Kamis, 07 Desember 2017

Jogja Oxytocin Journey : perjalanan belajar menjadi best bunda

Belajar menjadi bunda itu tak harus ketika sudah akan menikah atau ketika akan memiliki anak. Bahkan saat kamu sudah merasa ingin belajar, berapapun usia kamu, kamu bisa kok belajar menjadi calon bunda. Tentunya best bunda. Mengapa best bunda? Yaps, menjadi bunda yang baik dan super tentunya akan menjadikan anak kita nantinya menjadi generasi yang hebat. 
Tahu gak sih? sebagian besar pengaruh saat perkembangan bayi, berasal dari bundanya lho, meski ayah juga ikut andil di dalamnya. Namun, bunda punya pengaruh paling signifikan terhadap bayi, jadi sebagai calon bunda, kita tentunya harus menjadi sosok terbaik untuk anak-anak kita nantinya ya. 

Berbicara mengenai belajar menjadi best bunda, beberapa waktu lalu aku mengikuti Meet up yang bertempat di Uma Dapur Indonesia. Tempatnya asik dan unik, sangat instagramable.

Dalam meet up tersebut, banyak hal yang di sharingkan antara pembicara dan para peserta yang sebagian merupakan bunda menyusui. Tema meet up saat itu adalah "Jogja Ocytocin Journey".

Pembicara pertama adalah bunda Li partic yang memperkenalkan beberapa produk pendukung ASI. Produk yang diperkenalkan bermacam-macam, salah duanya adalah produk yang berbentuk teh tabur bernama ASI Booster Tea dan Rufani Snack. Fungsi dari ASI Booster Tea adalah membantu melancarkan produksi air susu ibu. Soalnya tidak semua asi yang dihasilkan oleh bunda bisa langsung keluar untuk dikonsumsi bayi. 
Sudah pernah mendengar mengenai Rufani Snack?
Kalau belum, oke aku kasih tahu nih. Rufani snack merupakan snack MPASI yang di buat untuk mendukung para bunda yang sedang menyusui, fungsinya sebagai makanan pendamping ASI.
Baik ASI Booster Tea atau Rufani Snack merupakan produk alami yang mampu memperlancar asi sehingga baik digunakan untuk konsumen yang tidak menyukai obat pelancar ASI berbahan dasar kimia.

Tentu, produk yang diproduksi oleh Herba Farmindo tersebut memiliki kadar gizi yang cukup dan aman bagi para bunda yang sedang menyusui. Demikian penjelasan dari pemateri pertama.


Berikut merupakan gambar produk 
Pada kesempatan kedua, pemateri yang mengisi adalah bunda Arit Widowati, KL . Beliau membagikan pengalaman menyusui kelima putranya. Saat ini beliau juga tengah mengandung putra ke enam. Alhamdulillah. 
Sebagai seorang bunda, bunda Arit merasa bahwa kebutuhan dan perkembangan anak-anaknya sangat bergantung besar pada beliau. Menyusui. Ya, bunda Arit membagikan pengalamannya ketika harus menyusui anak-anaknya, bahkan beliau sudah menjadi pendonor asi untuk bayi lain yang membutuhkan.

Apa sih pentingnya ASI bagi bayi?
Bagi bayi, ASI memiliki peran yang sangat penting. Berikut merupakan beberapa alasan mengapa bayi membutuhkan ASI.
ASI merupakan makanan alami yang pertama untuk bayi. ASI telah mencukupi semua kebutuhan energi dan nutrisi yang bayi perlukan selama bulan-bulan pertama kehidupan hingga berusia 6 bulan, sehingga pemberian susu formula atau makanan tambahan sebelum usia 6 bulan belum diperlukan. Selain itu, ASI mencukupi setengah dari kebutuhan bayi usia 6-12 bulan dan sepertiga dari balita usia 1-2 tahun.
ASI ternyata dapat membantu perkembangan sensorik dan kognitif pada bayi. Pada sebuah penelitian di Korea yang meneliti 697 bayi pada tahun 2006, didapatkan bahwa perkembangan kognitif bayi yang diberikan ASI lebih baik dibandingkan yang tidak diberikan ASI.

Selain itu, bayi yang diberikan ASI hingga 9 bulan perkembangan kognitifnya lebih baik dibanding yang hanya diberikan selama 3 bulan atau 6 bulan. Pada beberapa penelitian lain juga didapatkan bahwa nilai IQ yang tinggi berhubungan dengan pemberian ASI
Pada ASI terdapat sistem kekebalan tubuh yang terkandung dalam protein-protein seperti lactoferin dan Iga yang berfungsi melindungi bayi dari infeksi kuman-kuman seperti bakteri, virus maupun parasit. Pemberian ASI eksklusif 6 bulan tanpa pemberian susu formula dapat mengurangi angka kematian bayi yang disebabkan oleh penyakit seperti diare atau radang paru-paru dan membantu mempercepat proses penyembuhan.

Dalam proses menyusui, diperlukan hormon oxytocin yang cukup sehingga ASI bisa keluar dengan mudah. Hal penting yang harus dilakukan supaya hormon oxytocin didalam tubuh meningkat adalah dengan mengkonsumsi makanan sehat, vitamin, istirahat yang cukup dan memiliki rasa bahagia. Bunda jangan terlalu stres ya, sebab stres sangat berpengaruh terhadap turun naiknya hormon ocytocin dalam tubuh.

Pada sesi selanjutnya, terdapat tanya jawab antara peserta dan pemateri. Beberapa peserta juga ikut berbagi mengenai pengalaman mereka selama menyusui. 

Dari sharing meet up ini, aku belajar banyak mengenai cara menjadi bunda yang baik, salah satunya dengan pemenuhan asi terhadap bayi. Paling tidak sampai berusia 2 tahun, sebab asi sangat penting bagi perkembangan tubuh dan pemenuhan gizi seorang bayi. 

Yahh, walaupun aku belum menikah, tentunya bekal pengalaman ini bisa kujadikan referensi saat aku menikah dan memiliki anak nantinya. Aku harus menjadi best bunda dalam segala hal, termasuk dari segi pemenuhan kebutuhan gizi anakku di masa pertumbuhannya.

Diakhir acara, kami peserta meet up best bunda "Jogja Ocytocin Journey" melakukan foto bersama sebagai tanda kebersamaan dan silaturrahim.
Aku sangat mendukung konsumsi ASI Booster Tea untuk para bunda sehingga bisa terpenuhinya asi eksklusif untuk bayi. Bagaimana dengan kamu??

#JogjaOxytocinJourney
#ASIBoosterTea
#ASIBooster
#Blogger

Posting by Nurul Mutiara Risqi Amalia in Yogyakarta


2 komentar:

  1. ASI untuk generasi yang lebih baik. Semangaaat! :D

    BalasHapus
    Balasan
    1. Iya mas Adi, sangat penting soalnya untuk pertumbuhan anak-anak :D

      Hapus