Minggu, 14 Juni 2015

KRI 2015

Tidak mendapatkan juara 1,2 ataupun 3 bukan berarti kalah telak. Hal tersebut mengartikan bahwa kita masih harus lebih belajar dan memperbaiki diri. Saat ini tim robotika UNY telah bertanding di Universitas Muhammadiyah Yogyakarta, dan UNY berhasil memperoleh juara harapan pada KRPAI (Kontes Robot Pemadam Api Indonesia) kategori beroda dan berkaki. Meski belum mendapatkan predikat juara pertama, namun bagiku tim robot benar-benar hebat. Bisa bertahan dan bertanding sejauh ini merupakan sesuatu yang luar biasa. 

Tim robot yang dinaungi oleh UKM Rekayasa Teknologi ini memang sudah beberapa kali melakukan kompetisi tingkat nasional dalam ajang KRI ( Kontes Robot Indonesia). Tahun lalu UNY mendapat kesempatan menjadi tuan rumah KRI 2014. Pertandingan tahun lalu juga UNY berhasil menorehkan juara pada KRPAI. Saya masih ingat ketika itu saya menjadi tim suporter untuk mendukung aksi robot-robot UNY berlaga di lapangan. Mereka begitu hebat dan luar biasa. Tak hanya itu, saya juga berkesempatan untuk melihat aksi robot dari universitas lain. Tentu yang hebat adalah penampilan robot dari ITS dan PENS. Aksi robot mereka luar biasa. 

Tahun ini saya memang belum memiliki kesempatan untuk menjadi suporter KRI seperti tahun lalu. Namun dari informasi yang di sebarluaskan oleh teman-teman UNY itu sudah cukup memberikan informasi mengenai pertandingan disana. Untuk Tim Robot UNY , Teman-teman dari UKM Rekayasa Teknologi juga semua pendukung dari UNY. Kalian Luar biasa :)

Post By : Nurul Mutiara Risqi Amalia 
                Manajemen A 2013

Sabtu, 06 Juni 2015

Sebuah Cerita Dariku



Tak terasa tahun ini sudah 2015, yang berarti akan ada pergantian tahun ajaran baru di universitas ini. Tiba-tiba aku teringat tahun-tahun pertamaku dulu saat pertama kali menginjakkan kaki di UNY. Dengan rasa kagum dan juga heran, aku memasuki gerbang universitas dan berjalan menuju rektorat. Saat itu aku datang ke Yogyakarta ini bersama Ayahku. 2013. Aku memulai segalanya di kota Gudeg ini. Dari mulai menjalani perkuliahan sampai mengikuti kegiatan organisasi tingkat universitas. Aku bersyukur karena Tuhan memberiku kesempatan untuk  tinggal di kota dengan penampang budaya yang begitu kental serta memiliki karakteristik di setiap sudutnya. Disini pula aku mengenal teman-teman dengan berbagai kesibukan dengan bermacam karakteristik.

Aku masih ingat saat-saat aku belum mengerti apapun tentang perkuliahan. Segalanya begitu kosong. Melihat dan mempelajari deretan peraturan yang ada di buku “Etika perkuliahan dan organisasi” yang membuatku bertambah bingung. Banyak istilah-istilah baru yang kudapati, saat pertama kali melakukan registrasi dan juga persiapan pendaftaran OSPEK. Tiga hari aku dan semua mahasiswa baru melakukan Orientasi Pengenalan Kampus. Cukup melelahkan memang tapi juga menyenangkan.Apalagi saat mahasiswa baru dikumpulkan di sebuah Gor untuk bertemu muka antarfakultas. Fakultasku bernuansa merah muda. Yap, Itulah fakultas Ekonomi. Fakultas dengan semboyan BRIGHT. Fakultas Ekonomi merupakan pecahan dari fakultas lain yakni Fakultas Ilmu Sosial. Dulu namanya FISE. Fakultas Ekonomi memang tidak terlau luas karena hanya terdiri dari beberapa gedung kuliah saja. Kembali ke suasana di Gor. Pertemuan antarfakultas begitu ramai dan heboh. Setiap fakultas disiapkan untuk bertanding yel-yel dan juga kekompakan. Tentu, pemenang saat itu sudah bisa aku duga. Fakultas Teknik. FT begitu disingkatnya begitu ramai dan benar-benar kreatif. Mereka menonjolkan sisi kekhasan, yakni Co card berupa burung garuda yang dilengkapi dengan lampu. Khas anak teknik electrical. Sekilas tentang fakultas teknik dan Fakultas Ekonomi. Masih ada 5 fakultas lain di UNY ini. Fakultas Ilmu sosial, Fakultas Ilmu Keolahragaan, Fakultas Matematika dan IPA, Fakultas Bahasa dan Seni, dan Fakultas Ilmu Pendidikan.

Ulasan tadi merupakan flashback ku ketika pertama kali aku menjalani awal-awal perkuliahan di UNY. Sekarang ini aku sedang menjalani masa pembelajaran yang akan ditujukan untuk pemilihan konsentrasi. Aku kuliah di prodi Manajemen dimana terdapat 3 konsentrasi yakni Manajemen SDM, Manajemen Keuangan dan Manajemen Pemasaran. Semester depan, tepatnya semester 5 aku akan memilih di konsentrasi Manajemen Sumber Daya Manusia. Aku tertarik untuk mempelajari karakteristik manusia dalam hal pemberdayaan mereka. Keputusan pemilihn ini sudah aku ambil sejak aku mengikuti organisasi di kampus. Aku belajar mengenai karateristik orang-orang dan aku ingin belajar lebih tentang itu semua. Sekarang ini aku menjalani libur tenang menjelang UAS.Namun sepertinya tidak ada kata libur bagiku karena tugas masih banyak yang belum terselesaikan.Yah, inilah kuliah.Harus mandiri dan belajar bertanggungjawab.Tahun 2015 ini menandakan bahwa aku sudah menjadi kakak kelas 2 tingkat.Ternyata waktu begitu cepat kulalui tanpa aku merasakannya.Perjalananku di Yogyakarta ini tentu masih akan sangat panjang. Banyak hal yang harus aku lalui dan aku jalani.Semoga langkahku kedepan bisa memgembangkan dan memberikan manfaat bagiku maupun oranglain.Semoga aku bisa menunjukan karya terbaik dalam hidupku beberapa waktu kedepan.Yup, Inshaallah 

Kamis, 04 Juni 2015

Untukmu ayahku tercinta

Bagiku peran seorang ayah itu sangat penting. Aku sangat mencintai orangtuaku, terutama ayahku yang telah mengorbankan dan memberikan segalanya untukku. Aku sekarang telah berada di posisi seorang mahasiswi di sebuah Universitas yang cukup baik. Tak pernah sedikitpun aku bisa membayangkan bisa melanjutkan studi hingga ke perguruan tinggi. Banyak hal yang membuatku pesimis, tak bersemangat bahkan benci pada diri sendiri. Selama aku hidup, banyak hal yang telah kulalui. Dari mulai hal yang buruk hingga hal terbaik. Aku selalu didorong untuk maju oleh ayahku. Ya, beliau selalu memberikan motivasi-motivasi terbaik supaya aku bertahan dalam menjalani proses kehidupan. Ayahku adalah orang yang memberikan kebebasan pada anak-anaknya. Beliau hanya akan menasehati ketika aku melakukan suatu kesalahan.
Ayahku ialah salah satu motivator dalam hidupku. Dan menurutku, peran yang beliau berikan terhadapku begitu berdampak besar. Suatu hari nanti dengan impian yang telah aku kuatkan ini aku ingin membuat beliau menangis, ya menangis karena haru. Aku kan menunjukan pada beliau bahwa aku kuat dan mampu bermanfaat dan berkontribusi untuk orang lain. Ya untukmu ayahku, Bapak Joko Yuniarso. Terima kasih telah memberikanku semangat hidup :)