Sabtu, 30 Desember 2017

Mencintai Rupiah Melangitkan Indonesia

Masih ingatkah kasus beberapa tahun silam mengenai sengketa wilayah Sipadan dan Ligitan oleh Indonesia dan Malaysia? Jika masih, maka ada beberapa hal yang mungkin bisa kita diskusikan kembali mengenai kasus tersebut. Kasus Sipadan dan Ligitan kembali mencuat setelah Malaysia menyatakan akan membangun resort untuk kepentingan pariwisatanya di kedua pulau tersebut. Padahal, telah diketahui bersama bahwa status kedua pulau masih belum jelas kepemilikannya. 

Rabu, 27 Desember 2017

Inspirasi Rasa : Perjalanan Mencari Kopi yang Jelas Lebih Enak


Source : Google
Bercerita tentang kopi? Ah, aku jadi teringat karya novel fenomenal milik Dewi Lestari yang berjudul Filosofi Kopi. Bagi pecinta fiksi, Filosofi Kopi tak hanya bercerita tentang perjuangan para tokoh di dalamnya untuk tetap bertahan dalam kehidupan yang keras, ia juga memperkenalkan cinta seorang manusia pada minuman pahit bernama kopi. Apa yang spesial? Bagi orang yang tidak memiliki kesukaan terhadap kopi mungkin biasa saja. Namun, bagiku, cerita Filosofi Kopi cukup menarik perhatian dan terasa spesial.

Minggu, 17 Desember 2017

Asian Para Games 2018 : Dukung Para Juara

Tahun 2018 nanti, para atlet Indonesia akan disibukan dengan pesta olahraga kelas asia yang bertempat di Indonesia. Even olahraga itu meliputi Asian Games 2018  yang akan dilaksanakan pada bulan agustus dan Asian Para Games 2018 pada bulan oktober. But wait, apa perbedaan kedua even olahraga tersebut?
Baiklah. Jika kamu amati, kamu akan menemukan kata "Para" pada Asian Para Games 2018. For your information, kata para merujuk pada penyebutan atlit yang memiliki disabilitas. 

Kamis, 07 Desember 2017

Jogja Oxytocin Journey : perjalanan belajar menjadi best bunda

Belajar menjadi bunda itu tak harus ketika sudah akan menikah atau ketika akan memiliki anak. Bahkan saat kamu sudah merasa ingin belajar, berapapun usia kamu, kamu bisa kok belajar menjadi calon bunda. Tentunya best bunda. Mengapa best bunda? Yaps, menjadi bunda yang baik dan super tentunya akan menjadikan anak kita nantinya menjadi generasi yang hebat. 
Tahu gak sih? sebagian besar pengaruh saat perkembangan bayi, berasal dari bundanya lho, meski ayah juga ikut andil di dalamnya. Namun, bunda punya pengaruh paling signifikan terhadap bayi, jadi sebagai calon bunda, kita tentunya harus menjadi sosok terbaik untuk anak-anak kita nantinya ya. 

Selasa, 28 November 2017

Temu Blogger kesehatan bersama Kemenkes : Cermat Gunakan Obat

Gelar mahasiswa adalah sesuatu yang menjadi bagian dari hidupku saat ini. Sebagai mahasiswa rantauan, menjadi sangat penting bagiku untuk bisa mandiri dalam berbagai hal. Termasuk dalam pengaturan hidup supaya tetap sehat. Wajarlah, namanya aja jauh dari orangtua, pastilah apa-apa harus dipikirkan dan dilakukan sendiri. Hal utama yang terus aku lakukan supaya tidak membuat orangtua khawatir adalah selalu berusaha hidup sehat dan menyiapkan cadangan obat-obatan agar sakit bisa kuatasi.
Berbicara mengenai obat dan hidup sehat, beberapa waktu lalu aku mengikuti sebuah acara temu blogger bersama kementrian kesehatan. Temu blogger itu memiliki tema “Gerakan Masyarakat Hidup Sehat: cermat menggunakan obat”. 

Minggu, 05 November 2017

Main ke Jogja, jangan lupa mampir ke Bale Ayu

Kalau kamu traveling ke suatu tempat, apa aja sih yang bakalan jadi bagian dari list perjalanan kamu?
Tempat wisata kece. Daftar harga sewa kendaraan. Penginapan? Hmmm, Baiklah. Ada satu hal lagi. Daftar kuliner tentunya. Well,  berbicara mengenai kuliner, aku jadi teringat pertama kali aku ke kota Jogja. Saat itu tepatnya tahun 2013 silam. Aku pernah kaget dengan perbedaan cita rasa yang ada di Jogja dengan cita rasa masakan daerah asalku, Pekalongan. Di Jogja, sebagian besar makanan berasa manis. Lidahku memang masih belum bisa beradaptasi dengan cita rasa yang ada, bahkan sampai sekarang.

Senin, 30 Oktober 2017

Bukan Diam! Tindakan bernilai Emas itu Bernama Keberanian Bersuara

Saya sedang berada di kampus ketika sebuah notifikasi masuk ke hape saya. Saat itu saya sedang menunggu dosen pembimbing skripsi yang sudah janjian bertemu tepat pukul 14.00 WIB. Sambil menghilangkan rasa bosan karena menunggu, saya mulai scroll hape dan membuka notifikasi yang terpampang di bagian atas wallpaper.

Ternyata berasal dari sebuah akun instagram bernama Info cegatan Jogja. Info Cegatan Jogja merupakan akun publik yang menginformasikan beragam berita, mulai dari berita kehilangan, kecelakaan hingga curhat para netizen yang mengalami suatu kejadian. By the way,  Saya memang sengaja menyeting instagram saya supaya bisa updet akun tersebut sehingga saya mendapatkan berita seputar Jogja dan sekitarnya secara aktual. Postingan terupdet kali ini berupa curhat seorang netizen Jogja.

Minggu, 22 Oktober 2017

Tampil Cantik dan Asyik Bersama Ada Butik


"Gratis ambil baju tanpa bayar"

Apa yang ada dipikiran kamu ketika kamu mendengar kalimat tersebut??
Menjerit. Gak percaya. Mupeng, atau ada ekspresi lain?
Okay, pas aku denger tuh kalimat, aku langsung kegirangan setengah mati. Bercampur antara percaya ama gak percaya. Hoaks kagak nih info??? aku memastikan.

Sekitar satu jam kemudian hapeku berbunyi. Ada pesan whatsapp didalamnya yang memberi info kalau Ada Butik akan melakukan Grand Launching di Jogja City Mall. 
Setelah membaca sekilas rundown acara, mataku langsung tertuju pada kalimat 
"Pukul 12,30 - Bagi baju gratis tanpa bayar"
Oke fiks. Itu bukan hoaks dan aku akan kesana.

21 Oktober 2017

Siang itu sekitar pukul 12.00 aku dan temanku datang ke Jogja City Mall tepatnya di upper ground unit 31. Kulihat para shopper (terutama cewek) sudah berdesakan untuk memilih baju. But wait, aku telat datang. Ternyata acara bagi baju gratis udah dari tadi jam 11-an. Waktunya dimundurkan karena banyaknya animo para cewek yang dengan semangatnya memenuhi halaman Ada Buti Store. Ya udahlah, tapi aku gak ngerasa kecewa. 
Ngelihat-lihat koleksi baju yang dipajang, mata langsung jadi sumringah.
Jika dilihat sekilas dari gambar diatas, nampak semangat para pengunjung begitu besar. Hingga baju gratis yang disediakan panitia ludes diambil oleh mereka. Dan aku kehabisan. Hiks...

Sabtu, 21 Oktober 2017

Daikin : Karena yang Nyaman di hati itu yang hemat energi



"Ngadem dulu yukk!!!"
Ajak teman saya pasca muter-muter nyari kain untuk dibuat rok. Oke, fiks. Hari ini kita cukup dulu jalan-jalan dan panas-panasannya.
Sudah dari jam 8 pagi, saya dan satu teman saya mencari perlengkapan untuk moment “Wisudanya”. 
Ya, tepatnya tanggal 25 November 2017 nanti. Rasanya lelah sekali, keringat tak henti-hentinya mengucur dan tubuh mulai terasa panas. "Pergi ke ATM aja!! Kita ngadem disana sekaligus ngambil uang" kataku sembari mengipaskan tangan. Teman saya mengangguk.

Kami sebagai mahasiswa seringkali mencari tempat-tempat yang bisa digunakan untuk berteduh sementara dari sengatan hawa panas setelah melakukan kegiatan outdoor

Senin, 28 Agustus 2017

Belajar kreatif dan Inovatif dimanapun dan kapanpun bersama Baba Studio

Masih membekas dalam ingatan, sebuah film yang saya tonton beberapa tahun yang lalu. Cerita tentang seorang gadis kecil yang memiliki kemampuan mengeja kata-kata. 
Gadis itu bertarung dengan ketakutannya sendiri. Ia merasa tidak percaya diri dengan kemampuannya, selain itu, ia juga berpikir jika lingkungan tempat tinggalnya tidak mendukung potensi yang dimilikinya. 

Suatu hari dia bertemu dengan seorang guru yang memberi semangat pada jiwanya untuk berkembang dan menjadi sosok yang berani dan mampu belajar dari manapun, dari siapapun. Gadis kecil itu bernama Akeelah. Ya, nama itu ada dalam sebuah film inspiratif berjudul "Akeelah and The Bee". Kalau kamu belum pernah melihat film tersebut maka saya sangat menyarankan untuk menontonnya dan mengubah pandangan kamu tentang belajar.

Jumat, 04 Agustus 2017

Bijak Bermedia sosial. Kenapa enggak??

Media sosial adalah sesuatu yang sekarang ini hampir dimiliki oleh semua orang. Oh iya? Lalu, apa media sosial yang kamu miliki. Facebook, Twitter, Instagram, Pinterest, Blog, BBM, Whatapps, atau Google plus?? 
Kalau untukku, aku punya semua yang kusebutkan tadi kecuali Pinterest. Kalau kamu mungkin semuanya ya hehe (anak hits)
***
Berbicara mengenai Medsos, coba deh bayangkan, ketika satu orang saja memiliki lebih dari 2 medsos. Itu berarti se-Indonesia kalau digabungan bisa puluhan ribu medsos yang aktif. Nah, Itu juga mengartikan tingkat perputaran, pertukaran dan penyerapan informasi yang ada di media sosial memiliki kecenderungan yang besar.

Rabu, 21 Juni 2017

Jogja Scrummy : Oleh-oleh kekinian yang mantap jiwa

Dulu sebelum negara api menyerang, eh maksudku sebelum aku tinggal di Jogja, sekali denger nama kota tersebut langsung muncul bayangan kata-kata berputar tuing-tuing di atas kepala. Gudeg kalau enggak kata Malioboro. 

Yatttaaaa..
Iya kah Jogja hanya seputar itu?
Enggak juga. Tapi, bagi orang yang baru kenal Jogja, pasti bakalan mikir itu. Lha aku aja punya temen yang kuliah di Malang kalau pas ke Jogja pasti selalu nanyain "Gudeg itu rasanya gimana? atau Malioboro itu jauh gak dari sini (dari kosanku-Red)"

Senin, 19 Juni 2017

Ramadhan : Pilih mudik atau Stay produktif di kampus?

Setelah setahun kita menunggu datangnya bulan tersebut, akhirnya 27 Mei 2017 lalu, ia datang kembali kehadapan kita. Bulan ramadhan, bulan yang penuh keberkahan. Banyak hal-hal baik yang bisa dilakukan oleh kita pada bulan ini. Mencari berbagai macam kebaikan yang berfungsi mengisi ilmu untuk pikiran dan hati. 

Sabtu, 17 Juni 2017

Cerpen dan keinginanku yang menjulang

Source : Google Picture
Pernahkah kau meminta, lantas Tuhan mengabulkan keinginanmu itu dalam waktu yang dekat?


Kamu tahu sobat, itu terjadi pada diriku beberapa hari yang lalu. Dalam sebuah malam yang hening aku meminta kepada-Nya. Aku ingin juara, aku ingin dapat piala tingkat Nasional. Aku ingin dapat penghargaan prestasi mahasiswa dari UNY. Dan itu telah terjadi. Alhamdulillah. Yah, sebenarnya permintaan itu bukan tanpa alasan sih. Aku sedikit iri dengan prestasi dari salah satu mbak kosku. Jadi pengen aja hehe

Senin, 05 Juni 2017

Menang atau kalah tetaplah berkarya

Ket: diatas merupakan  gambar yg saya upload di IG sebagai syarat lomba

Sebuah website yang bekerjasama dengan kementrian membuat sebuah even berkarya dengan hadiah yang cukup besar. Totalnya lebih dari 150 juta. Ada beberapa kategori yang harus dibuat peserta, salah satunya adalah membuat artikel, dan saya termasuk peserta yang mengikuti even tersebut dalam kategori artikel.

Kamis, 13 April 2017

Be a good parent??

Orang tua adalah sosok yang selalu menjadi panutan bagi anak-anaknya. Yaps, apapun yang dilakukan orangtua, memiliki peluang dilakukan oleh anaknya.
Ada sebuah pepatah mengatakan bahwa buah mangga jatuh tak jauh dari pohonnya. Nah dari pepatah itu menggambarkan bahwa sifat seorang anak dengan diri orangtua baik karakter, perilaku dsb memiliki hubungan yang dekat.
Lantas, apa hal yang ingin aku ulas kali ini?
Why I talks about parent?

Sabtu, 01 April 2017

My Dream, My spirit (Cerita dikala gerimis)

Suatu sore di tahun 2018
"Bunga-bunga berwarna pink itu jatuh tepat disekitarku. Mereka melayang berbaur bersama angin. Aku menutup mataku. Merasakan sebuah kesyahduan akan rasa syukur dalam hatiku. Aku ada di negeri sakura."
Sebuah mimpi malam itu. Sungguh sesuatu yang ingin kurasakan suatu hari nanti. Realita yang hampir sama. Sudah sejak lama rasanya aku tak memiliki mimpi yang sama. Bermain bersama hembusan angin di sebuah kota kecil bernama Sakai. Pada saat itu musim semi. Semua ranting yang semula kosong berubah menjadi pink dengan semerbak khas dan segar. Musim sakura.

Jumat, 31 Maret 2017

Resensi : Teacher's diary (Thai film)

Merasa jatuh cinta pada orang yang tak pernah ditemui?
Emang bisa?
***
Hari ini aku membuka-buka kembali laptopku karena bosan. Biasanya rasa bosan kuisi dengan beberapa aktivitas yang membuatku merasa lebih baik. Menulis-nulis seperti sekarang ini, atau sekedar menonton film-film yang ada di laptopku. 

Setelah mencari-cari film, akhirnya aku dapatkan sebuah film yang belum pernah kutonton sama sekali. Judulnya Teacher's diary. Film tersebut merupakan film percintaan buatan negeri Gajah Putih, Thailand. Awalnya aku tak terlalu tertarik dengan alur ceritanya, namun setelah beberapa jalan kuikuti, ternyata filmnya sangat bagus. Recomended banget untuk di tonton.
Teacher's Diary merupakan film yang mengisahkan tentang cinta. Namun pengemasan dan jalan ceritanya sangat bagus dan ispiratif. Tidak seperti film cinta yang biasanya. Adegan di akhir ceritanya juga membuatku benar-benar penasaran dan merasa tak sabar untuk melihatnya.

Oke kembali ke cerita Teacher's Diary.

Dimulai dari cerita 2 tokoh utama yang memerankan masing-masing menjadi guru. Tokoh utama wanita bernama Bu Ann, dan tokoh utama pria bernama pak Song. Keduanya menjadi guru di sebuah sekolah bernama sekolah kapal. Sekolah kapal sendiri merupakan sekolah cabang dari sekolah utama yang berada di kota. Letaknya berada di tengah perairan. Murid-murid yang bersekolah di sekolah kapal merupakan anak-anak dari nelayan di sekitar perairan tersebut. 
***
Dalam cerita, 2 tokoh berperan dalam setting waktu yang berbeda. Pada awalnya, penokohan lebih terlihat pada karakter utama laki-laki, namun diakhir justru sebaliknya.
***
Bu Ann lebih dulu mengajar sedangkan Pak Song meneruskan mengajar di sekolah kapal setelah Bu Ann pergi.
Suatu hari pak Son menemukan sebuah diary diatas papan tulis. Diary tersebut merupakan curhatan sehari-hari bu Ann selama mengajar di sekolah kapal. Lembar demi lembar Pak Song membacanya hingga tak sadar, ia jatuh cinta pada pemilik diary tersebut.

Jatuh cinta pada orang yang belum pernah ditemui?
Dalam film inilah hal unik tersebut terjadi.

Ya, hal unik dari cerita ini pada cara masing-masing tokoh saling jatuh cinta. Cerita ini menurutku lebih mengarah pada inti " Pertemuan jodoh dengan cara yang unik" dan secara tersirat menyampaikan pesan bahwa "Jodoh itu akan selalu satu vibrasi, artinya memiliki kesamaan satu sama lain"

Penasaran dengan ceritanya?
Dijamin ketika melihatnya, akan ada beberapa hal menarik. Tak lupa, didalamnya ada sisipan komedi yang membuat mulut ingin tertawa lepas.

Aku gak akan spoiler terlalu banyak deh. Pokoknya bagus banget ceritanya. Untuk film ini aku beri nilai 10, artinya aku menyukainya. 

Post By : Nurul Mutiara R.A (Manajemen 2013 A UNY)
Resensi pendek film Thailand (di kamar kos, Yogyakarta)

Sabtu, 18 Maret 2017

Pernahkah kamu merasakan Cinta??


Kalau aku ditanya hal yang sama, maka aku akan menjawab sering. Menurutku merasakan cinta itu sesuatu yang manusiawi. Dan aku sering juga merasakannya. Aku tipikal orang yang mudah menyukai seseorang ketika seseorang itu punya sesuatu yang menarik. Bagiku, laki-laki yang menarik itu ketika dia punya karakter peduli oranglain, tegas, anti mengeluh, dewasa, dan memiliki pandangan masa depan yang baik.

Berbicara mengenai cinta, hari ini aku mendapatkan cerita yang inspiratif dari Mb Dewi dan suaminya, Mas To biasa dipanggil. Mb Dewi dan Mas To merupakan pemilik "Nglathak" warung makan tempat aku kerja parttime. Oh iya, mereka juga merupakan tentor dalam kegiatan yang diadakan untuk mendidik calon ayah atau ibu bernama Sekolah Calon Ayah dan Calon Ibu.

Sore ini, Mb Dew bercerita tentang awal-awal berumah tangga. Banyak kendala yang dialami keduanya. salah satunya adalah masalah ekonomi. Pada awal-awal pernikahan, mas To belum memiliki usaha tetap. Usaha kambing milik mereka saat itu masih belum stabil. Bahkan, mb dewi bercerita kalau Mas To melamar dirinya saat menghadapi kebangkrutan untuk usaha perternakan yang dimiliki. Ya, kalau orang yang gak nerima, pasti bakal nolak tuh ama lamaran dari orang yang belum punya apa-apa. Berbeda dengan Mb Dew, karena telah merasa bahwa segala sesuatu pasti ada rezekinya.

Pernah kata Mb Dew, awal-awal menikah, Mb Dew harus nyabit rumput untuk kambing-kambingnya. Dan Mas To sendiri berada di kandang untuk merawat kambing-kambingnya tersebut. 
Pernah juga mb Dewi hanya memiliki uang didompetnya sebesar 10 ribu rupiah,udah listrik rumah dalam keadaan mati karena belum membayar. Wadawww, sangat sangat miris ya, duh...duh...
Harusnya kalau nyala kan bisa masak gitu, tapi karena mati listrik yaudahlah. Cuma bisa pasrah.

Awal-awal menikah dengan keadaan serba pas-pasan memang memiliki tantangan tersendiri bagi pasangan muda. Kelebihan dari itu semua yakni mereka bisa merasakan indahnya berjuang bersama. Masing-masing orang bisa saling memahami bahwa mencari uang itu harus dengan perjuangan dan kerja keras. Tidak tergantung pada orangtua dan belajar untuk memanaj diri sendiri dan keluarga.

Seperti apa yang pernah aku katakan di awal bahwa aku merasakan cinta pada seseorang yang menurutku istimewa. Istimewa bukan karena melihat dari segi ekonomi lho, tapi istimewa dari segi ketahanan hidup. Aku ingin merasakan semangat perjuangan bersama suamiku nantinya. 
Menurutku cinta bukan hanya sekedar menikmati manisnya hidup bersama orang yang dicintai, tapi juga bercerita tentang berjuang dan saling melengkapi kekurangan. Dan yang pasti terdapat perannan Tuhan di dalamnya.

Cerita cinta pasangan Mb Dew dan mas To membuatku belajar bahwa segala sesuatu yang dimulai dari awal itu menyenangkan dan memiliki kesan yang mendalam. Yang pasti tentunya penuh dengan kesabaran.

Semoga suatu hari nanti aku ataupun yang lainnya bisa merasakan semangat perjuangan bersama pasangan baik suka, bahagia maupun saat dalam duka.

Post By : Nurul Mutiara R.A (Manajemen A 2013 UNY) di Warung Sate Nglathak jalan Seruni no 7

Kamis, 23 Februari 2017

Kekagumanku pada Jepang dan mimpi-mimpiku dimasa lalu

Seorang anak mendongak keatas, melihat sebuah benda terbang diantara awan-awan putih dan langit yang biru. Benda itu merupakan pesawat yang entah, membawa penumpangnya pergi kemana. Tak tahu. 

Anak itu terus menatap pesawat itu hingga kemudian hilang karena jauh dari jangkauan matanya. Di lubuk hati anak itu dia merasa bahagia. Bersama senyuman penuh harap, doa-doa dan impiannya, ia tersenyum melambaikan tangan. "Pesawat, suatu hari kau akan membawaku ke Jepang dan berkeliling dunia"

Dan, anak itu adalah aku. Kadang aku merasa konyol ketika mengingatnya. Haha, sebuah tindakan yang mengalir begitu saja dari anak SMP kelas 2 yang ingin melakukan perjalanan ke luar negeri. Ke Negeri sakura. Jepang.


***

Jepang. Sebuah negara yang berada di daftar paling atas dalam buku catatanku ketika masih SMP.
Suatu hari di sebuah pagi yang damai, aku pernah menulis cerita tentang Jepang versi anak SMP. Aku bercerita tentang Jepang melalui anime yang aku tonton. Salah satu Anime itu adalah InuYasha---sebuah anime dan komik karangan Takahashi Rumiko. 
Dari Inuyasha itu aku mulai mengenal Jepang dan menjadi tertarik lebih jauh tentangnya. Hal yang paling kuingat mengenai Jepang kala itu adalah bunga sakura dan gerbang berwarna merah yang selalu ada pada setting tempat di anime-anime yang aku tonton, tak terkecuali Inuyasha. 
Sumber : Google

Jujur, dulu aku memiliki keterbatasan untuk mengetahui lebih detail tentang Jepang. 
Yap, karena aku masih anak-anak dan fasilitas untuk searching informasi sangat terbatas di kotaku.

***
Seminggu yang lalu teman satu kosku diberi satu dus komik dari berbagai negara. Salah satunya dari Jepang. Setumpuk komik yang membuatku tertarik adalah komik yang berjudul The Law Of Ueki karangan Fukuchi Tsubasa. Komik tersebut melayangkan kembali pikiranku mengenai hal-hal yang membuatku mengenal Jepang dan ketertarikanku pada nya. The Law Of Ueki adalah salah satu anime yang pernah ku tonton bersamaan dengan Inuyasha kala itu. Ceritanya sama tentang persahabatan dan petualangan. 
Well, komik dan anime menjadi perantara pertama yang membuatku berpikir betapa luar biasa dan menariknya negara Jepang. Terutama mengenai budaya dan pemandangan yang tiada duanya, seperti Fuji-yama yang terkenal itu dan bunga Sakura yang mekar dengan Indahnya setiap kali musim semi.

Mekarnya bunga sakura merupakan hal yang paling ingin kusaksikan bahkan sampai sekarang. Hanami, atau biasa disebut festival menikmati bunga sakura yang mekar. Andai aku bisa merealisasikan keinginan menikmati "hanami" tersebut, bakal menjadi sesuatu yang terlupakan dalam hidupku.

Wait,...
Berapa lama ya aku menyimpan keinginan itu?

Aku sekarang kuliah semester akhir pada program manajemen di salah satu universitas di kota Jogja.
Bayangkan saja deh waktuku untuk mengagumi dan menyimpan keinginanku untuk pergi kesana telah terdiam sejak lama. Rasanya bahagia jika suatu hari aku bisa menginjakkan kakiku disana.

Ketertarikanku pada Jepang membuatku belajar bahasa Jepang secara otodidak melalui buku-buku dan terkadang setiap kosakata baru yang aku temui selalu kucatat sebagai bahan pembelajaranku. Ya, aku memang masih belajar dasar, namun setidaknya aku memahami beberapa kalimat yang biasa digunakan orang Jepang saat pertama bertemu seperti kalimat perkenalan sederhana.
Aku pernah bermimpi melakukan perjalanan ke Jepang setiap kali aku melihat pesawat yang lewat. Entah melalui program pertukaran mahasiswa, liburan atau berkesempatan belajar disana. Sepertinya akan menjadi momen tak terlupakan dan menyenangkan jika itu bisa terjadi.

***
HIS Travel dan HAnavi
Di suatu sore yang ceria di depan laptop, aku searching beberapa informasi penerbangan dan agen travel yang memiliki destinasi ke Internasional, terutama negara-negara asia timur. Dan,
Taraaa...
Aku menemukan HIS Travel Indonesia yang memiliki informasi lengkap seputar traveling ke luar negeri. HIS travel merupakan sebuah agensi yang menyediakan paket wisata dimulai dari jasa travel, hotel, penerbangan dan juga jasa pendukung perjalanan lainnya seperti Visa, penyedia informasi seputar perjalanan, dan persewaan wi-fi serta transportasi pendukung.

Nah, khusus untuk paket perjalanan ke Jepang, HIS travel berkolaborasi dengan Ana (All Nipon Airways) dalam melayani para wisatawan asing yang akan melakukan perjalanan liburan ke negeri sakura tersebut. Kolaborasi tersebut bernama HAnavi. 

Well, Kolaborasi itu bertujuan untuk memudahkan para traveller ketika memilih penerbangan dan hotel sebagai tempat wisatawan menginap. HAnavi menawarkan berbagai macam pelayanan dan informasi mengenai hotel yang bisa di booking oleh para wisatawan.

Why, I Love Jepang?
Okay, sekarang saatnya aku bercerita kenapa aku suka dan bermimpi untuk bisa menginjakkan kaki di negara Jepang?
Bagiku, Jepang merupakan negara yang kental dengan budaya dan pemandangan musim semi yang tak biasa. Lho, mengapa tak biasa?

Karena pada musim semi, Jepang akan berwarna pink. Yes, pink yang diakibatkan oleh bunga sakura yang bermekaran. 
Pemandangan bunga-bunga yang bermekaran itu tak biasa ditemukan di negara-negara lainnya. Mungkin untuk negara yang berdekatan masih bisa ditemukan. Tapi tak semuanya.
Nah pada saat Sakura bermekaran, terdapat sebuah kebiasaan di Jepang yang disebut Hanami.
Hanami merupakan aktivitas yang dilakukan oleh masyarakat Jepang setiap kali pohon sakura bersemi. Mereka akan duduk-duduk dibawah pohon sakura yang sedang mekar dengan indahnya sambil menikmati kebersamaan bersama keluarga, rekan kerja dan teman-teman sekolah.

Keunikan lain yang bisa kulihat dari negara ini adalah budaya disiplin dan kerja keras masyarakatnya, aku juga mengagumi budaya yang berasal dari warisan leluhur yang masih dilestarikan oleh masyarakat Jepang, bahkan oleh pemuda-pemudinya. Budaya-budaya tersebut diantaranya Ikebana, Hinamatsuri, upacara minum teh, dan termasuk Hanami.

Seperti yang aku ulas pada kalimat pertama paragraf sebelumnya, yakni tentang budaya disiplin masyarakat Jepang. Aku hanya berpikir menggambarkan mereka sesuai ilustrasi yang ada di pikiranku berdasarkan beberapa artikel yang kubaca.

Masyarakat Jepang sangat menjunjung tinggi nilai kedisiplinan dan kepatuhan terhadap lalu lintas. Tidak hanya pengendara kendaraan pribadi, bahkan pejalan kakinya pun melakukan tindakan disiplin dan menempatkan keselamatan pada hal yang utama. Thats it....

Selanjutnya, kebiasaan masyarakat Jepang dalam bertransportasi umum. Menggunakan transportasi umum menjadi bagian dari perjalanan mereka sehari-hari. Seperti yang sering kuamati, kereta api masih menjadi sarana favorit masyarakat Jepang. Jika mereka melalui jarak yang dekat, mereka lebih suka berjalan kaki atau bersepeda, nah bagian inilah yang membuatku merasa kagum pada masyarakat Jepang. Tindakan yang ramah lingkungan dan menyehatkan.
Ketiga, ketertiban sekaligus budaya  yang membuatku kagum adalah mengantri. 
Sumber : Google

Mengantri merupakan cara yang dilakukan oleh orang Jepang ketika berada pada situasi yang ramai. Mengantri sangat membutuhkan kesabaran. Dan mereka bisa belajar untuk mengelola rasa sabar dan menghargai oranglain melalui kegiatan mengantri tersebut. Budaya yang sangat berarti untuk membentuk karakter baik.

Demikian hal-hal mengenai negara Jepang yang membuatku kagum. Mulai dari budaya, media hiburan anak (komik) dan pemandangannya. Aku jatuh cinta. Jika suatu hari aku bisa melakukan wisata ke Jepang sekaligus belajar secara langsung. Aku akan merasa begitu bahagia. Sekali lagi. Itu akan menjadi perjalanan tak terlupakan dan penuh dengan keajaiban.

Teringat untuk Wisata ke Jepang dengan cara cepat dan mudah??
Cek langsung HAnavi :)

(Artikel ini diikutsertakan dalam kontes blog Amazing Sakura oleh HIS Travel)


#HISAmazingSakura

Post by : Nurul Mutiara R.A (Manajemen A 2013 Universitas Negeri Yogyakarta)

Jumat, 10 Februari 2017

Piper

Pernah mendengar tentang Piper??
atau
Pernah melihat film Finding Dorry?

Okay, bagi kamu yang sudah pernah nonton Finding Dorry, sebenarnya bersamaan dengan film tersebut, Pixar Studio juga merilis film pendek dengan judul Piper.
Ya, Piper merupakan film pendek  yang di sutradarai oleh Alan Barillaro---bercerita tentang seekor bayi burung yang baru belajar untuk berburu makanannya.
Source : Google 

Jika menyaksikan film ini, penonton akan di sajikan dengan pemandangan awal, sekelompok burung-burung yang sedang mencari kerang ketika ombak menjauh, namun mereka (kelompok burung) itu akan berlari menghindar ketika ombak datang kembali. So, waktu yang mereka gunakan untuk berburu kerang sangat terbatas. 

***
Seekor induk burung membangunkan bayinya. Menyuruh bayinya untuk melihatnya berburu diantara kelompoknya. Piper, nama bayi burung itu, awalnya mengira ibunya akan memberikannya makan setelah mendapatkan kerang. Namun, ternyata ibunya hanya mencontohkan pada Piper cara mendapatkan kerang. Piper mulai di ajak mandiri untuk berburu kerang didalam pasir.
Source : Google

Ketika Piper sedang asyik belajar mengambil kerang dari dalam pasir, tiba-tiba ibu Piper dan kelompoknya menyuruh Piper untuk berlari menghindar. Yaps, itu karena ombak mulai datang kembali yang berarti mereka akan tenggelam didalamnya jika tak menghindar.
Piper segera menuruti ibunya, namun karena ia asyik memperhatikan gumpalan busa yang muncul di permukaan pasir, ia kemudian tergulung ombak.

Tergulung dan tenggelam di ombak membuat Piper menjadi trauma. Ia mulai takut dengan ombak dan tak mau ikut berburu kerang ketika diajak oleh ibunya.

Suatu ketika dia mulai terdesak karena lapar. Well, akhirnya dia nekat dan mulai belajar berburu kembali. 

Dari kejauhan ia melihat kerang yang muncul ke permukaan pasir. Ia mulai berlari untuk memburu kerang itu. Tetapi ketika  ia hampir sampai ombak mulai datang dan itu membuatnya takut. Piper kemudian berlari menjauh dan sembunyi. 

Persembunyian itu ternyata mempertemukan ia dengan kelomang kecil yang juga baru belajar. Kelomang kecil itu juga mencari kerang-kerang untuk dimakan. Kelomang itu mulai menggali untuk menemukan kerang yang masih berisi. Piper memperhatikannya, dan ketika ombak mulai datang Piper melakukan hal yang sama seperti kelomang kecil itu. Ia menggali pasir kemudian masuk kedalamnya. Ombak mulai merendam tubuhnya. Ketika terendam, Piper melihat bahwa kerang-kerang justru terlihat ketika di dalam air. Dan, kenyataan itu membuatnya belajar untuk berburu kerang dengan benar.
Source : Google

Well, mengulas suatu cerita berarti aku juga harus mengulas apa yang kudapatkan dari cerita itu. Sebuah amanah.

Bagiku, aku mendapati bahwa keberanian itu muncul ketika kita menghadapi ketakutan yang ada dalam diri. Tokoh Piper pada akhirnya bahagia ketika berburu kerang di antara ombak. Dari yang awalnya ia takut, kemudian berburu di antara ombak malah menjadi hal yang menyenangkan. Ia tak seperti yang lainnya yang justru menghindar ketika ombak telah datang. Ia tokoh yang digambarkan anti-mainstream dalam berburu kerang.

Jika dianalogikan dalam kehidupan manusia, aku bisa menyimpulkan mengenai pembelajaran menghadapi rasa takut dan belajar pada pengalaman orang lain.
Memang, setiap orang memiliki rasa takut. Tetapi rasa takut itu seharunya memberi kita pelajaran untuk bertahan dan melawan. That's life...

Selain itu film Piper juga memberi aku sebuah pemahaman bahwa pengalaman itu mencontohkan dan memberi pelajaran berharga bagi oranglain. Baik itu melalui teman atau pengalaman yang di alami oleh diri sendiri. 

Yeass, Piper is a short story which has a valuable message. I like and I love it...

Kalian musti nonton ceritanya, inspiring dan lucu banget tokohnya banget :)


Post by Nurul Mutiara R.A at 17.49 di sekretariat UKM

Rabu, 08 Februari 2017

Ueki dan Nostalgia Masa Lalu

Beberapa waktu yang lalu salah satu mbak kosku diberi oleh temannya 1 kardus komik. Komik yang diberikan bermacam-macam. Ada yang berasal dari Jepang, Indonesia sendiri dan dari Korea Selatan.
Satu hal yang menarik bagi diriku adalah setumpuk komik yang berjudul "The Law Of Ueki" di dasar kardus.
Yap, Ueki adalah tokoh kesukaanku ketika aku masih kelas 2 SMP dulu. Dulu setiap serial anime The Law Of Ueki tayang di televisi, aku tak pernah melewatkan walau hanya sehari. 
The law of Ueki merupakan anime Jepang yang membuatku menghargai sebuah persahabatan. Bahkan keinginanku untuk menolong oranglain itu, terinspirasi dari anime ini.

Kembali ke tumpukkan komik Ueki. Mbak kosku mendapat komik lengkap cerita Ueki. Yaitu seri 1 sampai 16. Senang rasanya aku bisa menemui tokoh itu lagi. Banyak hal yang kudapatkan ketika menonton cerita dalam anime tersebut. Dan sekarang aku bisa membacanya kapan saja karena tersedia dikosan.

Berbicara mengenai komik, dulu aku ingin sekali memiliki serial komik untuk setiap anime Jepang yang aku sukai. Misalnya saja Inuyasha, detektif Conan, Serial The Law of Ueki ini, Naruto dan Doraemon. Namun karena tak ada tempat dan membutuhkan dana untuk membeli semuanya, akhirnya keinginan itu pun belum bisa tersampaikan. Tak terduga aku bisa membaca komik2 itu di sini.
Sumber : Google
Oh iya, dalam blog kali ini aku ingin menceritakan tentangku dan Ueki. Sebuah keinginanku yang muncul menggebu karena tokoh itu. Ueki. Seorang anak super yang memiliki hati emas. Dia seorang sahabat sejati. Seorang anak yang rela mengorbankan hidupnya untuk menolong teman-temannya. Aku suka karakternya. Meskipun dia adalah tokoh yang cukup ceroboh, keras kepala dan cerewet. Namun disisi yang lain dia tokoh yang tak pernah menyerah, rela berkorban dan baik hati.

Membaca kembali komiknya, membuatku kembali pada masa SMP dulu. Dan lagi, aku kembali menerobos waktu untuk kembali bertemu masa lalu. Masa menjadi orang yang tak pernah takut menghadapi apapun. Ya, aku ingin menghidupkan kembali masa lalu ku itu. Setidaknya melalui aku bercerita disini aku menjadi terkenang mengenai sebuah cerita yang membuatku menjadi hidup dan berwarna.

The Law Of Ueki merupakan komik karya Fukuchi Tsubasa. Dulu aku menonton serial TV nya mulai dari pertengahan. Yahh, waktu itu aku baru mengenal judulnya dan iseng menonton. Namun setelah aku memahami setiap alur ceritanya, aku jadi menyukai ceritanya. Adapun tokoh-tokoh utama dalam cerita tersebut yakni Sano, Ueki, Rinko, Tenko, Ai Mori, dan Hideyoshi. Berikut gambar yang sudah disesuaikan dengan urutan nama tokoh.
Sumber : Google
Episodenya berakhir kalau tidak salah pada episode 51. Saat itu pertarungan terakhir antara tim Ueki dengan tokoh antagonis bernama Anon. Anon sendiri baru muncul pada episode-episode hampir terakhir. Dia tokoh yang memiliki karakter buruk karena keinginan untuk balas dendam. Dia adalah tokoh yang diceritakan berasal dari dunia bawah.

Mungkin untuk lebih lanjut, resensi cerita The Law Of Ueki Bisa aku tuliskan pada postingan selanjutnya (gak janji sih). Di postingan ini aku sebenarnya hanya ingin bercerita tentang kesempatanku untuk mengenang kembali cerita Ueki melalui komik.

Di cerita Ueki memang banyak sekali pertarungan dan kekerasan. Bagiku, cerita ini tidak rekomended untuk anak-anak di bawah umur. Jika terpaksa, aku lebih merekomendasikan untuk ditonton bersama orangtua mereka, sehingga tidak terjadi penyimpangan psikologis yang mungkin saja terjadi yang disebabkan oleh pertarungan-pertarungan didalamnya. Tahu kan, anak kecil biasanya suka meniru dan takutku bisa di aplikasikan ke kehidupan nyata. 

Masa ketika aku SMP---Ueki---membuatku semarak dan berwarna. Setiap kali akan tayang, aku selalu stay nomor satu didepan televisi. Hehe, awalnya aku saja yang menyukai Ueki, tapi ternyata adik-adikku ketularan suka anime setelah nonton Ueki. 

Mungkin ini sekilas ceritaku tentang aku dan Ueki. Komik-komik itu benar-benar menyeret pikiranku untuk bernostalgia pada masa lalu. Yeahhh, adakalanya masa lalu ku panggil kembali untuk memberi semangat pada diriku sendiri. Yup, secara tak sadar cerita Ueki membuatku terinpirasi pada sebuah pertemanan yang tulus. Aku suka. Dan aku begitu bahagia bisa kembali melayangkan pikiranku pada masa itu. Seolah masuk mesin waktu, dan ini membuatku harus memiliki semangat dan kebahagiaan seperti saat ini. 


Post by : Nurul Mutiara R.A : at kosan Yogyakarta city 

Selasa, 31 Januari 2017

Lets be good Wife and Super Mom

Sembari belajar desain ringan di laptopku, aku membaca beberapa artikel yang muncul di beranda facebookku. Di berandaku aku menemukan opini mengenai nikah muda. Nikah muda kurasa menjadi booming akhir-akhir ini semenjak putra dari Ustad Arifin Ilham--Alvin--menikah di usia yang sangat belia yakni 17 tahun.

***
Hai my blogku yang kece,

Aku hari ini ingin banget berbagi uneg-uneg mengenai pernikahan menurut versiku dan persiapan-persiapan yang harus dilakukan ketika menjadi calon istri.
Yaps, Setidaknya tulisanku ini nantinya untuk mengingatkanku kalau aku mau menikah---Mungkin bisa jadikan pengingat supaya aku bisa menjadi istri dan ibu yang baik. Cia..cia..cia 
But, sebelum itu aku akan memulainya dari opiniku mengenai pernikahan dan nikah muda.

Pernikahan sejatinya merupakan cara terbaik untuk menyatukan 2 orang yang saling mencintai. Ya, pernikahan membawa manusia pada penyatuan cinta yang sah dan hakiki. Banyak orang melakukan pernikahan karena berbagai alasan. Salah satunya alasan mengindari tindakan yang buruk (Zina). Untuk mengindari tindakan yang tak diinginkan, pernikahan menjadi salah satu jalan yang dipilih orangtua. Di desa-desa misalnya, banyak terjadi pernikahan di usia yang sangat muda

Banyak  temanku SMP dan SMA yang sudah menikah . Rata-rata dari mereka tak melanjutkan ke jenjang pendidikan yang lebih tinggi. Mereka sudah bekerja dan berpenghasilan sendiri. Sehingga tidak heran kalau mereka memutuskan untuk menikah. Namun disisi lain ada juga yang menikah muda karena Accident. Yups, (Maaf) hamil diluar nikah. 
Melihat alasan yang terakhir, aku sangat setuju jika pernikahan di usia muda di lakukan. Yakni untuk menghindari zina. Namun keputusan melakukan pernikahan muda pun perlu adanya persiapan.

Di usia seperti sekarang ini aku sudah  harus memikirkan banyak hal (Persiapan yang dibutuhkan untuk menikah). Bukan hanya mengenai finance namun juga mengenai mental. Persiapan untuk suatu pernikahan itu membutuhkan :

1. Material (Bukan material bangunan lho ya)
Material berupa kemampuan finansial. Nah untuk ini bisa diusahakan. Aku tidak menitikberatkan memilih calon suami yang kaya, tamvan rupawan,  memiliki kendaraan ala Boy anak jalanan atau mobil Lamborghini ala Milyarder Dubai. Tak harus seperti itu. Materi yang aku butuhkan untuk sebuah pernikahan nantinya adalah kecukupan pembayaran biaya-biaya hidup seperti kebutuhan rumah tangga, tempat tinggal dan biaya perkembangan anak-anak. Pendidikan dan juga kebutuhan fisik mereka.  Sekedar bocoran nih,
kriteria calon suamiku sih lebih  pada dia memiliki karakter, agama yang baik dan tentu aku mencintainya. Kalau dia memiliki karakter atau ahlak yang baik tentu memiliki tanggungjawab menafkahi, bekerja keras, tak mudah mengeluh dan sebagainya.

2. Mental
Mental berani dan tak mudah mengeluh untuk menjadi seorang istri dan ibu. Ini penting banget. Apalagi ketika jadi ibu untuk pertama kalinya. 
Menurut sebuah penelitian, seorang wanita akan mengalami sindrom pasca melahirkan yang disebut Baby Blues. Sindrom ini terjadi pada 14 hari hingga 1 bulan pertama pasca melahirkan. Gejala yang dialami berupa kegalauan dan kecemasan berlebih. Hal tersebut disebabkan oleh penurunan hormon estrogen yang membuat seorang ibu akan mengalami rasa lelah, depresi dan perubahan mood yang sering. (Bidanku.com)

Belum lagi kehadiran si kecil akan mengurangi intensitas istirahat karena harus mengawasi siang malam. Itu akan membuat tingkat depresi naik.

Gejala-gejala Baby Blues diantaranya :
a. Rasa sedih dan depresi yang berlebihan hingga si ibu sering menangis.
b. Emosi sangat labil, mudah marah, tersinggung dan kehilangan rasa sabar.
c. Sering merasa cemas tanpa alasan
d. Sering mengalami rasa takut
  
Nah karena alasan-alasan diataslah seorang perempuan (laki-laki juga sih, tapi lagi mbahas dari sudut perempuan) perlu mempersiapkan pernikahannya. Supaya ketika mengalami kendala seperti BB Sindrom tadi, setidaknya  sudah ada persiapan mental dan dukungan dari keluarga terutama dukungan dari suami.

Makanya sebelum aku menikah nanti, aku mau melakukan persiapan dulu. Aku harus lulus dari perkuliahanku ini yang utama (Skripsi wae masih belum kelar hehehe). Setelah lulus, aku akan bekerja, minimal punya penghasilan untuk ditabung. Kalau udah kerja mah seenggaknya tenang. Kan udah punya penghasilan sendiri. Gak hanya mengandalkan uang suami. Pengennya sih, kedua-duanya bisa saling bekerja sama kalau urusan finansial.
Next, 
Aku kudu belajar jadi koki yang hebat. Aku bisa masak sih, tapi untuk masakan yang relatif mudah. Belum bisa masak opor, rendang, brongkos dan sebagainya yang membutuhkan bumbu dan teknik masak yang lebih kompleks. Pinginnya sembari belajar dari internet gitu biar ahli. Biar suami dan anak-anak rindu masakan rumah. Eaaaaaaakkk

Next reason,
Aku punya adik kecil-kecil yang tak bisa kulepas begitu saja. Aku masih punya tanggungjawab sebagai kakak untuk memberi pendidikan dan kehidupan yang cukup bagi mereka.  Aku tak mau meninggalkan mereka begitu saja. Yahh, aku sangat menyayangi mereka.

Dan yang lebih penting lagi, aku kudu mempersiapkan mental dan pendidikan untuk anak-anakku nanti. Kalau kamu pernah dengar kalimat " Madrasah pertama bagi anak adalah ibu mereka" nah dari situ aku kudu tahu juga harus mendidik seperti apa. Dari segi ilmu agama dan juga ilmu pengetahuan umum. Makanya aku mau belajar dulu biar bisa jadi ibu yang cerdas. I wanna be superman mom for my children in the future.
yoi, itu beberapa alasan dan persiapan yang harus kulakukan sebelum aku memutuskan untuk menikah. Aku harus punya persiapan dan planning-planning kedepan.

Well, 
Pernikahan itu sesuatu yang sakral. Pernikahan adalah sesuatu yang penting dan harus di siapkan sedari dini. Tak masalah memilih menikah muda atau menikah pada usia matang, yang penting adalah tentang kesiapan fisik, mental dan juga finansial. Jangan sampai terjadi kendala (Misalnya kendala ekonomi) yang tak bisa terselesaikan dan berujung pada sebuah perceraian. Duh, kasihan nanti anaknya kalau terjadi broken home.

Yokk, untuk calon ibu...
Mari belajar bersama. Belajar menjadi calon istri yang baik dan menjadi calon ibu yang hebat. 
Sudah tahu tho ya kalau sekarang zaman yang begitu bebas. Arus informasi begitu deras dan mudah untuk diakses. Hal tersebut membuat informasi positif dan negatif (berita-berita hoaks, kekerasan, tindakan eksploitasi) bisa dengan mudah muncul melalui internet. Banyak sekali tontonan-tontonan yang kurang mengedepankan nilai edukasi di televisi. Itu sangat mempengaruhi perkembangan mental anak. Para ibu harus menjadi barrier pertama untuk menfilter segala bentuk informasi negatif bagi anak-anak mereka, sehingga mental mereka (anak-anak kecil) bisa di bentuk baik dari awal.

***
Pernikahan bukan hanya berbicara mengenai persatuan 2 orang manusia, laki-laki dan perempuan. Tapi juga persiapan melahirkan calon penerus masa depan. Jadi banyak hal yang harus dipelajari dan dipersiapkan. Okay....
Itu sih sebenarnya uneg-uneg yang ingin aku keluarkan dari dalam pikiran. Saat ini hal terpenting buatku adalah memperbaiki diri dan juga terus belajar. 

Lets become good Wife and Super Mom :)

Post by Nurul Mutiara R.A : Yogyakarta : Kos Nusa Indah : 23.56