Minggu, 24 Januari 2016

MY TEAM, MY PRECIOUS MEMORY AT (PEMDES) 2014

Dua tahun silam, tepatnya tahun 2014 aku bertemu dengan teman-teman yang luar biasa. Mereka satu kelompok denganku dalam kegiatan bernama Pemdes (Pembinaan Desain Alat). Pemdes merupakan proker (program Kerja) yang diselenggarakan oleh divisi Teknologi Tepat Guna di organisasi yang ku ikuti.

Dalam proker tesebut, kami diharuskan memiliki ide untuk menyelesaikan permasalahan di tempat observasi.
Saat itu tempat observasi yang kami datangi adalah pabrik tahu skala rumahan yang terletak di desa Srandakan, Yogyakarta. Disana banyak sekali rumah-rumah yang memproduksi tahu. Mungkin, karena itulah daerah Srandakan cukup dikenal sebagai wilayah penghasil tahu di wilayah Yogyakarta.
Dari hasil pengamatan, kami diwajibkan memberi sumbangan ide pembuatan alat yang nanti akan dipresentasikan di waktu yang lain.
Aku masih ingat saat itu aku dan temanku itu merupakan kelompok empat. kelompok kami saat itu mempunyai ide untuk membuat pemotong tahu. Aku lupa teknis pemotongnya seperti apa namun karena saat itu ide kami hampir sama dengan kelompok 2. Akhirnya kami memutuskan untuk mengganti ide dan mempresentasikannya di waktu lain yang telah ditentukan.

Satu minggu setelah itu, kami kelompok 4 (terdiri dari Christanto Utomo, Ilham Surfani, Fanizar Helmi dan aku) mendapatkan satu ide yang memang berbeda dengan tujuan pemecahan masalah dari tempat observasi. Kami memiliki ide untuk membuat alat pendeteksi kemurnian bensin. Namanya Gaster.

Dalam kelompok nantinya, kami memiliki tugas masing-masing. Aku mendapat tugas membuat presentasi dan sebagai presenter saat presentasi nanti bersama Mas Fanizar, dari prodi Teknik Sipil dan Perencanaan. Dua lainnya, Chris bertugas sebagai bagian yang menjelaskan ide dari Gaster sendiri. Sedangkan Ilham bertugas membuat desain alat yang ada. Setiap anggota kelompok punya porsi masing-masing dalam melaksanakan project tersebut.

***
Kegiatan di atas sudah berjalan 2 tahun yang lalu. Rasanya aku rindu. Aku rindu masa ketika berkumpul dengan mereka. Bercerita tentang ide-ide gila dan juga saling mengenal dan berinteraksi satu sama lain. Mereka adalah teman-teman yang hebat.
Sampai sekarang ini, anggota kelompok 4 yang masih berkomunikasi denganku adalah Ilham dan Chris. kalau Chris lebih sibuk pada penyelesaian perkuliahannya karena ia mengambil program diploma.
Kalau Ilham, dia sibuk di kegiatan perkuliahan dan juga di bagian desain GUT (Garuda UNY Team) yang merupakan tim mobil andalan dari UNY.
Di GUT, Ilham termasuk desainer penting karena keahlian desainnya itu luar biasa. Dia mahir dalam penggunaan CAD, yakni melalui software inventor dan juga Solidwork.
Aku sering mengamati desain-desain yang dibuat olehnya. Semuanya detail dan sangat rapi. Benar-benar seorang desainer yang keren.
Oh iya,
Aku sudah bisa melihat kemampuan itu saat mempresentasikan Gaster. Aku sudah tahu bahwa Ilham akan berkembang melalui kemampuan desainnya itu.
Dan ternyata hal itu cukup terbukti untuk sekarang. Hehe

***
Setiap orang punya satu kelebihan dalam hidupnya. Dan aku melihat itu semua dari teman-temanku kelompok 4.
Chris sekarang sedang menjalani serangkaian proses untuk mendapatkan gelar diplomanya sekaligus menyelesaikan study secepatnya di prodinya teknik mesin.
Mas Fanizar sekarang sedang menjalani kegiatan proyek akhir untuk prodi teknik sipil dan perencanaan. Mungkin juga sedang sibuk skripsi.
Untuk aku. Aku sedang menjalani amanah ku diperkuliahan dan juga di organisasi sebagai wakil ketua.
Dan Ilham surfani, dia sedang menjalani pengembangan dirinya di GUT UNY sebagai tim desain. 

***
Untuk kalian teman-temanku, semoga kita semua nanti bisa memiliki jalan sukses masing-masing. 
Aku tak akan pernah melupakan pernah bertemu dengan orang-orang seperti kalian.

Good luck dan semoga sukses untuk kita semua :)


POST BY : 
Nurul Mutiara Risqi Amalia (Manajemen 2013 UNY, 21.53 wib di kosan ULYA)
Yogyakarta 



4 komentar:

  1. wuiiih keren kalian.
    sukses buat kalian.

    BalasHapus
  2. Aamiin,
    makasih mas laksono,semoga yang mendoakan juga mendapatkan hal yang sama :)

    BalasHapus
  3. Waah tim yg kompak dan tak mudah melupakan kekompakan yg pernah terbina.
    Tp sukses meskipun di jalan yg berbeda yaa

    BalasHapus