Jumat, 27 Maret 2015

Just Write


Hidup itu tak akan pernah semudah apa yang direncanakan dan di inginkan. Banyak hal-hal yang kenyataannya kontra dengan apa yang di pikirkan.Keinginan-keinginan yang semula ditata rapi, kadang akan sedikit atau bahkan mengalami perubahan total. Inilah keadaan yang sedang saya alami. Jalan dan tujuan yang telah dirinci dan di atur sedemikian rupa telah bergeser beberapa jengkal. Saya membutuhkan waktu untuk memperbaikinya. Kiriman berupa catatan dari seorang kawan mengingatkan kembali masa dimana saya memiliki keinginan kuat "Memotret langit dari berbagai negara, punya industri pertanian terbesar di Indonesia"
Ya,itu keinginan konyol saat berada di bangku kelas 10 SMA.hahaha

Tapi percaya atau tidak saya akan melakukannya suatu hari nanti pada waktu yang tepat dan tak terduga. Saat ini yang masih harus saya lakukan adalah meningkatkan pengetahuan dan potensiku dalam human reationship dan peningkatan SDM. Ya itu dasar yang akan saya kembangkan dalam diri saya. Suatu hari langit-langit itu akan tertempel banyak di dinding kamarku, yang menandakan aku sudah menjelajah ke berbagai negara yang ingin kutuju :)

Minggu, 22 Maret 2015

Kuatlah kawan


Manusia tak akan terlepas dari sesuatu yang bernama cobaan. Ya sebuah ujian yang Tuhan berikan untuk mengukur seberapa kuatkah kita sebagai manusia dan sebesar apakah rasa syukur yang kita haturkan tiap detiknya. Berbagai masalah yang datang tentu akan berbeda pada tiap orang. Tapi apakah cobaan itu yang kemudian justru melemahkan kita?? Apakah karena itu kita akan menyerah begitu saja dan pasrah dengan keadaan??
Saya paham bahwa bicara itu begitu mudah namun realita ketika menjalani begitu sulit. Tapi inilah yang ingin saya ungkapkan, inilah yang ingin saya sampaikan. Bahwa terkadang, Cobaan itulah yang menunjukan siapa kita dan menunjukan perbedaan kita dengan orang lain. Tuhan tak akan pernah pilih kasih dalam memberikan cobaaan ataupun pertolongannya. Dan saya meyakini itu.
Guys,...
banyak sekali tahapan yang harus saya langkahi untuk bisa sampai seperti sekarang ini. Saya sekarang bisa kuliah, bisa mengenal banyak orang, bisa sampai ke kota Yogyakarta (kota yg dulu pernah ingin saya kunjungi saat studytour SMP, tapi tak terealisasi), bahkan saya bisa kuliah dari beasiswa dari negara. Itu merupakan proses yang terjadi dalam hidup saya yang benar-benar didasari tangisan bahkan rasa takut untuk membayangkannya. Saya tidak pernah membayangkan bisa menjadi seorang mahasiswi seperti saat ini. Sebelum itu terjadi banyak sekali ujian yang Tuhan berikan untuk saya. Dari mulai harus libur 2 tahun saat menuju ke SMA hingga cobaan-cobaan yang berasal dari lingkungan internal (Keluarga).
Guys,...
Percayalah itu mungkin hanya beberapa hal yang bisa saya ceritakan disini. Intinya Cobaan itu adalah anugerah, coba bayangkan jika hidup kita selalu senang tanpa cobaan, maka kemonotonan yang akan terjadi. Seperti adanya keadaan sehat dan sakit. Tuhan menciptakan sesuatu yang berlawanan supaya kita bersyukur saat berada pada posisi yang baik. Tuhan memberi sakit supaya kita selalu bersyukur saat diberi sehat. Cobaan pun demikian. Hidup kita akan terasa lebih menyenagkan ketika disetiap langkah yang ada berasal dari kerja keras dan perjuangan. 

Senin, 16 Maret 2015

Sahabat

Sebuah persahabatan itu akan terjalin indah jika melalui proses yang panjang. Persahabatan itu diawali dengan pengenalan hingga menjadi akrab satu sama lain dan bisa saling mendukung. Namun apa yang membuat makna persahabatan itu sangat indah? 
yang menbuat persahabatan terasa indah karena adanya ketulusan dan juga semangat untuk berempati satu sama lain.
Guys,..
dalam hidup kita perlu oranglain untuk bercerita. Entah itu kepada orangtuamu, kakakmu, adik-adikmu atau teman dekatmu. setidaknya mereka bisa mengurangi beban yang sedang kamu pikul jika beban itu terlalu Overload . Namun carilah seorang sahabat yang benar-benar bisa mengerti kamu, menerimamu apa adanya dan bisa memarahimu ketika kamu salah. Orang seperti itu memang jarang ditemukan. Tapi ingat, jika kita tidak menemukan itu pada manusia, akan ada sahabat yang senantiasa bersama kita. Allah SWT. Setidaknya Allah lah yang memberikan kekuatan untuk kita sehingga bisa hidup sampai sekarang ini.
saat saya mencari sahabat, saya tidak akan melihat seperti apa kekayaannya, kepandaiannya, atau bahkan secantik atau setampan apa wajahnya. Saya memilih mereka yang punya empati, punya rasa berjuang, dan memiliki rasa sayang terhadap orang bahkan lingkungan. Jika teman-teman mencari teman yang bisa diajak hangout, Shoping baju yang lagi trend, make up lover, maka itu tidak ada dalam diri saya. Saya suka mereka yang sederhana, terbuka saat berbicara, memiliki kepekaan terhadap oranglain.
Sekali lagi inilah saya dengan segala yang saya miliki. Saya bukan orang yang cantik, berharta apalagi sempurna. Tapi ada hal yang saya miliki sepengetahuan saya. Keinginan untuk selalu membuat sahabat di sekitarku merasa bahagia.

Budaya

Budaya. Bagaimana ya saya akan mengulasnya. Jika dirasakan budaya itu terlalu luas dan memiliki berbagai macam karakteristik dan sudut pandang. Jadi akan membutuhkan waktu lama untuk bisa menulis uneg-uneg tentang budaya. But wait, saya tertarik dengan budaya orang-orang minang di daerah Padang, Sumatra Barat. Oke saya akan mengulasnya,
Tadi malam saya share dadakan dengan teman kos saya yang kebetulan berasal dari kota Padang. Kami bercerita banyak dan bertukar informasi. Nah yang banyak diulas pada diskusi tadi malam adalah mengenai budaya pernikahan orang Padang. Guys, seperti yang kita tahu orang-orang padang menganut budaya Matrilineal. Mungkin teman-teman ada yang tahu, ada pula yang belum paham mengenai budaya tersebut. Yup saya kasih tahu ya, menurut ilmu sosiologi yang saya pelajari dulu, budaya matrilineal itu kebiasaan masyarakat minangkabau ketika menikah, garis keturunannya itu berasal dari ibu. Artinya semua hal itu dilakukan oleh wanita. Misalnya saja nih, saat ada acara lamaran, yang melamar itu pihak mempelai wanita, jadi bukan seperti umumnya kebiasaan kita pihak laki-laki yang melamar. Tapi itulah yang dinamakan budaya, sudah turun-temurun dilakukan dan mungkin sudah dianggap sebagai kewajaran. 
Pernikahan ala adat minang juga cukup rumit guys, ada rangkaian acara tertentu sebelum melakukan pernikahan yang waktunya cukup lama. Meski ada yang sederhana juga sih. Dan biayanya itu lho cukup fantastis. Dan karena  budaya matrilineal itulah. Maka semua tanggungan yang ada berasal dari pihak perempuan. Ya walaupun sebagian besar hal ditanggung oleh perempuan, tapi bukan berarti pihak laki-laki akan melepas semua tanggungjawab yang ada. Sebagai laki-laki sejati pasti malu kan kalau hanya mengandalkan kehidupan dari si perempuan. Harus iya dong. memang ada kelebihan dan juga kelemahan dari budaya tersebut. Kelemahannya mungkin si pihak perempuan akan sedikit kesulitan dalam membiayai segala hal. Tapi kelebihan disini adalah mengenai warisan. Warisan hanya diberikan pada pihak perempuan. Jadi untuk keluarga yang punya kekayaan, kekayaan itu akan diwariskan ke anak perempuan saja.
Lepas dari itu semua,
Menurut saya, itulah tingkat keunikan budaya. Terdapat ciri khas disetiap sisi yang ada. Saya suka dengan pengalaman langsung dan share yang tertuju pada pengalaman seseorang. Jadi bukan semata-mata teori yang belum tentu tahu aplikasinya seperti apa. Dari diskusi tadi malam itulah saya jadi tahu dan merasakan sendiri seperti apa budaya Matrilineal itu.

Salam dari saya guys Nurul Mutiara Risqi Amalia. Manajemen 2013. Universitas Negeri Yogyakarta

Belajar menulis :)

Minggu, 15 Maret 2015

MIRIS

Sudah beberapa kali saya mendengar berita tentang anak-anak yang di buang orangtuanya. Mereka, anak-anak tak berdosa yang butuh kasih sayang dam bimbingan dalam proses menuju kedewasaan mereka. Saya ingat sebuah kutipan dari tokoh animasi favorit saya, Asuma Sarutobi. Dia berkata bahwa "setiap anak itu harus dilindungi, sebab mereka adalah raja masa depan". Saya selalu ingat kata-kata indah itu. Kata-kata yang mengingatkan saya pada setiap anak yang ada di negara ini. Mereka, punya hak untuk hidup, berkembang, merasakan kasih sayang dan juga hak mendapatkan pendidikan dari orangtua mereka. Sungguh miris melihat anak-anak yang dibuang begitu saja oleh orangtua yang tidak memiliki tanggungjawab.

Sahabat muda tercinta,..

Kita ini generasi spesial, generasi yang semestinya bisa memajukan peradaban. Generasi yang bisa mengangkat nama Negara ini. Kalau bukan kita siapa lagi. Cara yang bisa kita lakukan adalah dengan menjaga diri dan senantiasa bisa melakukan kebaikan. Bolehlah bagi teman-teman muda untuk mencoba hal baru. Mengenal lawan jenis bahkan mencintai. Tapi yang harus diingat adalah penjagaan diri juga harus di kuatkan. Mari kita lihat mereka yang sudah terlanjur melakukan kesalahan. hamil diluar nikah misalnya. Lantas mereka membuang anak-anak hasil perbuatan buruk mereka.Bahkan membunuh. Apakah mereka tidak merasa kasihan pada anak mereka sendiri. Apakah rasa kasihan itu telah di hapus oleh rasa bersalah dan juga rasa takut. 

Sahabat muda tercinta,..

Saya menulis ini bukan berarti saya sempurna dan tanpa salah. Saya hanya menyadari bahwa saya tidak sempurna dan  tidak ingin menjadi orang yang buruk. Saya menulis ini sebagai reminder sehingga saya tidak berbuat sesuatu yang berlebihan. Satu keinginan saya di masa depan adalah bisa menjadi orangtua yang baik bagi anak-anak saya. Saya sudah mulai belajar dari apapun. Memahami bagaimana perasaan anak melalui pengalaman dan cerita dari teman-teman. Saya memiliki pengalaman pahit tentang hubungan saya dengan ibu saya. Ibu saya cenderung berwatak keras. Dan pengalaman yang saya dapatkan ini tidak akan saya berikan pada anak-anak saya kelak. saya ingin membiarkan mereka tumbuh dengan bakat dan juga keinginan natural mereka. Ya itu akan terjadi suatu hari nanti. InshaAllah. Saya akan belajar menjadi orangtua yang baik sejak dini. Bahkan sebelum saya memutuskan untuk menikah nantinya, saya harus punya persiapan yang berarti.

Sahabat muda tercinta,..

Semoga kita bukan menjadi generasi perusak masa depan. Melainkan generasi luarbiasa yang peka, peduli dan memiliki kasih sayang. Mari kita bersama membangun karakter diri dan juga karakter bangsa. Semoga Allah selalu melindungi kita dari hal-hal buruk, memberi keajaiban dalam setiap langkah dan niat baik kita :)

Sabtu, 14 Maret 2015

AKU CINTA INDONESIA


Negara dengan keindahan luar biasa dan memiliki kekayaan yang berlimpah ruah. Itulah Indonesia. Setiap orang sadar akan hal itu bahkan mengakui bahwa Indonesia sangatlah pantas jika disebut sebagai zamrud khatulistiwa. Hijau indah dan begitu mahal layaknya batu zamrud. Tapi apakah pengakuan itu hanya sebatas pengakuan? apakah itu hanya sebuah pujian yang tak bermakna?
coba kita resapi negara indah kita ini sekarang seperti apa?

Kawan2 ku tercinta,..
Ayo bersama-sama kita ingat kembali perjuangan para pahlawan kita, saat mereka tak bisa tidur nyenyak karena ketakutan dan juga ancaman antara hidup dan mati. Saat mereka harus meninggalkan keluarga untuk membela negara ini, saat mereka harus merelakan jiwa yang mereka miliki dimana sewaktu-waktu bisa terambil dengan sangat mudah. Saya membayangkan suasana saat itu begitu mencekam akibat suara tembakan dan meriam. Anak-anak tak bisa sekolah, para wanita tak berani keluar rumah, para bapak juga harus siap tak siap merelakan diri mereka untuk berperang. Bagaimana jika suasana perang masih terjadi sampai sekarang ini. Masihkah kalian memikirkaan kepentingan dalam diri, atau masihkah egoisme menguasai diri?
Saya begitu sedih melihat berita politik yang akhir-akhir ini kian memanas,Yang lebih buruk lagi, semua bidang ikut terkena dampaknya. Terutama bidang ekonomi dan sosial. Mungkin ada dari teman-teman yang acuh atau tak peduli. Tapi justru inilah yang seharusnya membangkitkan semangat kita sebagai seorang yang disebut sebagai "Agent of Change". sebutan itu sangat indah jika bisa diresapi dan dipahami artinya dengan hati.
Kawan,..
Sekali lagi kita tidak berperang seperti pahawan kita terdahulu. Kita sekarang sedang berperang pada diri sendiri. Pada kawan kita sendiri, pada saudara kita sendiri. Dan itu sebenarnya perang tersulit yang tidak bisa di tumpas dengan senjata secanggih apapun. karena saat ini yang kita lawan adalah mental bukan fisik. 
Catatan ini bukan sekedar catatan. Saya menulis ini sebagai pembelajaran untuk diri saya sendiri. Masih banyak yang harus saya lawan dalam diri saya. Dan setidaknya saya punya catatan tertulis yang bisa saya jadikan reminder  suatu hari nanti saat saya terlupa. 
Kawan,..
kembali lagi ke zamrud khatulistiwa. Mari kita bersama jadikan negara ini benar-benar berharga dan bermakna layaknya batu zamrud tersebut. Saya yakin ini akan cukup sulit. Tapi mari mulai ubah diri sendiri. Niatkan diri untuk untuk lebih baik, dan ayo mulai perpikir bukan untuk diri sendiri tapi juga untuk orang lain. Semoga di setiap jejak langkah kita, dengan niat tulus kita, Allah memberikan kebahagiaan dan juga keajaiban-keajaiban-NYA. InsyaAllah   :)

Salam dari saya Nurul Mutiara Risqi Amalia, Manajemen UNY 2013.

13 Maret 2015, Jumat   11.02 WIB




UKM REKAYASA TEKNOLOGI

Sebuah nama organisasi yang membuatku bisa merasakan sebuah arti persahabatan. Aku tak mengerti bagaimana bisa aku menemukannya.

Tahun 2013

Hari itu aku masih mahasiswi baru tahun 2013. Aku tak mengerti apapun tentang kampus, tentang krs, tentang apa saja yang ada di lingkungan universitas. Itu adalah masa dimana aku masih menjadi mahasiswi polos yang mencari jati diri dan keberanian. lalu aku di rekomendasikan menjadi panitia. Itu merupakan kepanitiaan pertamaku, yakni menjadi humas di acara Workshop kepenulisan yang diadakan oleh BEM tingkat universitas. Aku di ajak oleh kakak kelas bernama Arinta Setia Sari. Selain di BEM, mbak Arinta memperkenalkan aku UKM Rekayasa Teknologi. Awalnya aku tak tahu apa-apa tentang ukm tersebut. Sebagian besar anggotanya berasal dai fakultas Teknik. Awalnya aku tidak yakin untuk menjadi anggota di UKM tersebut, namun setelah mengikuti beberapa kegiatan didalamnya dan aku mendapatkan suasana kekeluargaan, akhirnya aku setuju untuk bergabung menjadi anggota.

Tahun 2014

Di tahun 2014 aku resmi bergabung menjadi anggota sekaligus pengurus di UKM rekayasa Teknologi di divisi teknologi Tepat guna. Di divisi tersebut aku bertemu dengan setiap orang dengan karakter uniknya masing-masing. Aku selalu bersemangat saat diadakanya rapat, sebab kawan-kawanku semua sangat menyenagkan dan selalu membuatku tertawa.Sekali lai. Kekeluargaannya membuatku bersemangat.  Aku mendapat jatah prokr yang bernama ComDev (Community Development) sebuah kegiatan yang ditujukan untuk mewadahi mahasiswa untuk bisa berpartisipasi di kehidupan masyarakat, mencari masalah  dan juga menemukan solusi yang di kaji dalam sebuah forum seperti diskusi. I like it, I love it,...

BERSAMBUNG.... ^_^

Rabu, 11 Maret 2015

Langkah



Begitu buas mata ini membelalak,..
Begitu tajam hati ini berteriak,..
Begitu rapuh jiwa ini bersuara,...

Setiap kali kuhentakkan kaki ini,setiap itu pula ragaku semakin luka
Aku terdiam, aku semakin hilang Saat cerita itu kurasakan kembali, tiba-tiba hatiku mulai terisak perih,..
Dimanakah aku sekarang ini??

Sudah jauh aku melangkah,tak jua aku menemukan,..
Semakin terseok, semakin gelap,semakin dalam aku mencari
Apa!!!!!!
Apa yang terjadi pada diriku?
Dimana aku?

ya, disinilah aku. Terjebak dalam masa lalu yang pekat.
masa lalu dengan sejuta impian tapi juga sejuta luka
dan,....
kini semuanya menjadi suatu cerita Alur cerita tentang kehidupan seorang manusia
Tentang aku, kau dan dunia imajiku
Sekarang satu teriakan dalam jiwaku
Melangkah kedepan atau tenggelam dalam lamunan??

Jumat, 06 Maret 2015

Sebuah pernyataan hati



Kau tahu tentang cinta??
suatu pertanyaan yang akan terjawab oleh berbagai persepsi.Ya, cinta itu terlalu terlalu abstrak dan tak terdefinisi. Setiap aku bertanya tentang "Cinta" yang ada dalam hatiku, aku tak memperoleh jawaban pasti melalui logika. Aku mencintai, itu berarti aku harus mempertahankan sesuatu. Aku tak mengerti, ada aturan tersendiri yang selalu menjeratku. Aturan untuk selalu belajar menghargai kekurangan, aturan untuk melengkapi seseorang, aturan untuk senantiasa setia dan peduli, aturan untuk memaafkan.

Aku memiliki janji dalam setiap saraf hati dan otakku untuk selalu mempertahankan apa yang aku cintai.Ya, semuanya. Allah, cita-cita, orangtuaku, adik-adikku, kakakku, kawan-kawanku, dan dimasa depan "Suamiku".
Semoga Allah menganugerahiku seorang suami yang bisa melengkapiku dan bisa bersamaku untuk menghadapi kerasnya hidup bahkan menjadi penegakku saat aku terjatuh, begitupun sebaliknya. Aku akan mencintainya, membuat ia bahagia dan selalu bersama membangun impian bersama.