus A407 ini

    Saya malah sedang cari laptop yang bisa buka CD/DVD. Type apa yg terbaru ya Mbak? Mungkin ada saran?

    BalasHapus
    Balasan
    1. Sepertinya hampir setiap laptop sudah ada tempat untuk CD/DVD mba, punya saya yang lama aja udah ada. Apa karena punya mba rusak pada bagian pemutaran CD/DVD?

      Hapus
  2. buat mobilitas, a407 memang jagonya...

    ngenet di cafe pun jadi kelihatan keren karena casingnya "rasa" metal.. :)


    kakve-santi(dot)blogspot.com

    BalasHapus
    Balasan
    1. iya, desain casing dan warnanya elegan banget. Saya bener-bener pengen punya Asus Vivobook ini. Kapan ya? :D

      Hapus
  3. wuah pertamakali berkunjung ke blog ini
    blog yang udah berkembang banget keliatan dari design2 dan foto2nya yang kece
    anak muda mmg harus kreatif dan aktif yaaa
    temannya asus vivo book itu yaa pas banget ,
    salam kenal ya seru banget BW ke sini ..
    cheerfull abis blog nya

    BalasHapus
    Balasan
    1. makasih kak, iya. Dulu pernah banget jadi blog yang absurd banget. Tapi sekarang alhamdulillah banyak belajar dari berbagai referensi hehe

      Hapus
  4. Jadi keren ya blog kl ada desain2nya gitu. Kl saya yg belum punya pengalaman mendesain sama sekali kira2 terbantukan gak ya pakai Asus tipe ini?

    BalasHapus
    Balasan
    1. Kalau bantunya sih dari segi kekuatannya kak, kalau belum bisa desain sih tetep harus belajar melalui berbagai tutorial hehehe
      Tapi melalui spek dan ketahanannya, inshaalla bisa mendukung pembuatan konten di blog :)

      Hapus
  5. Kalau sudah pakai ASUS sepertinya semua pekerjaan jadi lancar dan olah konten jadi optimal sehingga hasil akhirnya maksimal. mudah mudahan ada kesempatan untuk punya produknya dan merasakan sendiri kecanggihannya

    BalasHapus
    Balasan
    1. Aamiin...
      Iya, semoga bisa merasakan olah konten dengan Asus Vivobook A 407 ini 😀

      Hapus
  6. mantab banget sepeknya yah sist, aku suka design dan imersif nya bikin mupeng

    BalasHapus
    Balasan
    1. Iya mupeng banget jadi pengen punya hehe

      Hapus
  7. Gua juga pakai Asus sudah 4 tahun lalu, Alhamdulillah masih awet kayak cinta gua kecewek yang meninggal kan nikah sama cowok lain, pengen gua santet suaminya takut dosa hehe

    BalasHapus
    Balasan
    1. jangan bang jangan, takut soda kalau nyantet orang udah bahagia. Doakan aja yang terbaik untuk nya #Hiks

      Hapus
  8. Aku udah lama pakai Dell Mbak Luar biasa emang performa laptop DELL wkwkwkwkwk

    BalasHapus